Perayaan Kemenangan PSGC Ciamis yang Menggemparkan Kota
Ribuan warga Tatar Galuh turun ke jalan untuk merayakan kemenangan luar biasa yang diraih oleh PSGC Ciamis. Tim sepak bola asal Ciamis ini berhasil promosi ke Liga 2 setelah mengalahkan Persiba Bantul dalam adu penalti, sekaligus menjadi juara ketiga Liga Nusantara 2025/2026. Perayaan ini menjadi momen bersejarah bagi seluruh masyarakat Ciamis.
Konvoi Kemenangan yang Penuh Semangat
Konvoi kemenangan dimulai dari Stasiun Ciamis dan melewati berbagai jalur utama kota. Ribuan suporter memadati jalan-jalan, memberikan dukungan penuh kepada para pemain dan ofisial tim. Teriakan, yel-yel, serta kibaran bendera menciptakan suasana yang sangat meriah. Pengawalan ketat oleh aparat kepolisian menjaga kelancaran konvoi, sementara warga dari berbagai kalangan ikut menyaksikan momen penting ini.
Selama perjalanan, antusiasme warga terus meningkat. Banyak dari mereka yang menitikkan air mata haru, mengenang perjalanan panjang PSGC hingga akhirnya bisa kembali ke Liga 2. Beberapa pemain tampak berdiri di atas kendaraan Gatrik, menyapa dan membalas dukungan suporter dengan senyum dan tepuk tangan.
Suara Warga yang Bersemangat
Rizky (27), salah satu warga Ciamis, mengaku terharu melihat langsung para pemain PSGC yang berhasil membawa klub kebanggaan kota promosi ke Liga 2. Ia menyebut ini sebagai momen yang telah lama ditunggu-tunggu.
“Ini momen yang sudah lama kami tunggu. Rasanya bangga sekali lihat PSGC akhirnya bisa kembali ke Liga 2. Perjuangan pemain luar biasa dan hari ini kami ingin membalasnya dengan dukungan penuh,” ujarnya.
Neni (43), warga lainnya, juga menyampaikan rasa bahagia atas keberhasilan PSGC. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya milik pemain atau manajemen, tetapi juga milik seluruh masyarakat Ciamis.
“PSGC ini bukan cuma milik pemain atau manajemen, tapi milik warga Ciamis. Lolos ke Liga 2 ini seperti kado besar buat kami semua,” katanya.
Bupati Ciamis Hadir Langsung
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, hadir langsung dalam pertandingan final yang memastikan promosi PSGC Ciamis ke Liga 2. Ia bahkan melakukan sujud syukur bersama pemain dan pelatih legenda, Heri Kiswanto, atas keberhasilan tim.

Herdiat Sunarya mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan pemain dan dukungan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan kekompakan seluruh elemen yang terlibat.
“Ini semua menjadi kebanggaan warga Ciamis. Lima tahun kita menantikan ini. Kalian semua bisa membuktikan malam ini. Ini semua berkat kerja keras, kekompakan kalian, yang harus dijaga sama-sama. Yang lebih penting lagi, doa masyarakat Ciamis selalu mendukung kalian semua. Untuk itu mari kita sujud syukur,” kata Herdiat seraya langsung sujud syukur.

Drama Adu Penalti yang Membuat Sejarah
Pertandingan antara PSGC Ciamis dan Persiba Bantul berlangsung sangat ketat. Laga normal 90 menit ditambah perpanjangan waktu 2 x 15 menit berakhir imbang 2-2. Drama adu penalti pun terjadi. PSGC Ciamis akhirnya unggul 4-2 setelah gol penentu dari pemain mereka.
Gol-gol yang tercipta pada laga ini adalah dari Shahih Elang Rishandy (Shandy) di menit 23′, Sidang Iskushardianto di menit 45′, Fachrizal Ahnaf M di menit 40′, dan Sandi Samosir di menit 72′. Drama adu penalti memperlihatkan ketangguhan pemain PSGC dalam menghadapi tekanan besar.
Perayaan ini tidak hanya menjadi capaian olahraga, tetapi juga momen pemersatu bagi seluruh warga Ciamis. Keberhasilan PSGC Ciamis menjadi simbol kebanggaan dan kepercayaan masyarakat terhadap tim kesayangan mereka.



