Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 15 Maret 2026
Trending
  • Bukber Bersama Satwa, Itinerary Ngabuburit di Gembira Loka Mulai Rp75 Ribu
  • Juventus Incar Bintang Liga Premier Mantan Pemain Fiorentina, Isyarat Spalletti Soal Nomor 9
  • Persib Bandung Dihimpit Borneo FC, Ujian Berat bagi Bojan Hodak Lawan Persik
  • Renungan Katolik Harian: Setia Pada Hari Senin 9 Maret 2026
  • Xpander Cross 2026: Detail Lengkap, Spesifikasi Interior, dan Harga Terbaru
  • 5 Film Sci-Fi yang Menginspirasi Refleksi Hidup
  • 7 strategi investasi THR di saham dan komoditas
  • Fasilitas Unpatti Dibakar, HMI Minta Maaf: Apakah Sanksi DO Jadi Nyata?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Tak Sendiri, Ayah dan Kakak Birdha Jadi Tersangka Penganiayaan, Terungkap Alasan Ngaku Pelayaran
Nasional

Tak Sendiri, Ayah dan Kakak Birdha Jadi Tersangka Penganiayaan, Terungkap Alasan Ngaku Pelayaran

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Juli 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Keluarga Birdha Jadi Tersangka Penganiayaan

Takbirdha Tsalasiwi Wartyana (25), seorang warga dari Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan yang menimpa korban wanita berinisial AML (22). Kejadian ini terjadi pada malam hari Kamis (3/7/2025) saat korban sedang mengantarkan pesanan makanan. Korban merupakan kekasih dari seorang driver Shopee Food yang ikut mengantarkan makanan ke rumah Birdha.

Setelah kejadian tersebut, ratusan driver ojek online (ojol) memburu Birdha. Setelah beberapa hari, ia menyerahkan diri ke kantor polisi setelah rumahnya digeruduk oleh para driver pada dinihari Sabtu (5/7/2025). Polresta Sleman akhirnya menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yaitu Birdha, kakaknya RHW (32), dan ayahnya RTW (58). Ketiganya ditahan sejak Minggu (6/7/2025).

Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Wahyu Agha Ari Septyan, menjelaskan bahwa Birdha tidak bekerja di pelayaran melainkan sebagai staf administrasi di pelabuhan Fatufia, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Penyebutan “pelayaran” hanya untuk menunjukkan bahwa Birdha adalah orang yang disiplin, bukan karena latar belakang pendidikannya.

Dalam pemeriksaan, RHW dan RTW mengaku ingin melerai percekcokan antara Birdha dengan ADP, driver Shopee Food. Namun cara mereka melerai justru berujung pada kekerasan fisik terhadap korban. Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP atau Pasal 351 KUHP tentang kekerasan terhadap orang atau penganiayaan, dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara.

Kejadian bermula ketika ADP terlambat mengantarkan pesanan karena menerima double order serta adanya kemacetan akibat kirab. Saat itu, TTW marah dan saat AML membantu menjelaskan terkait double order, terjadi cekcok antara AML dan pelaku TTW. Pelaku TTW menarik baju AML dan mengucapkan kata-kata kasar.

RHW menarik baju dan mendorong korban hingga terjatuh. RTW menarik rambut serta tangan sehingga AML mengalami luka lecet, perih di tangan kanan, nyeri di wajah dan kepala.

AKP Wahyu Agha Ari Septyan menjelaskan bahwa AML membuat laporan kasus penganiayaan pada Jumat (4/7/2025). Momen Tyas Dianiaya Mas Pelayaran menjadi viral setelah ia diduga dianiaya lantaran telat menghantarkan pesanan makanan online.

Tyas kala itu menemani kekasihnya Duta, seorang ojek online (ojol), untuk menghantarkan pesanan ke rumah Birdha namun telat beberapa menit. Akibat aksi dugaan penganiayaan tersebut, ratusan driver ojol mendatangi rumah Birdha. Mereka mengaku kerja pelayaran dan menggeruduk rumah pelaku.

Penggerudukan itu berlandaskan solidaritas para ojol untuk rekannya bernama Duta yang mengalami tindakan kekerasan saat mengantarkan pesanan ke rumah Birdha. Kejadian ini memicu emosi ratusan driver ojol karena mengetahui bahwa korban dugaan penganiayaan bukan hanya Duta.

Dugaan penganiayaan dan pengeroyokan dipicu karena Birdha marah karena pesanannya terlambat diantarkan oleh Duta selama lima menit. Atas keterlambatan tersebut, Duta sempat meminta maaf dan menjelaskan bahwa ia telat mengantar pesanan karena harus mengantar makanan yang lainnya. Namun penjelasan dari Duta tak bisa diterima oleh Birdha sehingga memicu cekcok mulut antara keduanya.

Sebagai pihak yang ikut dalam pengantaran pemesanan makanan, Tyas mencoba menjelaskan alasan keterlambatan kepada Birdha. Namun hal itu justru memantik emosi Birdha dan keluarganya. Tanpa aba-aba, Tyas dan Duta jadi sasaran kemarahan Birdha dan keluarganya.

Di momen itu, Tyas merasa kalut dan tak bisa berbuat apa-apa. Sementara Duta terdengar langsung meminta ampun kepada keluarga Birdha yang bertubi-tubi menganiaya sang kekasih. Pasca-kejadian, Tyas membagikan kondisi terbarunya. Ia mengalami luka lebam di wajah yakni bagian hidung, lebam di lengan, dan luka cakaran di tangan.

“Saya sudah melakukan visum dan melaporkan ke Polres Sleman setelah beberapa jam kejadian tersebut,” ujar Tyas.

Berita insiden Kejahatan Laporan Polisi media berita
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Bukber Bersama Satwa, Itinerary Ngabuburit di Gembira Loka Mulai Rp75 Ribu

15 Maret 2026

7 strategi investasi THR di saham dan komoditas

14 Maret 2026

Buruh Berkelahi dengan Dirjen Pajak Soal Perbedaan Pajak THR ASN dan Swasta

14 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bukber Bersama Satwa, Itinerary Ngabuburit di Gembira Loka Mulai Rp75 Ribu

15 Maret 2026

Juventus Incar Bintang Liga Premier Mantan Pemain Fiorentina, Isyarat Spalletti Soal Nomor 9

15 Maret 2026

Persib Bandung Dihimpit Borneo FC, Ujian Berat bagi Bojan Hodak Lawan Persik

14 Maret 2026

Renungan Katolik Harian: Setia Pada Hari Senin 9 Maret 2026

14 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?