Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Monday, 2 November 2026
Trending
  • Outlook ekonomi Jatim 2026, JEBS gelar FGD bahas tantangan hilirisasi hingga tekanan industri rokok
  • Gol apik Yann Mabella bawa Persebaya Surabaya menang, siap hadapi Persijap Jepara
  • Instagram Siapkan Video 90 Menit, Siap Saingi YouTube
  • Masuk Indonesia cuma 2 unit, Ducati Panigale V2 Special Edition MM93 dijual miliaran!
  • Ratikita.id HST kembangkan bank sampah digital berbasis kecerdasan buatan
  • Misteri Brigpol WP: Bunuh Ibu Kandung Diduga Akibat Gangguan Jiwa
  • Teks Amanat Pembina Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98,Pidato Menpora RI 28 Oktober 2026 and Link PDF
  • Vietnam Genjot Pariwisata Premium, Tambah 10.000 Kamar Hotel Mewah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Volume earphone tinggi, bahaya untuk pendengaran?
Teknologi

Volume earphone tinggi, bahaya untuk pendengaran?

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 July 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penggunaan Earphone dan Dampaknya pada Kesehatan Telinga

Menggunakan earphone telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Banyak orang memakainya untuk mendengarkan musik, menonton video, mengikuti rapat daring, atau menerima panggilan telepon. Agar suara terdengar lebih jelas, tidak sedikit yang terbiasa menaikkan volume earphone, terutama saat berada di lingkungan yang bising. Karena sudah menjadi kebiasaan, banyak orang menganggap hal tersebut tidak akan berdampak pada kesehatan telinga.

Padahal, mendengarkan suara dengan volume yang terlalu tinggi dalam waktu lama dapat memengaruhi fungsi pendengaran. Paparan suara yang berlebihan dapat memberikan tekanan pada bagian dalam telinga yang berperan dalam proses mendengar. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran secara bertahap.

Bagaimana Telinga Mendengar Suara?

Proses mendengar dimulai ketika gelombang suara masuk melalui telinga bagian luar dan menggetarkan gendang telinga. Getaran tersebut kemudian diteruskan oleh tulang-tulang pendengaran menuju koklea, yaitu organ berbentuk menyerupai rumah siput yang berada di telinga bagian dalam.

Di dalam koklea terdapat ribuan sel rambut halus yang berfungsi mengubah getaran suara menjadi sinyal listrik. Sinyal tersebut kemudian dikirim ke otak melalui saraf pendengaran sehingga kita dapat mengenali berbagai jenis suara, mulai dari percakapan hingga musik.

Sel rambut di dalam koklea berperan penting dalam proses pendengaran. Berbeda dengan sel tubuh lainnya, sel rambut yang mengalami kerusakan umumnya tidak dapat tumbuh kembali.

Apa yang Terjadi Jika Volume Earphone Terlalu Tinggi?

Ketika suara diperdengarkan dengan volume yang terlalu tinggi, sel rambut di dalam koklea harus bekerja lebih keras untuk menerima rangsangan suara. Apabila kondisi tersebut terjadi dalam waktu lama atau berulang, sel-sel tersebut dapat mengalami kerusakan secara bertahap.

Kerusakan ini biasanya tidak langsung menimbulkan keluhan yang jelas. Banyak orang baru menyadarinya ketika telinga mulai sering berdenging setelah menggunakan earphone, merasa sulit memahami percakapan, atau tanpa sadar terus meningkatkan volume perangkat agar suara terdengar lebih jelas.

Paparan suara keras yang berlangsung terus-menerus juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran akibat kebisingan (noise-induced hearing loss). Kondisi ini dapat terjadi secara perlahan dan bersifat permanen apabila sel rambut pada koklea telah mengalami kerusakan.

Benarkah Earphone Bisa Menyebabkan Gangguan Pendengaran?

Menggunakan earphone tidak secara langsung menyebabkan gangguan pendengaran. Risiko tersebut lebih dipengaruhi oleh seberapa keras suara diputar dan berapa lama telinga terpapar suara tersebut. Semakin tinggi volume dan semakin lama durasi penggunaannya, semakin besar pula risiko terjadinya kerusakan pada sel rambut di dalam koklea.

Salah satu cara sederhana yang dapat diterapkan adalah aturan 60/60, yaitu menggunakan earphone dengan volume tidak lebih dari sekitar 60 persen dari volume maksimum dan membatasi penggunaannya selama maksimal 60 menit dalam satu sesi. Setelah itu, istirahatkan telinga selama beberapa saat sebelum kembali menggunakan earphone.

Kapan Gangguan Pendengaran Perlu Diwaspadai?

Gangguan pendengaran akibat paparan suara keras umumnya berkembang secara perlahan. Pada tahap awal, keluhannya sering kali ringan sehingga banyak orang tidak menyadari adanya penurunan fungsi pendengaran.

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain telinga sering berdenging (tinnitus), kesulitan memahami percakapan terutama di tempat yang ramai, merasa orang lain berbicara terlalu pelan, atau kebiasaan menaikkan volume televisi maupun earphone lebih tinggi dari biasanya. Apabila keluhan tersebut berlangsung terus-menerus atau semakin memburuk, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Perlu diketahui bahwa tidak semua gangguan pendengaran disebabkan oleh penggunaan earphone. Faktor usia, infeksi telinga, penumpukan serumen (kotoran telinga), penggunaan obat tertentu, maupun paparan kebisingan di lingkungan kerja juga dapat memengaruhi kemampuan mendengar.

Menggunakan Earphone dengan Aman

Menggunakan earphone tetap aman dilakukan selama digunakan dengan cara yang tepat. Selain menghindari volume yang terlalu tinggi, penting untuk memberikan waktu istirahat bagi telinga setelah digunakan dalam waktu tertentu agar paparan suara tidak terjadi secara terus-menerus.

Apabila sering berada di lingkungan yang bising, penggunaan earphone atau headphone dengan fitur noise cancelling dapat menjadi pilihan. Fitur ini membantu mengurangi suara dari lingkungan sekitar sehingga pengguna tidak perlu terus menaikkan volume hanya agar suara terdengar lebih jelas.

Menjaga kesehatan pendengaran dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Menggunakan earphone dengan volume yang wajar, membatasi lama penggunaan, dan memberikan waktu istirahat bagi telinga merupakan langkah kecil yang dapat membantu mengurangi risiko gangguan pendengaran di kemudian hari.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Instagram Siapkan Video 90 Menit, Siap Saingi YouTube

2 November 2026

Ratikita.id HST kembangkan bank sampah digital berbasis kecerdasan buatan

2 November 2026

8 tips agar vacuum cleaner portable bisa awet dan tidak cepat rusak

1 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Outlook ekonomi Jatim 2026, JEBS gelar FGD bahas tantangan hilirisasi hingga tekanan industri rokok

2 November 2026

Gol apik Yann Mabella bawa Persebaya Surabaya menang, siap hadapi Persijap Jepara

2 November 2026

Instagram Siapkan Video 90 Menit, Siap Saingi YouTube

2 November 2026

Masuk Indonesia cuma 2 unit, Ducati Panigale V2 Special Edition MM93 dijual miliaran!

2 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?