Indonesia menjadi salah satu negara yang penuh dengan bakat-bakat muda dalam dunia bulu tangkis. Salah satu contohnya adalah pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang berhasil menarik perhatian publik setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, di final Indonesia Masters 2026. Meskipun akhirnya kalah dalam pertandingan tersebut, mereka tetap mendapatkan pujian dari lawannya.
Kekalahan yang Tidak Menyurutkan Semangat
Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, yang sebelumnya pernah kalah dari Raymond/Joaquin di semifinal Australia Open 2025, memang memiliki alasan untuk merasa puas. Mereka berhasil merevans kekalahan tersebut dengan skor akhir 19-21 dan 13-21. Namun, meski kalah, mereka tetap memuji karakter dan permainan Raymond/Joaquin.
“Mereka berani di lapangan, bermain lepas,” ujar Goh Sze Fei kepada media. Permainan mereka yang gesit dan cepat membuat banyak orang percaya bahwa mereka bisa menjadi harapan baru bagi bulu tangkis Indonesia.
Pencapaian yang Mengesankan
Raymond/Joaquin tidak hanya mengalahkan Goh/Izzuddin, tetapi juga menumbangkan tiga unggulan lainnya di turnamen tersebut. Termasuk dua pasangan senior, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Performa mereka memang luar biasa, terlebih karena mereka masih dalam tahap pembentukan sebagai pasangan junior.
Meskipun gagal meraih gelar juara di rumah sendiri, penampilan mereka tetap mencuri perhatian. Tekanan dari penonton Istora Senayan yang sangat riuh justru memberikan tantangan tersendiri bagi mereka. Namun, mereka mampu bertahan dan menunjukkan sikap yang tenang serta profesional.
Tekanan di Final
Di sisi lain, Goh/Izzuddin harus menghadapi tekanan besar saat melawan pasangan tuan rumah. Meskipun demikian, mereka tetap menjaga sikap ramah dan saling menghargai. Goh Sze Fei menyebut pengalaman bermain di Istora sebagai sesuatu yang luar biasa.
“Saya merasakan tekanan bermain di sini melawan penonton Istora Senayan,” katanya. “Itu adalah pengalaman yang luar biasa, terima kasih atas dukungan kalian,” tambahnya.
Izzuddin juga menambahkan bahwa gelar ini menjadi pelepas dahaga setelah beberapa waktu sulit. Sebelumnya, pasangan ini sempat kesulitan dalam beberapa turnamen. Namun, kemenangan di Indonesia Masters 2026 memberikan dorongan besar bagi kepercayaan diri mereka.
Target Masa Depan
Dalam wawancara, Goh Sze Fei menyatakan bahwa target mereka adalah tetap meningkatkan prestasi dan terhindar dari cedera. Mereka ingin menyelesaikan musim tanpa ada kendala fisik yang mengganggu performa mereka.
Kesimpulan
Pertandingan antara Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menunjukkan betapa kompetitifnya dunia bulu tangkis saat ini. Meskipun kalah, Goh/Izzuddin tetap memuji permainan dan karakter Raymond/Joaquin. Di sisi lain, Raymond/Joaquin membuktikan bahwa mereka layak menjadi harapan baru bagi bulu tangkis Indonesia. Dengan semangat dan tekad yang kuat, kedua pasangan ini akan terus berkembang dan memberikan pertunjukan yang menarik di masa depan.



