Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 28 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Siap-siap: Komponen Ini Minta Ganti Jika Ada Oli di Drat Busi
Otomotif

Siap-siap: Komponen Ini Minta Ganti Jika Ada Oli di Drat Busi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Busi mobil memiliki peran penting dalam proses pembakaran di dalam mesin kendaraan. Proses pembakaran yang sehat terjadi dari campuran udara dan bahan bakar yang tepat. Namun, busi juga bisa menjadi indikator kondisi ruang bakar apakah masih dalam keadaan baik atau mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Beberapa pengguna mobil mungkin pernah melihat endapan oli mesin pada bagian drat busi. Hal ini bisa menjadi pertanda adanya oli mesin yang ikut masuk ke dalam proses pembakaran. Oli mesin yang tidak terbakar akan masuk ke celah-celah drat busi, sehingga saat dibuka terlihat basah.



Menurut Sen Sen, pemilik bengkel Senja Automotiv di Pulogebang, Jakarta Timur, oli mesin yang ada di drat busi bisa disebabkan oleh ring piston yang sudah mengalami keausan. “Oli mesin yang berada di dinding silinder tidak tersapu dengan sempurna, sehingga masuk ke mesin saat proses kompresi,” jelasnya.



Meski seringkali tidak terlihat asap putih dari knalpot karena jumlah oli yang masuk ke ruang bakar masih sedikit, kondisi ini jika dibiarkan terus-menerus bisa berdampak pada elektroda busi. Elektroda busi akan ditumpuki kerak karbon, sehingga memengaruhi kinerja mesin.

Selain ring piston, penyebab munculnya oli di drat busi juga bisa berasal dari seal klep. Seal klep biasanya mengalami keausan seiring dengan penggunaan kendaraan. “Seal klep yang sudah loyo juga bisa membuat oli mesin masuk ke ruang bakar,” tambah Sen Sen.

Jika kendaraan sudah mengalami kondisi tersebut, sebaiknya segera melakukan overhaul atau pembongkaran mesin. Ganti komponen yang rusak atau sudah aus agar mesin kembali berfungsi optimal.

Penyebab Umum Oli Masuk ke Ruang Bakar

Berikut beberapa penyebab umum oli mesin masuk ke ruang bakar:

Ring piston aus: Ring piston bertugas menyapu sisa oli di dinding silinder. Jika aus, oli tidak tersapu dan masuk ke ruang bakar.

Seal klep rusak: Seal klep yang tidak berfungsi dengan baik dapat memungkinkan oli masuk ke ruang bakar selama proses kompresi.

Kebocoran pada sistem pelumasan*: Kebocoran pada saluran oli bisa menyebabkan oli mengalir ke area yang tidak seharusnya.

Tanda-Tanda Oli Masuk ke Ruang Bakar

Beberapa tanda yang bisa mengindikasikan oli masuk ke ruang bakar antara lain:

Endapan oli pada drat busi

Asap putih dari knalpot, meskipun terkadang tidak terlihat jelas

Elektroda busi yang tertutup kerak karbon

Peningkatan konsumsi oli mesin

Solusi untuk Mengatasi Masalah Ini

Jika sudah mengalami gejala di atas, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan dan perbaikan. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:

Periksa kondisi ring piston: Jika sudah aus, ganti dengan yang baru.

Ganti seal klep: Pastikan seal klep dalam kondisi baik agar tidak mengizinkan oli masuk ke ruang bakar.

Lakukan overhaul mesin*: Jika kondisi mesin sudah parah, lakukan pembongkaran untuk memperbaiki komponen yang rusak.

Dengan menjaga kondisi mesin secara berkala, pengendara bisa mencegah masalah seperti oli masuk ke ruang bakar. Pemeliharaan rutin sangat penting untuk memastikan performa mesin tetap optimal dan menghindari kerusakan lebih lanjut.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ulasan Mitsubishi X-Force: Keunggulan & Pengalaman Pemilik Setelah 24.000 km

31 Agustus 2026

Penjualan BEV Melonjak 88,6 Persen, Tanda Perubahan Industri Otomotif

30 Agustus 2026

5 Alasan Wiper Mobil Masih Berisik Meski Sudah Ganti Karet

30 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?