Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia, telah resmi diangkat sebagai anggota Dewan Pengurus atau Governing Board dari Gates Foundation. Pengumuman ini dilakukan oleh Gates Foundation di Seattle, Amerika Serikat, pada Senin (12/1/2026).
Sebelumnya, Sri Mulyani dikenal sebagai salah satu menteri keuangan dengan masa jabatan terlama di Indonesia dan juga menjadi menteri keuangan pertama negara tersebut. Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Managing Director dan Chief Operating Officer Bank.
Sebagai seorang ekonom yang diakui secara internasional, Sri Mulyani memiliki rekam jejak panjang dalam memimpin reformasi lembaga keuangan serta mendorong kebijakan yang memperkuat ketahanan ekonomi dan pertumbuhan yang inklusif. Pengalamannya dalam bidang kebijakan ekonomi dan pembangunan dinilai akan memberikan perspektif penting bagi tata kelola dan misi dari Gates Foundation.
CEO Gates Foundation, Mark Suzman, menyampaikan bahwa Sri Mulyani memiliki pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang adil. Keahlian ini sangat sesuai dan penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan.
“Kepemimpinannya akan membantu memastikan bahwa sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan meningkatkan hasil bagi komunitas di seluruh dunia,” ujar Mark.
Setelah penunjukkan tersebut, Sri Mulyani menyatakan rasa hormatnya bisa bergabung dengan Dewan Pengurus Gates Foundation di tengah komitmen besar yayasan tersebut untuk memaksimalkan dampak global dalam dua dekade ke depan. Menurutnya, periode ini menjadi momen penting yang sarat akan tantangan dan peluang.
“Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak terbesar bagi mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat dapat bergabung dengan Dewan Pengurus Gates Foundation pada momen penuh tantangan dan peluang ini,” ungkap Sri Mulyani.
Lebih lanjut, Sri Mulyani menyebut bahwa kolaborasinya dengan Gates Foundation telah dimulai hampir satu dekade lalu, terutama dalam kajian pemanfaatan teknologi baru untuk memperluas kesempatan dan mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang baik guna mendukung upaya penyelamatan nyawa dan peningkatan kesejahteraan,” tambahnya.
Dalam struktur Dewan Pengurus Gates Foundation, Sri Mulyani akan bergabung bersama Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates. Sementara itu, Baroness Nemat (Minouche) Shafik saat ini sedang mengambil cuti untuk menjalankan tugas sebagai Kepala penasihat ekonomi utama untuk Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer.



