Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 30 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Strategi Hemat BBM TNI AL: Drone dan KSOT Patroli Laut
Teknologi

Strategi Hemat BBM TNI AL: Drone dan KSOT Patroli Laut

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Strategi TNI AL dalam Mengurangi Penggunaan BBM

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan berbagai langkah untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah situasi geopolitik yang semakin memburuk di kawasan Timur Tengah. Langkah-langkah tersebut bertujuan untuk menjaga operasional TNI AL tanpa mengorbankan efisiensi dan keamanan laut Indonesia.

Beberapa inisiatif yang diterapkan antara lain penggunaan drone dan kapal selam otonomus (KSOT) untuk melakukan patroli laut. Tujuan dari penggunaan alutsista ini adalah untuk mendukung tugas-tugas patroli yang tetap harus dilakukan oleh kapal perang. Menurut Ali, penggunaan drone sangat efektif dan efisien, terutama dalam mengamati wilayah laut yang luas. Selain itu, KSOT juga akan digunakan untuk operasi di bawah air, sehingga memberikan kemampuan lebih dalam menjaga kawasan laut Indonesia.

TNI AL juga sangat mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi penggunaan BBM. Dengan adanya kebijakan efisiensi BBM, Ali mencari solusi agar patroli laut tetap optimal. Oleh karena itu, alutsista yang menggunakan tenaga listrik seperti drone dan KSOT dimanfaatkan secara maksimal untuk menjaga kawasan laut Indonesia.

Penggunaan Bahan Bakar B50 untuk Kapal Perang

Salah satu langkah utama TNI AL dalam mengurangi ketergantungan pada BBM adalah penggunaan bahan bakar jenis B50. Bahan bakar B50 merupakan campuran 50 persen solar dan 50 persen minyak kelapa sawit (CPO), yang termasuk bahan bakar nabati. Penggunaan B50 diharapkan dapat mengurangi ketergantungan TNI AL terhadap bahan bakar fosil.

Ali menyatakan bahwa penggunaan B50 akan dilakukan secara bertahap. Saat ini, TNI AL masih menggunakan bahan bakar B35 untuk patroli laut. B35 sendiri merupakan campuran 35 persen biodiesel dan 65 persen solar (diesel fosil). Biodiesel ini berasal dari minyak nabati, terutama CPO yang diolah menjadi Fatty Acid Methyl Ester (FAME).

Uji Coba Penggunaan Bus Listrik di Lingkungan TNI

Selain penggunaan bahan bakar alternatif, TNI AL juga mendorong transformasi mobilitas hijau di lingkungan TNI. Salah satu inisiatifnya adalah uji coba penggunaan bus listrik di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur. Uji coba perdana dilakukan pada Rabu, 16 April 2026.

Bus listrik ini diharapkan memberikan kontribusi langsung terhadap ketahanan energi nasional, pengurangan ketergantungan BBM impor, serta pencapaian target Net Zero Emission 2060. Ali menekankan bahwa penggunaan bus listrik tidak hanya bertujuan untuk mengurangi polusi udara di Jakarta, tetapi juga meningkatkan mobilitas prajurit TNI AL.

Ke depan, penggunaan kendaraan listrik akan diperluas tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di Kotama TNI AL di seluruh Indonesia. Dengan pemanfaatan bus listrik, mobil listrik, dan kendaraan hybrid, diharapkan dapat menghemat penggunaan bahan bakar hingga 50 persen, serta menjadi bagian dari transformasi menuju sistem kerja yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Spesifikasi Bus Listrik yang Akan Beroperasi

Bus listrik yang akan dioperasikan TNI AL memiliki kapasitas 33 kursi penumpang dengan tipe heavy duty yang berbobot 15,2 ton. Bus ini menggunakan baterai lithium iron phosphate berkapasitas 255 kWh dengan kapasitas maksimal 100 kpj. Sebelum digunakan, bus ini telah melalui serangkaian uji ekstrem seperti getaran, kejut mekanis, perendaman air, api eksternal, hingga arus lebih.

Bus ini juga dilengkapi dengan fitur keselamatan seperti Main Power Cut Off Switch, pemadam APAR otomatis di ruang baterai atau kontrol, deteksi asap, GPS tracking, battery monitoring, dan CCTV 12 kamera. Upaya TNI AL ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang ingin mendorong transisi penggunaan BBM ke energi listrik. Targetnya adalah penghematan BBM hingga 200 ribu barrel per hari atau sekitar 20 persen, serta produksi 100 gigawatt untuk mengurangi ketergantungan impor BBM.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Huawei Klaim Xinghe Tingkatkan Kecepatan AI 20 Persen

25 Agustus 2026

30 Soal UH IPS Kelas 9 SMP Tema 2 Ekonomi Digital Kurikulum Merdeka 2026

25 Agustus 2026

Rekomendasi laptop 2026 untuk mahasiswa, harga Rp5-10 jutaan

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?