Hotel Terbaik Tahun 2025: Desain yang Menggabungkan Tradisi dan Inovasi
Tahun 2025 menandai perubahan signifikan dalam dunia desain hospitality. Dari Asia hingga Amerika, hotel-hotel terbaik tahun ini menunjukkan bagaimana arsitektur tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga menjadi medium bercerita yang merespons konteks, sejarah, dan masa depan secara bersamaan. Berikut adalah daftar 10 hotel terbaik tahun 2025 yang diurutkan dari yang paling dekat hingga paling jauh dari Indonesia.
1. Banyan Tree Higashiyama Kyoto, Jepang, desain oleh Kengo Kuma

Banyan Tree Higashiyama Kyoto merupakan salah satu kandidat kuat untuk penghargaan Hotel of the Year. Dirancang oleh Kengo Kuma, hotel ini terinspirasi dari keindahan teatrikal seni Noh Jepang. Referensi ini hadir secara subtil melalui taman hotel, termasuk sebuah panggung tersembunyi dari kayu cedar kuning dan cemara khas Kyoto, menciptakan suasana yang tenang dan spiritual.


Banyan Tree Higashiyama Kyoto
2. Jiangnan House Yangzhou Guangling, China, desain oleh BLUE Architecture Studio & Urban Architecture Lab


XIAZHI Pictures
Terletak di pusat kota tua Yangzhou, hotel ini merupakan kompleks yang memadukan bangunan lama dan baru. Proyek ini melibatkan renovasi dan adaptasi bangunan bersejarah, sekaligus penambahan arsitektur kontemporer sebagai bagian dari program pembaruan kawasan Kota Tua Guangling.
3. Telegraph Hotel, Georgia, desain oleh Neri&Hu


Telegraph Hotel
Bekas kantor pos era Soviet di Rustaveli Avenue diubah menjadi hotel berkapasitas 239 kamar oleh studio Neri&Hu. Fasad modernis asli tetap dipertahankan, sementara interiornya diinterpretasikan ulang secara kontemporer dengan bukaan kaca besar dan sebuah courtyard yang menjadi pusat ruang.
4. Shebara Resort, Arab Saudi, desain oleh Killa Design


Shebara Resort, Saudi Arabia / Ema Peter Photography
Resor futuristis ini menghadirkan pod berbentuk bola mengilap yang tampak mengapung di Laut Merah, menyerupai untaian mutiara. Interiornya dirancang khusus oleh Studio Paolo Ferrari, menyesuaikan bentuk ruang melengkung yang kompleks sekaligus menciptakan pengalaman menginap yang imersif dan eksperimental.
5. Puro Warszawa Stare Miasto, Polandia, desain oleh GamFratesi

Jonas Bjerre-Poulsen
Hotel ini dirancang untuk merefleksikan kesederhanaan dan minimalisme lembut ala Skandinavia. Berlokasi di kawasan Kota Tua Warsawa, Puro Warszawa Stare Miasto menampilkan detail interior yang elegan, termasuk area lounge menyerupai terowongan dengan langit-langit melengkung yang mengarah ke courtyard dalam.
6. The Chancery Rosewood, Inggris, desain oleh David Chipperfield Architects


Simon Menges
Bangunan ikonik Kedutaan Besar Amerika Serikat karya Eero Saarinen di Mayfair kini bertransformasi menjadi hotel mewah. David Chipperfield Architects berupaya mempertahankan visi asli Saarinen sebagai “istana di taman”, sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan hotel kontemporer.
7. Maison Heler, Prancis, desain oleh Philippe Starck

Julius Hirtzberger
Hotel paling banyak dibicarakan tahun ini adalah Maison Heler, karya surealis Philippe Starck. Bangunan sembilan lantai ini ditutup dengan struktur menyerupai rumah besar abad ke-19 berlapis logam di bagian atasnya. Konsepnya berangkat dari kisah fiksi Manfred Heler, seolah rumah pribadinya terangkat ke udara.
8. Kymaia Hotel, Meksiko, desain oleh Studio Productora dan The Book of Wa

Kymaia Hotel
Kymaia Hotel dirancang menyerupai piramida pra-Hispanik, menggunakan beton berpigmen berwarna pasir dan kayu alami yang lembut. Studio Productora dan The Book of Wa berupaya menciptakan arsitektur yang menyatu dengan lanskap pesisir Oaxaca, menghadirkan dialog harmonis antara bangunan dan alam.
9. Prospect Berkshires, Amerika Serikat, oleh Alander Construction

Cole Wilson
Dijuluki sebagai “year-round landscape hotel”, Prospect Berkshires terdiri dari 49 kabin cedar prefabrikasi yang mengelilingi sebuah danau. Struktur kabin dirancang tertutup di satu sisi dan terbuka ke arah lanskap, dengan interior kayu pinus dan aksen warna yang memberi kesan hangat dan santai.
10. Waldorf Astoria, Amerika Serikat, desain oleh SOM

Dave Burk
Hotel Art Deco legendaris di Midtown Manhattan ini mengalami transformasi besar oleh firma arsitektur SOM. Renovasi dilakukan dengan pendekatan restorasi setia pada blueprint asli, membersihkan dan memperbaiki fasad batu kapur serta bata khas Waldorf Grey agar kembali tampil seperti baru.



