Laga Tinju Legendaris Floyd Mayweather Jr. dan Manny Pacquiao Kembali Digelar
Laga tinju legendaris yang sempat menghebohkan dunia kembali akan hadir, kali ini antara Floyd Mayweather Jr. dan Manny Pacquiao. Dua petinju legenda ini sebelumnya pernah bertanding pada 2015 silam, dan pertandingan tersebut dianggap sebagai salah satu laga terbesar dalam sejarah tinju. Kini, keduanya akan kembali berhadapan dalam laga ulangan yang dinantikan oleh penggemar tinju di seluruh dunia.
Pertandingan yang diberi nama “Fight of The Century” ini menjadi momen penting bagi kedua petinju. Mayweather, dengan rekor tak terkalahkan 50-0, berhasil mengalahkan Pacquiao melalui keputusan angka mutlak dengan skor 116-112, 116-112, dan 118-110. Meskipun hasilnya menunjukkan kemenangan Mayweather, pertandingan tersebut tidak sepenuhnya memuaskan karena permainan defensifnya berhasil meredam agresivitas Pacquiao.
Kini, laga ulangan antara Mayweather dan Pacquiao akan digelar pada 19 September di The Sphere di Las Vegas, Amerika Serikat. Saat itu, Mayweather akan berusia 49 tahun sedangkan Pacquiao berusia 47 tahun. Keduanya menyatakan bahwa laga ini akan menjadi momen yang sangat berharga bagi para penggemar tinju.
“Pada saat itu, Floyd dan saya memberi dunia sebuah pertandingan yang masih menjadi yang terbesar dalam sejarah tinju,” ujar Pacquiao. Ia juga menambahkan bahwa para penggemar telah menunggu cukup lama dan pantas mendapatkan laga ulangan ini. “Saya ingin Floyd hidup dengan satu kekalahan dalam rekor profesionalnya dan selalu ingat akan siapa yang memberikannya,” tambahnya.
Mayweather memiliki rekor 50-0 di laga tinju profesional, sementara Pacquiao memiliki catatan 62 kemenangan, 8 kekalahan, dan 3 draw. Pertandingan terakhir Pacquiao terjadi tahun lalu kontra Mario Barros untuk gelar kelas welter WBA.
Meski sudah pensiun dari kompetisi profesional, Mayweather tetap aktif dalam berbagai laga eksibisi. Boxrec mencatat duelnya dengan bintang MMA, Conor McGregor, pada 2017 silam sebagai pertandingan tinju profesional terakhirnya. Setelah itu, ia menjalani laga ‘dagelan’ dengan kickboxer (Tenshin Nasukawa), petinju selebritas (Logan Paul), dan youtuber (Deji Olatunji). Bahkan, ia juga meladeni tantangan John Gotti III, cucu mafia kenamaan yang kebetulan petinju dan petarung MMA.
Sebelum tanggal laga ulangan dengan Pacquiao terbit, Mayweather telah mengumumkan duelnya dengan legenda hidup, Mike Tyson. Walau diumumkan lebih dulu, belum ada tanggal pasti untuk duel Mayweather vs Tyson. Informasi sebelumnya hanya menyebut musim semi tahun 2026. Tyson akan genap berumur 60 tahun pada 30 Juni mendatang.
Menurut Mayweather, duelnya dengan Tyson akan digelar sebelum dia kembali untuk Pacquiao. Dia sesumbar dua laga itu akan mencetak rekor. “Dari event saya dengan Mike Tyson sampai pertarungan profesional sesudah itu, tidak ada yang akan menandingi pemasukan tiket, jumlah penonton siaran langsung, dan penghasilannya,” ucap Mayweather percaya diri.
Pertarungan pertamanya dengan Pacquiao masih memegang rekor sebagai event tinju paling sukses sepanjang masa. Melansir dari Talk Sports, pertarungan mereka berhasil menjual 4,6 juta siaran PPV (bayar per tayang) di Amerika Serikat. Sedangkan total keuntungan yang diraih, mengutip ESPN, mencapai 400 juta dolar AS yang menurut kurs saat ini setara 6,7 triliun rupiah.



