Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 18 Februari 2026
Trending
  • Toyota tetap unggul dalam penjualan mobil hybrid
  • 5 Cara Lark Meningkatkan Produktivitas di Era Digital
  • Mengapa Pelanggan Lebih Suka Checkout Pukul 00.00? Ini Jawabannya
  • Terlibat Sejak Agustus 2025, Mantan Kapolres Bima Konsumsi Narkoba dari Koper
  • Pendaftaran CPNS 2026 Dimulai Juni? Jadwal Lengkap dan Tanggal Per Tahapan
  • Dendam Real Madrid Terbukti, PSG Mengubah Nasib di Babak Play-Off Liga Champions
  • 5 Kafe Alam Terdekat di Malang yang Membuat Betah dan Lupa Pulang
  • Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (16/2), Cek Sekarang!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Satgas ODC Tangkap 4 Pelaku Kekerasan di Yahukimo
Nasional

Satgas ODC Tangkap 4 Pelaku Kekerasan di Yahukimo

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Februari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penguatan Pengamanan di Korowai dan Yahukimo Pasca-Penembakan Pilot Smart Air

Pengamanan di wilayah Korowai dan Yahukimo kini semakin diperketat pasca-insiden penembakan pilot pesawat Smart Air. Aparat keamanan gabungan telah mengidentifikasi dua dari 20 pelaku penembakan dan menyiagakan personel tambahan untuk mengejar kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang terlibat dalam serangan tersebut.

Di Kabupaten Boven Digoel, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memperkuat kehadiran personel untuk memastikan keselamatan warga sipil di daerah terpencil yang hanya mengandalkan jalur udara sebagai akses utama. Kekuatan ini bertujuan untuk mencegah serangan lanjutan dan menjaga stabilitas wilayah.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menyampaikan bahwa solidaritas masyarakat Korowai sangat tinggi terhadap para korban penembakan. Para penumpang yang selamat secara sukarela mengumpulkan dana duka sebagai bentuk belasungkawa kepada manajemen maskapai Smart Air di tengah rasa trauma mereka.

“Solidaritas para penumpang menunjukkan bahwa masyarakat Korowai sangat bergantung pada pesawat. Karena itu satu-satunya akses masuk. Kita tahu bahwa jalur darat belum ada dan wilayahnya juga sangat terpencil,” ujar Yusuf.

Kehadiran layanan penerbangan perintis sangat dibutuhkan oleh sekitar 100 kepala keluarga di pedalaman hutan lebat tersebut. Yusuf juga menyampaikan bahwa aparat keamanan telah berhasil mengidentifikasi dua orang dari total 20 anggota KKB yang diduga terlibat dalam serangan mematikan tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi mata, kata Yusuf, para pelaku menggunakan tiga hingga empat senjata api laras panjang serta berbagai senjata tajam tradisional saat mengepung bandara. Tim investigasi saat ini sedang mendalami asal-usul senjata api tersebut melalui koordinasi intelijen lintas satuan di wilayah Papua Selatan.

Yusuf tak memungkiri pengejaran pelaku di Korowai menghadapi tantangan geografis yang sangat berat karena didominasi oleh hutan rimba yang belum tersentuh jalur darat. Polres Boven Digoel menyiagakan 300 personel tambahan dengan dukungan penuh dari Sat Brimob Polda Papua serta jajaran Reskrim untuk menyisir persembunyian lawan.

Penambahan pasukan ini bertujuan untuk memperkuat pengamanan objek vital bandara yang masih sangat bergantung pada fasilitas genset di daerah terpencil.

Penangkapan Pelaku Kekerasan di Yahukimo

Di lokasi berbeda, Satgas Damai Cartenz meringkus empat orang terduga pelaku kekerasan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Diketahui ada sekitar 200 orang dan tersebar dalam beberapa kelompok kecil. Sejak Januari hingga pekan lalu, tercatat 23 kasus kekerasan yang diduga dilakukan kelompok tersebut, dengan pola aksi yang dinilai bertujuan menunjukkan eksistensi dan menarik perhatian.

Dari empat orang yang diamankan, dua tersangka berinisial GW dan EH dipastikan terlibat dalam serangkaian aksi teror terorganisasi sejak beberapa tahun terakhir. Tersangka GW teridentifikasi sebagai pelaku penganiayaan personel Brimob pada tahun 2022, sementara EH merupakan aktor pembakaran ruko yang terjadi pada 14 Februari lalu.

Kepala Satags Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa perlindungan terhadap masyarakat sipil tetap menjadi prioritas tertinggi dalam setiap langkah operasi. Faizal menyatakan bahwa negara tidak akan pernah kalah oleh aksi teror yang menyasar pilot, pekerja bangunan, hingga sarana kesehatan masyarakat.

Penegakan hukum dipastikan berjalan secara profesional dan terukur berdasarkan alat bukti yang kuat untuk membantah narasi sepihak dari kelompok pendukung KKB. “Korban dalam rangkaian kekerasan ini adalah warga sipil, mulai dari pilot hingga pekerja yang membantu pembangunan sekolah, maka negara tidak boleh kalah oleh teror,” tegas Faizal.

Selain penangkapan pelaku, aparat juga berhasil menggagalkan upaya pembakaran satu unit ambulans yang merupakan satu-satunya sarana transportasi medis warga Yahukimo. Kelompok kriminal tersebut juga dilaporkan merusak ruang kelas dengan menggunakan botol berisi bahan bakar untuk melumpuhkan aktivitas pendidikan di pedalaman.

Pengamanan fasilitas publik kini menjadi fokus utama Satgas guna mencegah lumpuhnya layanan kesehatan dan hak belajar anak-anak Papua. Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menambahkan bahwa penguatan patroli dilakukan untuk membatasi ruang gerak anggota kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

Integrasi kekuatan TNI dan Polri di Tanah Merah diperketat guna mengantisipasi serangan susulan terhadap bandara-bandara kecil lainnya. “Operasi ini mengedepankan pendekatan preventif agar aktivitas penerbangan perintis dapat segera pulih demi kepentingan logistik masyarakat luas,” pungkas Adarma.

Menanggapi narasi yang menyebut para pelaku sebagai warga sipil biasa, Yusuf menambahkan bahwa setiap penindakan dilakukan berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, serta data yang telah diverifikasi. “Yang kami amankan adalah pihak-pihak yang teridentifikasi berdasarkan bukti. Klaim bahwa mereka warga sipil biasa adalah narasi yang tidak berdasar. Faktanya, korban dari aksi kekerasan ini justru masyarakat sipil,” jelas Yusuf.

Yusuf menegaskan bahwa pengamanan fasilitas publik juga menjadi fokus mengingat fasilitas-fasilitas tersebut merupakan sumber kehidupan dan kegiatan bagi masyarakat. “Kalau sekolah dibakar dan ambulans dirusak, yang terdampak langsung adalah masyarakat. Anak-anak bisa kehilangan hak belajar, pelayanan kesehatan bisa lumpuh. Itu sebabnya pengamanan fasilitas publik menjadi fokus kami,” tandas Yusuf.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Terlibat Sejak Agustus 2025, Mantan Kapolres Bima Konsumsi Narkoba dari Koper

17 Februari 2026

5 Kafe Alam Terdekat di Malang yang Membuat Betah dan Lupa Pulang

17 Februari 2026

Mengapa Pelanggan Lebih Suka Checkout Pukul 00.00? Ini Jawabannya

17 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Toyota tetap unggul dalam penjualan mobil hybrid

17 Februari 2026

5 Cara Lark Meningkatkan Produktivitas di Era Digital

17 Februari 2026

Mengapa Pelanggan Lebih Suka Checkout Pukul 00.00? Ini Jawabannya

17 Februari 2026

Terlibat Sejak Agustus 2025, Mantan Kapolres Bima Konsumsi Narkoba dari Koper

17 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?