Perubahan Dinamika Politik di Sulawesi Selatan
Manuver politik Rusdi Masse Mappasessu (RMS) mulai terlihat setelah ia resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Mantan Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan itu kini mulai menguji loyalitas basis lama NasDem di wilayah Ajatappareng. Wilayah ini selama ini dikenal sebagai salah satu basis kuat NasDem di Sulsel.
Kawasan Ajatappareng meliputi Kota Parepare, Kabupaten Sidrap, Pinrang, Enrekang, Barru, dan Pangkep. Pada Pemilu 2024, NasDem tercatat menang di sebagian besar wilayah tersebut. Dari enam daerah itu, hanya Kabupaten Barru yang bukan menjadi basis dominan partai besutan Surya Paloh tersebut.
Dalam dua hari terakhir, RMS terlihat menggelar safari Ramadan di dua daerah yang selama ini menjadi basis politiknya. Agenda pertama adalah buka puasa bersama sekaligus peringatan ulang tahunnya yang ke-53 di Lapangan RMS, Rappang, Kabupaten Sidrap, Selasa (3/3/2026). Acara itu menjadi ajang silaturahmi besar yang mempertemukan sejumlah kepala daerah dan legislator dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan.
Beberapa hari kemudian, RMS kembali menggelar buka puasa bersama di Rumah Aspirasi RMS di Kabupaten Pinrang, Kamis (5/3/2026). Menariknya, sebagian besar pejabat yang hadir merupakan kepala daerah yang dikenal sebagai kader NasDem. Di antaranya Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid yang juga Ketua NasDem Pinrang, Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, dan Wakil Bupati Sidrap Nur Kanaah. Selain itu, hadir pula Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Bupati Enrekang Yusuf Ritangnga, serta Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif. Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi juga terlihat menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, RMS menyampaikan rasa syukur atas perjalanan hidup dan karier politiknya hingga saat ini. Ia juga menaruh harapan terhadap masa depan sejumlah daerah yang selama ini menjadi basis dukungannya, khususnya Sidrap, Enrekang, dan Pinrang.
“Usia 53 tahun adalah perjalanan panjang. Saya memilih berhenti menjadi anggota DPR karena sudah yakin tiga kabupaten ini, Sidrap, Enrekang, dan Pinrang, insyaallah akan terus membawa kemajuan,” kata RMS.
“Doakan saya sehat-sehat dan sukses di tempat saya yang baru,” tambahnya.
Menurut RMS, ketiga daerah tersebut memiliki potensi besar untuk terus berkembang, baik dari sisi pembangunan daerah maupun kesejahteraan masyarakat. Ia bahkan menyebut Sidrap, Enrekang, dan Pinrang sebagai basis dukungan terkuat yang selama ini menopang perjalanan politiknya.
Meski demikian, RMS tidak menampik masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi beberapa daerah, termasuk persoalan penganggaran di Kabupaten Enrekang. Namun ia tetap optimistis berbagai tantangan tersebut dapat diatasi melalui kerja sama dan semangat kebersamaan.
“Tidak ada ujian yang diberikan jika kita tidak mampu menghadapinya,” ujarnya.
Dominasi Mulai Retak
Dalam politik, tidak ada kekuasaan yang abadi. Pergeseran kekuatan selalu terjadi seiring perubahan zaman. Hal ini juga terlihat dalam peta politik di Sulawesi Selatan. Sejak 1970-an hingga 2019, Partai Golkar menjadi kekuatan politik dominan di provinsi ini. Namun dominasi tersebut mulai terkikis pada Pemilu 2024.
Golkar mengalami kekalahan di sejumlah wilayah penting, termasuk Kabupaten Bone dan Kota Parepare yang selama ini dikenal sebagai basis kuat partai berlambang pohon beringin tersebut. Di tingkat nasional, Golkar memang masih meraih kemenangan di 15 provinsi, disusul PDIP di 10 provinsi dan Gerindra di lima provinsi. Namun di Sulawesi Selatan, peta kekuatan politik mulai berubah.
Partai Gerindra berhasil merebut Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Andi Iwan Darmawan Aras. Sementara Partai NasDem mampu mengalahkan Golkar di Kabupaten Sidrap. Kini, belum genap satu siklus pemilu berlalu, PSI mulai mencoba menggarap basis-basis NasDem di wilayah Sidrap, Pinrang, dan Enrekang—yang sering disebut kawasan Siperang.
NasDem sebelumnya memenangkan tiga wilayah tersebut pada Pemilu 2024, mengalahkan Demokrat di Pinrang dan PAN di Enrekang. Dengan bergabungnya RMS ke PSI, kawasan Siperang berpotensi menjadi arena pertarungan baru dalam peta politik Sulawesi Selatan. RMS sendiri bahkan telah memberi sinyal bahwa wilayah tersebut dapat menjadi basis baru PSI di masa depan.
“Saya memilih berhenti menjadi anggota DPR karena sudah yakin tiga kabupaten ini, Sidrap, Enrekang, dan Pinrang, insyaallah akan terus membawa kemajuan,” kata Rusdi Masse Mappasessu.



