Renungan Katolik Hari Ini: Hidup Ini Harus Jadi Berkat
Hari ini, 16 Februari 2026, kita merayakan hari Senin biasa VI dengan perayaan Santo Onesimus, Pelayan Filemon, Martir; Santo Porforios, Martir. Warna liturgi yang digunakan adalah hijau, simbol dari harapan dan kehidupan baru.
Bacaan pertama dalam liturgi hari ini berasal dari kitab Yakobus 1:1-11. Kitab ini memberikan pesan penting tentang bagaimana menghadapi ujian dalam hidup. Yakobus menekankan bahwa ujian iman dapat membentuk ketekunan dan kekuatan spiritual. Ia juga mengingatkan kita untuk tidak ragu dalam meminta hikmat kepada Tuhan, karena Tuhan selalu murah hati memberikan apa yang kita butuhkan.
Mazmur Tanggapan yang dibacakan adalah Mazmur 119:67, 68, 71, 72, 75, 76. Mazmur ini mengajak kita untuk bersyukur atas kasih dan perlindungan Tuhan, serta mengingatkan bahwa pengajaran-Nya lebih berharga daripada segala sesuatu di dunia.
Bait Pengantar Injil mengutip Yohanes 14:6, “Aku ini jalan, kebenaran, dan kehidupan.” Pesan ini menegaskan bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan menuju Bapa.
Bacaan Injil hari ini adalah Markus 8:11–13. Dalam perikop ini, Yesus menghadapi tantangan dari orang-orang Farisi yang ingin melihat tanda dari surga. Namun, Yesus menolak permintaan mereka karena ia melihat sikap rendah hati dan iman yang diperlukan untuk menerima tanda-tanda Tuhan. Orang-orang yang tinggi hati tidak akan menerima tanda-tanda itu.
Renungan Katolik: “Hidup Ini Harus Jadi Berkat”
Dalam renungan hari ini, tema utamanya adalah “Hidup Ini Harus Jadi Berkat”. Yesus mengajarkan bahwa hidup kita harus menjadi berkat bagi sesama dan lingkungan sekitar. Kita diberkati oleh Tuhan, dan kita juga diminta untuk menjadi berkat bagi orang lain.
Yesus tidak memberikan tanda kepada orang-orang Farisi karena mereka datang dengan niat mencoba dan menjebak-Nya. Mereka ingin mengendalikan Tuhan sesuai standar mereka sendiri. Namun, Yesus menunjukkan bahwa tanda-tanda hanya diterima oleh orang yang rendah hati dan penuh iman.
Yakobus dalam suratnya juga menekankan pentingnya sikap rendah hati dan iman. Ia mengingatkan bahwa orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya. Kita harus percaya sepenuhnya kepada Tuhan dan tidak ragu-ragu.
Hidup kita sebagai orang percaya kepada Kristus adalah suatu tanda bahwa kita diberkati oleh Tuhan. Kita harus menyadari bahwa Tuhan sudah memberikan banyak tanda dalam hidup kita. Cinta-Nya adalah bukti bahwa Dia ada, hadir, dan berkarya dalam kehidupan kita.
Tubuh dan Darah Yesus dalam Ekaristi adalah tanda nyata kasih-Nya. Sakramen-sakramen adalah tanda kehadiran Tuhan yang menyelamatkan kita. Kita hanya diminta untuk percaya dan bersyukur atas semua berkat tersebut.
Doa dan Pesan Akhir
Ya Tuhan Yesus, sering kali kami menuntut tanda, padahal Engkau sudah hadir. Bukalah mata iman kami, agar kami mampu melihat kasih-Mu dalam hal-hal kecil dan sederhana. Ajarlah kami percaya, bahkan ketika Engkau terasa diam… Amin.
Sahabatku yang terkasih. Selamat Hari Senin. Salam doa dan berkatku untukmu dan keluarga di mana saja berada: Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus…Amin.



