Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 21 Februari 2026
Trending
  • Yamaha FreeGo Terbaru Hadir dengan Fitur Mewah!
  • BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun untuk Kebutuhan Ramadan dan Idulfitri
  • Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Como Malam Ini
  • Setelah Tepi Barat, Yordania Jadi Target Berikutnya Israel
  • Siswi SD di Demak Bunuh Diri, Tinggalkan Kesedihan Ibu dan Luka Hati Putrinya
  • Penguasaan Dunia Digital: 5 Rahasia Teknologi Informasi untuk Jadi Unggulan Industri
  • Jadwal KM Labobar Terbaru 18 Februari – 10 Maret 2026: Lokasi Terdekat Ambon, Banda, Tual, Dobo
  • Spesifikasi Honda PCX 160 Hadir dengan Warna Baru dan Teknologi Canggih
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Siswi SD di Demak Bunuh Diri, Tinggalkan Kesedihan Ibu dan Luka Hati Putrinya
Hukum

Siswi SD di Demak Bunuh Diri, Tinggalkan Kesedihan Ibu dan Luka Hati Putrinya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover21 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kehilangan Anak yang Tak Terduga

Seorang ibu di Demak kini sedang mengalami rasa penyesalan mendalam setelah putrinya, seorang siswi SD, ditemukan tewas gantung diri di dalam rumah mereka. Peristiwa tragis ini menimbulkan luka yang sangat dalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Putri korban, yang berinisial S, ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (12/2/2026) dan langsung mengguncang perasaan sang ibu, yang diketahui berinisial TM. Saat ditemukan, leher korban terlilit selendang, dan hasil pemeriksaan medis menyebutkan bahwa korban meninggal akibat jeratan di lehernya.

Pengakuan dari Kasat Reskrim

Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi, menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, ibu korban pulang ke rumah bersama adiknya pada pukul 18.01 dan kemudian ditemukan berlari keluar sambil histeris pada pukul 18.03. Ia meminta bantuan kepada tetangganya, inisial Y, setelah menemukan putrinya dalam kondisi tidak bernyawa.

“Jenazah S pertama kali ditemukan oleh ibunya, inisial TM,” ujar Iptu Anggah. “Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa korban mati lemas akibat jeratan di leher.”

Chat yang Mengandung Kata-kata Kasar

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban sempat memposting chat dari kontak bernama ‘Mama’ sebelum kejadian tersebut. Chat itu berisi makian yang keras bahkan ancaman pembunuhan. Berikut isi chat tersebut:

  • “Tes
  • O kuang ajar ya kamu sekar
  • Liat aja
  • Kamu plg
  • Bre**sek kamu sekar
  • Klo g kamu angkat
  • Kamarmu tak obrak abrik
  • Pa sekar kurang ajar pa
  • An**ng kamu sekar
  • Mama mau ngmg sm pak roni
  • Angkat apa g
  • Tak bunuh kamu
  • Klo ga mbok angkat
  • Angkap apa gakk”

Chat tersebut dikirim berturut-turut dalam waktu sekitar 10 menit. Diduga, saat itu S masih berada di sekolah dan tidak mengangkat telepon ibunya. Setelah itu, sang ibu pergi meninggalkan korban sendirian di rumah tanpa ada yang menemani.

Tindakan yang Tidak Sesuai

Menurut Iptu Anggah, korban dan ibunya terakhir kali berinteraksi pada hari yang sama saat korban pulang dari sekolah. Namun, ia tidak merinci percakapan apa yang terjadi setelahnya. Sang ibu kemudian mengantarkan adiknya untuk berobat ke dokter, sehingga korban ditinggalkan sendirian di rumah.

Selama korban ditinggalkan sendirian, sang ibu tidak melakukan interaksi apapun dengan korban. Ia bahkan tidak mengirim pesan untuk menanyakan kondisinya. Barulah saat pulang, sang ibu kaget melihat kondisi putrinya.

Reaksi yang Menyedihkan

Saat ditemukan, sang ibu terlihat syok dan histeris. Rekaman CCTV menunjukkan kondisi ibu yang berlari keluar sambil meminta tolong ke tetangga. Saat dilakukan wawancara singkat di rumah sakit, sang ibu tampak sangat terpukul.

“Pada saat di rumah sakit kami juga sempat wawancara singkat, kita tanyakan bahwasannya yang bersangkutan memang terasa sebagai seorang ibu yang memang kehilangan anaknya,” ujar Iptu Anggah.

Penyesalan yang Mendalam

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat tentang pentingnya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Dengan kata-kata kasar dan ancaman yang diberikan oleh ibu, korban justru merasa tertekan dan memilih mengakhiri hidupnya. Kini, hanya penyesalan yang menghampiri sang ibu atas tindakannya yang tidak terkendali.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Nasib Mengharukan 13 Perempuan Jawa Barat Korban TPPO di NTT, Dedi Mulyadi Tanggap Langsung

21 Februari 2026

Diskotek dan Karaoke di Jakarta Wajib Tutup Selama Ramadan 2026

21 Februari 2026

Mahfud MD: Tak Terkejut Kasus Narkoba Kapolres Bima Kota, Ingatkan Teddy Minahasa

21 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Yamaha FreeGo Terbaru Hadir dengan Fitur Mewah!

21 Februari 2026

BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun untuk Kebutuhan Ramadan dan Idulfitri

21 Februari 2026

Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Como Malam Ini

21 Februari 2026

Setelah Tepi Barat, Yordania Jadi Target Berikutnya Israel

21 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?