Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 8 Mei 2026
Trending
  • Rahasia plafon tinggi untuk rumah nyaman
  • Pertumbuhan Ekonomi 5,6% Kuartal I: Mengapa Tak Terasa?
  • Mulan Jameela Akui IG Dikuasai, Ahmad Dhani Kritik Postingan Soal Maia Estianty
  • 3Kali Jakarta-Jayapura, Jadwal Kapal Pelni KM Gunung Dempo 3 Mei-10 Juni Melalui Sorong, Manokwari, Wasior
  • 8 Kecelakaan Kereta Api Paling Mengerikan di Indonesia
  • Dugaan Manipulasi Pasar, Pasokan LPG 3 kg di Jember Normal Tapi Warga Kesulitan Mendapatkannya
  • Banjarmasin Bersemangat, Tanda Kebangkitan Sepak Bola Putri
  • Trump: Proyek Kebebasan Dimulai, Janji Kawal Ratusan Kapal yang Ditahan Iran di Selat Hormuz
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Kondisi Terkini Menkeu Purbaya Usai Sakit dan Disuntik 8 Kali, Tampil di Kolam Renang dan Mal
Politik

Kondisi Terkini Menkeu Purbaya Usai Sakit dan Disuntik 8 Kali, Tampil di Kolam Renang dan Mal

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Mei 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kondisi Kesehatan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Terungkap

Kondisi kesehatan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjadi perhatian publik setelah ia terlihat lebih kurus dari sebelumnya. Penyebab penurunan berat badannya ternyata dikaitkan dengan sakit pinggang yang dialaminya, sehingga harus menjalani suntikan sebanyak 8 kali.

Purbaya pertama kali menarik perhatian saat menghadiri acara Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana pada Senin (27/4/2026). Saat itu, ia tampak membutuhkan bantuan petugas untuk menaiki dan menuruni tangga panggung. Kondisi fisiknya yang melemah sempat memicu kekhawatiran di kalangan tamu undangan. Namun, semangat dan keceriaannya tetap terjaga.

Saat konferensi pers pada 24 April 2026, Purbaya mengungkapkan bahwa ia sedang menderita sakit pinggang. “Sampai sekarang sakit juga. Ini sakit pinggang nih,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa ia harus disuntik 8 titik agar bisa berdiri. “Kalau enggak, enggak bisa berdiri nih. Sakit pinggang lah itu, biasa kali kecapekan,” katanya.

Purbaya juga menepis anggapan bahwa penurunan berat badannya disebabkan oleh tekanan pekerjaan atau pikiran tentang kondisi negara. “Enggak (karena mikirin negara), diet sedikit lah biasa ini,” ujarnya. Ia menyebut bahwa penurunan berat badannya mencapai sekitar 8 hingga 9 kilogram. “8-9 kilogram lah, lumayan kan (kurus),” tambahnya.

Gaya Hidup Sehat dan Aktivitas Terbaru

Baru-baru ini, Purbaya membagikan video terbaru di akun media sosial pribadinya. Dalam postingan tersebut, ia terlihat sedang berolahraga renang di sebuah kolam. Purbaya tampak berenang bolak-balik dari ujung ke ujung kolam sambil mengenakan kacamata renang. Ia juga menyertakan pesan ringan tentang pentingnya menjaga kebugaran tubuh.

“Gen Z jangan lupa olahraga, renang bisa, lari boleh, padel juga bisa. Kalo saya biasanya Renang sih,” tulis Purbaya dalam unggahannya. “Gak berasa long weekendnya. Hari Senin siap-siap serok ya,” sambungnya.

Kemunculan Purbaya juga terlihat di sebuah mal di Jakarta pada Minggu (3/5/2026), bersama istrinya. Hal ini menjawab kabar yang beredar di media sosial terkait kondisi kesehatannya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung merespons kabar tersebut. Ia mengaku belum mengetahui informasi tersebut. “Wah enggak tahu saya. Insya Allah sehat. Doakan saja,” ujar Juda saat ditemui usai acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Profil dan Rekam Jejak Purbaya Yudhi Sadewa



Profil dan Rekam Jejak Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Yudhi Sadewa lahir di Bogor pada 7 Juli 1964. Latar belakang pendidikannya cukup beragam, dimulai dari Sarjana Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah itu, ia melanjutkan studi ke Amerika Serikat, tepatnya di Purdue University, hingga berhasil menyelesaikan program Magister (MSc) dan Doktor (Ph.D) di bidang Ilmu Ekonomi.

Perjalanan karier Purbaya tidak langsung ke ranah pemerintahan. Awalnya ia bekerja sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA pada periode 1989–1994. Setelah beberapa tahun di industri energi, ia banting setir ke dunia riset ekonomi. Pada tahun 2000–2005, ia dipercaya sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute.

Langkahnya kemudian berlanjut ke jajaran pimpinan. Purbaya menjadi Chief Economist Danareksa Research Institute pada 2005–2013, lalu ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas pada 2006–2008, serta menjadi Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) pada 2013–2015.

Kiprah di Pemerintahan

Purbaya mulai aktif di pemerintahan sejak 2010. Ia dipercaya sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kemenko Perekonomian, sekaligus tercatat sebagai Anggota Komite Ekonomi Nasional. Pada 2015, perannya semakin strategis ketika diangkat menjadi Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden (KSP). Di tahun yang sama, ia juga mendampingi Menko Polhukam sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi.

Selanjutnya, Purbaya aktif di sektor maritim. Ia ditunjuk sebagai Wakil Ketua Satgas Debottlenecking (Pokja IV) dan juga menjadi Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kemenko Maritim sepanjang 2016–2020. Kariernya berlanjut sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Kemaritiman dan Investasi (2018–2020).

Puncak karier birokrasi Purbaya terjadi pada 2020. Presiden RI ke-7 Joko Widodo mengangkat Purbaya sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), melalui Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020. Ia resmi dilantik pada 3 September 2020. Posisi ini menempatkannya sebagai salah satu tokoh kunci dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Selain itu, ia juga tercatat pernah menjabat Komisaris PT Inalum (Persero), holding BUMN pertambangan yang mengelola aset strategis di sektor mineral.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Trump: Proyek Kebebasan Dimulai, Janji Kawal Ratusan Kapal yang Ditahan Iran di Selat Hormuz

8 Mei 2026

Desalinasi Air Laut Balikpapan: Keluhan PDAM Soal Biaya Mahal dan Swasta Beroperasi

8 Mei 2026

Guru ASN Jombang Dipecat Setelah 177 Hari Tak Hadir, Faceprint Jadi Bukti

8 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Rahasia plafon tinggi untuk rumah nyaman

8 Mei 2026

Pertumbuhan Ekonomi 5,6% Kuartal I: Mengapa Tak Terasa?

8 Mei 2026

Mulan Jameela Akui IG Dikuasai, Ahmad Dhani Kritik Postingan Soal Maia Estianty

8 Mei 2026

3Kali Jakarta-Jayapura, Jadwal Kapal Pelni KM Gunung Dempo 3 Mei-10 Juni Melalui Sorong, Manokwari, Wasior

8 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?