Wisata Alam yang Menakjubkan di Air Terjun Tanggedu
Air Terjun Tanggedu, yang terletak di Pulau Sumba, khususnya di wilayah Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, kini menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat diminati. Jika kamu sedang merencanakan liburan akhir tahun bersama teman, pasangan, atau keluarga, berkunjung ke Air Terjun Tanggedu bisa menjadi pilihan yang menarik. Wisata alam ini menawarkan pemandangan yang indah dan suasana yang tenang, cocok untuk mereka yang ingin melakukan healing.
Air Terjun Tanggedu dikenal dengan air berwarna hijau tosca yang mengalir dari antara perbukitan. Meskipun lokasinya cukup jauh dari pusat kota, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan savana yang luas sejauh mata memandang. Selain itu, suasana di sana sangat nyaman dan tenang, membuat pengunjung merasa rileks dan damai.
Jika kamu belum pernah menginjakkan kaki di tanah Sumba, berikut adalah panduan lengkap untuk berkunjung ke Air Terjun Tanggedu:
Lokasi Air Terjun Tanggedu
Air Terjun Tanggedu terletak di kawasan Ndapayami, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Lokasinya berjarak sekitar 54 kilometer dari Bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu. Perjalanan menuju basecamp Air Terjun Tanggedu bisa ditempuh dengan naik motor atau mobil sekitar 1 jam 30 menit.
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk
Air Terjun Tanggedu dapat dikunjungi setiap hari, mulai pukul 07.00 Wita hingga waktu yang tidak ditentukan. Namun, karena berada di tengah hutan alami, disarankan untuk kembali ke basecamp sebelum langit gelap. Harga tiket masuk kawasan wisata Air Terjun Tanggedu dijual mulai dari Rp 10.000 per orang. Tiket masuk bisa dibeli langsung saat tiba di basecamp.
Rute Ke Air Terjun Tanggedu
Tidak ada penerbangan langsung dari Jakarta menuju Pulau Sumba, NTT. Kamu perlu transit naik pesawat perintis menuju Bandara Internasional Umbu Mehang Kunda. Setibanya di Waingapu, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Air Terjun Tanggedu naik mobil yang sudah disewa sebelumnya.
Perjalanan menuju Air Terjun Tanggedu menempuh jalan berkelok dengan pemandangan hamparan savana sejauh mata memandang. Meski jauh dari pusat kota, jalanan menuju basecamp sudah mulus beraspal. Di beberapa titik dekat basecamp masih ada jalanan bebatuan, tetapi cukup mudah dilalui oleh kendaraan bermotor.
Tips Berkunjung ke Air Terjun Tanggedu
Agar kunjungan semakin nyaman dan pengalaman menikmati keindahan Tanggedu tetap menyenangkan, simak beberapa tips berikut sebelum berangkat:
Pakai pakaian yang menyerap keringat
Perjalanan ke Air Terjun Tanggedu membutuhkan trekking sekitar 30–45 menit dari area parkir. Cuaca Sumba yang cenderung panas akan membuat tubuh mudah berkeringat. Maka dari itu, pilih pakaian berbahan tipis, ringan, dan cepat menyerap keringat. Hindari bahan tebal atau jeans yang malah membatasi gerak dan terasa panas ketika trekking.Gunakan alas kaki yang nyaman
Medan menuju Air Terjun Tanggedu dari area parkir masih berupa tanah, dan jalur ke air terjun pun harus menuruni tangga. Maka dari itu sebaiknya gunakanlah alas kaki yang nyaman, misalnya pakai sandal gunung atau sepatu trekking. Hindari menggunakan sandal jepit karena rawan selip dan tidak menopang kaki dengan baik.Datang pagi hari
Waktu terbaik mengunjungi Air Terjun Tanggedu adalah pagi hari ketika matahari belum terlalu terik. Selain lebih sejuk untuk trekking, datang lebih awal memberi kesempatan menikmati air terjun dengan suasana lebih tenang.Hindari musim hujan
Berdasarkan informasi yang Kompas.com himpun dari masyarakat setempat, waktu terbaik berkunjung ke Air Terjun Tanggedu yaitu sekitar bulan April sampai Oktober. Sebab, pada periode tersebut cuaca cerah dan tidak hujan, jadi air yang mengalir pun berwarna hijau tosca. Sementara, jika datang di luar periode tersebut, alias saat musim hujan, air yang mengalir di Air Terjun Tanggedu cenderung berwarna keruh.Sesuaikan warna outfit
Jika ingin berfoto, gunakan warna outfit yang kontras dengan alam, seperti putih, cokelat muda, atau pastel. Warna-warna ini akan terlihat menyatu namun tetap ciamik dengan latar tebing batu kapur dan kolam air hijau toska khas Tanggedu. Selain itu, hindari memakai pakaia warna gelap jika tidak ingin cepat panas.Bawa uang tunai
Beberapa kebutuhan seperti jasa ojek dari basecamp, parkir, atau biaya masuk umumnya dibayar tunai. Tidak ada ATM di area sekitar wisata, sehingga siapkan uang cukup sejak dari kota Waingapu. Membawa uang tunai juga memudahkan jika ingin membeli air kelapa di warung dekat air terjun.



