Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 22 Februari 2026
Trending
  • Astra Motor Yogyakarta Juara di Festival Vokasi Satu Hati 2026
  • 5 transportasi terpopuler dari Pontianak ke Singkawang, yang mana cocok untukmu?
  • Rezeki mengalir untuk 7 zodiak ini sepanjang 2026, siapkan diri!
  • Prediksi Skor Olympiacos vs Bayer Leverkusen 19 Februari 2026: Head-to-Head & Live Streaming
  • Rully Akbar Bebas Berkomentar Usai Dikritik Warganet
  • Termul Rayu Dokter Tifa Datang ke Rumah Jokowi
  • Keajaiban Datang! 4 Zodiak Ini Dapat Kabar Baik dan Peluang Emas Mulai 19 Februari 2026
  • Toyota Vios 2019: Harga Menarik untuk Mobil Bekas
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Voge DS900X, Motor Petualang Tiongkok dengan Mesin Setara BMW F 900 GS
Otomotif

Voge DS900X, Motor Petualang Tiongkok dengan Mesin Setara BMW F 900 GS

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 Januari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kehadiran Voge DS900X dalam Dunia Motor Adventure

Nama pabrikan Cina di dunia roda dua kini tak lagi bisa dipandang sebelah mata. Salah satu contoh paling nyata adalah Loncin Group, raksasa industri yang selama bertahun-tahun menjalin kolaborasi teknis dengan BMW Motorrad. Hubungan keduanya bukan sebatas kerja sama dagang, melainkan menyentuh inti pengembangan mesin dan platform, khususnya di kelas menengah. Dari kolaborasi inilah lahir Voge DS900X, sebuah motor adventure yang secara teknis menjadi fondasi bagi BMW F 900 GS.

Voge sendiri merupakan sub-merek premium di bawah Loncin Group. DS900X diposisikan sebagai big adventure bike yang menyasar pengendara penjelajah jarak jauh, dengan fokus pada performa, stabilitas, serta daya tahan. Walau membawa identitas berbeda dari BMW, benang merah teknis di antara keduanya sangat jelas, terutama pada sektor mesin dan sasis.

Spesifikasi Mesin: Dua Silinder Segaris yang Teruji

Voge DS900X dibekali mesin dua silinder segaris berpendingin cairan dengan kapasitas 895 cc. Konfigurasi ini identik dengan mesin yang digunakan BMW F-series bermesin 900 cc. Mesin DOHC tersebut memiliki rasio kompresi 13,1:1 dan ditopang sistem suplai bahan bakar EFI. Tenaga puncaknya diklaim mencapai 70 kW pada 8.250 rpm, atau setara sekitar 95 PS. Sementara torsi maksimum berada di angka 95 Nm pada 6.250 rpm. Karakter tenaganya dirancang linear dan kuat di putaran menengah, membuatnya cocok untuk kebutuhan touring cepat di jalan raya maupun melibas jalur off-road ringan hingga menengah. Transmisi 6-percepatan memastikan distribusi tenaga tetap halus, dengan kecepatan maksimum yang diklaim tembus 210 km/jam. Angka ini menegaskan bahwa DS900X bukan sekadar motor petualang bergaya, tetapi juga memiliki performa serius.

Rancang Bangun dan Dimensi: Proporsional untuk Petualangan

Sebagai motor adventure sejati, Voge DS900X memiliki postur besar dan proporsional. Panjangnya mencapai 2.325 mm, lebar 940 mm, dan tinggi 1.420 mm, dengan wheelbase 1.580 mm. Ground clearance 190 mm memberi ruang aman saat melintasi jalur rusak, bebatuan, atau kontur tanah tidak rata. Bobot bersih 238 kg masih tergolong wajar untuk kelas adventure 900 cc, terlebih jika melihat kelengkapan fitur dan kapasitas mesinnya. Distribusi bobotnya dirancang seimbang agar tetap stabil di kecepatan tinggi sekaligus tidak terlalu menyulitkan saat manuver di medan berat.

Kaki-Kaki dan Suspensi: Siap On-Road dan Off-Road

Identitas tualang DS900X diperkuat oleh konfigurasi kaki-kaki yang matang. Suspensi depan menggunakan upside-down KYB dengan pengaturan preload dan damping. Di belakang, terpasang single suspension KYB yang juga dapat disesuaikan. Setelan ini memberi fleksibilitas bagi pengendara untuk menyesuaikan karakter suspensi sesuai medan dan gaya berkendara. Pelek jari-jari (spoke wheel) menjadi pilihan, dengan ukuran roda depan 21 inci (90/90-21) dan belakang 17 inci (150/70-17). Kombinasi ini merupakan standar motor adventure modern karena mampu menjaga stabilitas di jalan aspal sekaligus memberikan traksi optimal di jalur tanah. Konfigurasi serupa juga digunakan pada BMW F 900 GS, menegaskan kesamaan basis teknis keduanya.

Sistem Keselamatan dan Fitur Pendukung

Untuk pengereman, Voge DS900X mengandalkan dual disc di depan dan single disc di belakang dengan komponen dari Brembo. Daya henti terasa meyakinkan, didukung sistem ABS dan Traction Control System (TCS) yang menjadi standar keselamatan motor adventure modern. Sektor pencahayaan sudah full LED, memastikan visibilitas optimal saat berkendara malam hari atau dalam kondisi cuaca kurang ideal. Tangki bahan bakar berkapasitas 17 liter disiapkan untuk mendukung perjalanan jauh, baik touring antarkota maupun ekspedisi ke area terpencil.

Harga dan Posisi Pasar

Meski belum dipasarkan resmi di Indonesia, Voge DS900X di sejumlah pasar global dikenal memiliki harga yang jauh lebih kompetitif dibanding motor Eropa dengan spesifikasi sekelas. Di sinilah kekuatan Loncin Group terlihat jelas: efisiensi produksi tanpa mengorbankan kualitas teknis. Dengan paket mesin, sasis, dan fitur yang setara dengan BMW F 900 GS, DS900X berpotensi menjadi alternatif menarik bagi pengendara yang menginginkan performa big adventure bike tanpa harus membayar harga premium ala Eropa.

Keunggulan dan Kekurangan Voge DS900X

Keunggulan utama Voge DS900X terletak pada mesin dua silinder yang sudah teruji, kestabilan rangka, serta kelengkapan fitur keselamatan dan suspensi berkualitas. Kolaborasi teknis dengan BMW Motorrad menjadi jaminan bahwa motor ini bukan produk eksperimental. Namun, kekurangannya ada pada faktor persepsi merek dan jaringan purna jual, terutama di pasar yang belum memiliki kehadiran resmi Voge. Bobot yang cukup besar juga menuntut pengalaman berkendara yang matang, khususnya saat digunakan di medan off-road berat.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Astra Motor Yogyakarta Juara di Festival Vokasi Satu Hati 2026

22 Februari 2026

Toyota Vios 2019: Harga Menarik untuk Mobil Bekas

22 Februari 2026

Jangan Tunda! 6 Tanda Karet Pintu Mobil Perlu Diganti Segera

22 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Astra Motor Yogyakarta Juara di Festival Vokasi Satu Hati 2026

22 Februari 2026

5 transportasi terpopuler dari Pontianak ke Singkawang, yang mana cocok untukmu?

22 Februari 2026

Rezeki mengalir untuk 7 zodiak ini sepanjang 2026, siapkan diri!

22 Februari 2026

Prediksi Skor Olympiacos vs Bayer Leverkusen 19 Februari 2026: Head-to-Head & Live Streaming

22 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?