Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 22 Februari 2026
Trending
  • Rezeki mengalir untuk 7 zodiak ini sepanjang 2026, siapkan diri!
  • Prediksi Skor Olympiacos vs Bayer Leverkusen 19 Februari 2026: Head-to-Head & Live Streaming
  • Rully Akbar Bebas Berkomentar Usai Dikritik Warganet
  • Termul Rayu Dokter Tifa Datang ke Rumah Jokowi
  • Keajaiban Datang! 4 Zodiak Ini Dapat Kabar Baik dan Peluang Emas Mulai 19 Februari 2026
  • Toyota Vios 2019: Harga Menarik untuk Mobil Bekas
  • Jadwal dan harga tiket bus AKAP Bali ke Jawa Rabu (18/2), cek sekarang!
  • Doa Kamilin Lengkap: Arab, Latin, dan Terjemahan, Bacaan Setelah Tarawih Sebelum Witir
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Studi: Jus Jeruk Bantu Jaga Kesehatan Jantung
Ragam

Studi: Jus Jeruk Bantu Jaga Kesehatan Jantung

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Jus jeruk sering menjadi pilihan minuman yang disajikan setelah makan karena rasanya yang segar dan menyegarkan. Banyak orang percaya bahwa jus ini bermanfaat bagi kesehatan, terutama karena kandungan nutrisinya yang kaya akan vitamin C dan senyawa antioksidan. Baru-baru ini, sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi jus jeruk secara rutin dapat memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan jantung.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti memilih 20 orang dewasa sehat berusia antara 21 hingga 36 tahun, dengan komposisi 10 laki-laki dan 10 perempuan. Mereka diminta untuk mengonsumsi 500 mililiter jus jeruk pasteurisasi setiap hari selama 60 hari, yang dibagi dalam dua waktu konsumsi. Sebelum penelitian dimulai, peserta dilarang mengonsumsi jeruk atau produk yang mengandung jeruk selama tiga hari. Selama masa penelitian, mereka juga diwajibkan untuk menghindari semua makanan yang mengandung jeruk.

Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan pada aktivitas 1.705 gen dalam tubuh akibat konsumsi jus jeruk. Mayoritas perubahan tersebut berkaitan dengan penurunan aktivitas gen yang terkait dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi jus jeruk dapat memengaruhi ekspresi gen yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung.



Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa mengonsumsi jus jeruk dikaitkan dengan penurunan aktivitas gen yang memicu peradangan. Peradangan ini bisa merusak pembuluh darah dan sistem kardiovaskular. Di sisi lain, aktivitas gen yang berperan dalam metabolisme lemak meningkat, sehingga membantu tubuh memproses dan menyimpan lemak secara lebih efisien.

Layanne Nascimento Fraga, penulis utama studi, mengatakan bahwa jus jeruk dapat memperbaiki indikator kardiometabolik utama, termasuk peradangan, stres oksidatif, tekanan darah, dan metabolisme lipid. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi rutin jus jeruk memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan jantung.

Michelle Routhenstein, ahli gizi kardiologi preventif dari Entirely Nourished, mengatakan bahwa hasil penurunan tekanan darah yang ditemukan dalam studi ini berkaitan dengan kandungan hesperetin dalam jus jeruk. Senyawa ini dapat membantu pembuluh darah bekerja lebih optimal, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Namun, ia menyarankan agar dilakukan penelitian lanjutan, terutama untuk mengeksplorasi manfaat buah jeruk utuh yang kaya akan serat dan flavonoid.

Jayne Morgan, ahli jantung, mengingatkan bahwa meskipun jus jeruk memiliki manfaat, konsumsinya tetap harus moderat. “Segala sesuatu sebaiknya dikonsumsi secara moderat, termasuk jus jeruk,” ujarnya. Morgan menambahkan bahwa asupan vitamin C dalam jumlah besar seperti yang terdapat dalam jus jeruk berpotensi meningkatkan asupan gula dan memicu lonjakan insulin, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan jika tidak diimbangi dengan pola makan seimbang.

Dengan demikian, meskipun jus jeruk memiliki manfaat kesehatan yang menjanjikan, penting untuk tetap mempertimbangkan keseimbangan dalam konsumsi dan memastikan bahwa kebiasaan ini tidak mengganggu kesehatan secara keseluruhan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Toyota Vios 2019: Harga Menarik untuk Mobil Bekas

22 Februari 2026

Jangan Tunda! 6 Tanda Karet Pintu Mobil Perlu Diganti Segera

22 Februari 2026

5 skutik besar nyaman untuk mudik, tidak lelah dan hemat bahan bakar!

22 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Rezeki mengalir untuk 7 zodiak ini sepanjang 2026, siapkan diri!

22 Februari 2026

Prediksi Skor Olympiacos vs Bayer Leverkusen 19 Februari 2026: Head-to-Head & Live Streaming

22 Februari 2026

Rully Akbar Bebas Berkomentar Usai Dikritik Warganet

22 Februari 2026

Termul Rayu Dokter Tifa Datang ke Rumah Jokowi

22 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?