Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 28 Januari 2026
Trending
  • Pria Bekasi Dianiaya Saat Warung Dirampok
  • Ketika Banjir Sumatera Bawa Cuan Investor UNTR
  • Peluang Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra
  • Herdman Ungkap Dua Pemain Baru Usai Pantau Super League
  • Prabowo cabut izin 28 perusahaan penyebab banjir Sumatra, nasib karyawan?
  • 9 wakil Indonesia mulai perjuangan di hari pertama Thailand Masters 2026
  • Di Pengadilan Ambon, Petrus Fatlolon Siap Ungkap Dugaan Pemerasan di Balik Penegak Hukum
  • Nutrijell Perkenalkan ‘House of Jelly’ di KidZania Jakarta, Edukasi Profesi Chef Kue untuk Anak dan Keluarga
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » Saudi Kerahkan Rudal Patriot AS Jaga Ibadah Haji
Nasional

Saudi Kerahkan Rudal Patriot AS Jaga Ibadah Haji

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Juni 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Saudi Kerahkan Rudal Patriot AS Jaga Ibadah Haji
Rudal Patriot.(Newsweek/Kerajaan Saudi.)

KEMENTERIAN Pertahanan Arab Saudi merilis gambar sistem rudal Patriot Raytheon MIM-104 buatan Amerika Serikat (AS). Rudal ini dikerahkan untuk melindungi Mekah dan Masjidil Haram selama musim haji yang sedang berlangsung.

Sistem yang sama sebelumnya digunakan untuk mencegat rudal yang diluncurkan Houthi. Newsweek telah menghubungi pemerintah Saudi untuk memberikan komentar.

Kerajaan telah meningkatkan pendekatan keamanan berlapis untuk mengelola lebih dari 1,5 juta jemaah haji tahun ini. Saudi mengerahkan sistem pertahanan udara dan pengawasan canggih serta meningkatkan koordinasi pasukan darat militer dengan polisi sipil.

Baca juga : 5 Tips Sa’i Aman Bagi Jemaah Risiko Tinggi dan Lansia

Penempatan sistem rudal Patriot menggarisbawahi ketergantungan Arab Saudi pada teknologi pertahanan udara buatan Amerika, landasan strategi pertahanannya, yang juga penting dalam akuisisi terbarunya atas sistem THAAD Lockheed, yang beroperasi pada jarak yang lebih jauh.

Mata yang tidak pernah tidur

“Pasukan pertahanan Udara, mata yang tak pernah tidur, misinya adalah keselamatan jemaah Muslim,” demikian bunyi keterangan berbahasa Arab Kementerian Pertahanan Saudi di atas foto-foto sistem rudal Patriot.

Beberapa pengguna media sosial berspekulasi bahwa itu untuk unjuk kekuatan terhadap Houthi Yaman yang telah diperangi kerajaan tersebut sejak 2015. “Semoga Tuhan menguatkan Anda dan semoga Tuhan membalas rencana Houthi pagan kepada mereka,” tulis nama pengguna bernama Abdullah dalam komentar.

Baca juga : 3 WNI Ditemukan di Gurun Dekat Mekah, 1 Meninggal karena Dehidrasi

Pada 2022, AS menyetujui penjualan 300 rudal Raytheon Patriot MIM-104E GEM-T ke Arab Saudi sebagai bagian dari paket pertahanan senilai US$3,05 miliar untuk mendukung serangan balik dari Houthi.

Kata netizen

Akun blogger militer yang berbasis di Saudi dengan nama pengguna SM Military dengan lebih dari 100.000 pengikut di X menulis, “Dari kota suci Mekah, sistem Patriot Pertahanan Udara Saudi berdiri sebagai perisai kuat yang melindungi tanah paling suci di Bumi. Pesan yang jelas kepada dunia bahwa keamanan para Tamu Yang Maha Penyayang adalah prioritas yang tidak dapat dinegosiasikan dan bahwa langit di atas Masjidil Haram dijaga oleh tangan-tangan waspada yang tidak pernah tidur.” 

Akun berbahasa Arab di X dengan nama The Moroccan Deterrent dengan lebih dari 246.000 pengikut menulis, “Tidak dapat diterima lagi jika sistem pertahanan buatan Amerika yang dikendalikan oleh para ahli Amerika melindungi wilayah udara Mekah dan kota-kotanya. Jika Arab Saudi tidak memproduksi sistem pertahanan, yang tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat, akan lebih baik untuk menggunakan sistem pertahanan yang andal yang telah mulai diproduksi oleh Turki Muslim. Kapan saja dan dengan perselisihan politik apa pun, Amerika dapat menarik atau menangguhkannya, dan ini diketahui oleh para pemimpin tentara Saudi.” (I-2)

Haji Ibadah Jaga Kerahkan Patriot Rudal Saudi
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pria Bekasi Dianiaya Saat Warung Dirampok

28 Januari 2026

Ketika Banjir Sumatera Bawa Cuan Investor UNTR

28 Januari 2026

Peluang Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra

28 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pria Bekasi Dianiaya Saat Warung Dirampok

28 Januari 2026

Ketika Banjir Sumatera Bawa Cuan Investor UNTR

28 Januari 2026

Peluang Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra

28 Januari 2026

Herdman Ungkap Dua Pemain Baru Usai Pantau Super League

28 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?