Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Maret 2026
Trending
  • Borneo FC vs Persib: Bojan Hodak Kembali Diuji
  • 6 Kebiasaan yang Merusak Anggaran Belanja
  • Pesan Menag Nasaruddin Umar yang menyentuh hati: Mengingat Tuhan dengan penuh haru
  • 7 rekomendasi ponsel Rp1 jutaan terbaru Maret 2026, dari Infinix hingga POCO
  • Fitch Turunkan Outlook Bank BUMN, OJK Jamin Fondasi Stabil
  • Jejak Dokter Richard Lee yang Kini Ditahan, Dulu Dilaporkan Kartika Putri
  • Yang Perlu Diketahui tentang Status Siaga I
  • Hasil Super League: Persita Cetak Gol, Gusur Persebaya ke Posisi 5
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Razia Heboh! Buruh Harian Ditangkap, Gudang Sabu di Desa Siniu Digeledah, Jaringan Masih Dikecilkan
Hukum

Razia Heboh! Buruh Harian Ditangkap, Gudang Sabu di Desa Siniu Digeledah, Jaringan Masih Dikecilkan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Operasi Cepat Polsek Ampibabo dalam Menangkap Pengedar Narkoba

Sebuah operasi cepat dilakukan oleh aparat kepolisian di wilayah yang terpencil. Dalam aksi tersebut, Polsek Ampibabo berhasil menangkap seorang buruh harian yang diduga menjadi pengedar sabu di Desa Siniu pada Jumat (2/1/2026) siang. Keberhasilan ini berawal dari kegelisahan warga setempat yang merasa risih dengan maraknya transaksi narkoba di lingkungan mereka.

Berbekal informasi dari masyarakat yang berani, personel polisi langsung bertindak. Mereka akhirnya berhasil meringkus seorang pria bernama SA (39) di tempat tinggalnya. SA, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian, diduga kuat menjadi otak dari peredaran sabu yang mengganggu warga Kecamatan Siniu.

Saat penggeledahan dilakukan, petugas kaget karena menemukan beberapa barang bukti yang mengonfirmasi aktivitas haram tersebut. Tidak hanya satu paket sabu seberat 0,20 gram, polisi juga menyita peralatan lengkap seorang pengedar, seperti dua timbangan digital, plastik bening kosong, pipet, dan sebuah ponsel Vivo.

Di hadapan penyidik, SA mengaku bahwa sabu tersebut diperolehnya dari seorang pria berinisial WA yang tinggal di Kelurahan Kayumalue. Meski ia mengklaim bahwa sabu itu untuk konsumsi pribadi, pengakuan ini justru membuka petunjuk baru. Saat ini, polisi sedang memburu WA dan mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar.

Kasi Humas Polres Parigi Moutong, IPTU Arbit, membenarkan tindakan penegakan hukum ini. “Ini adalah bukti sinergi antara polisi dan masyarakat. Warga yang berani melapor adalah pahlawan dalam memutus rantai narkoba,” ujar Arbit saat dikonfirmasi.

Untuk memastikan proses hukum berjalan kuat, polisi melibatkan langsung perangkat desa setempat sebagai saksi selama penggeledahan. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk penyidikan lanjutan.

IPTU Arbit memberikan peringatan keras. “Polres Parigi Moutong tidak akan memberi ruang sedikitpun bagi pengedar narkotika. Mereka adalah musuh yang merusak generasi, dan kami akan bertindak lebih tegas!” serunya.

Nasib SA kini terancam dengan jerat pidana berat. Ia disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Jika terbukti, ia bisa menghadapi hukuman penjara yang sangat berat.

Penyidik masih bekerja tanpa henti. Proses lanjutan seperti tes urine, pemeriksaan saksi, dan yang paling krusial: pengembangan jaringan masih terus dilakukan. Polisi juga akan memastikan asal-usul sabu melalui uji laboratorium.

Pengungkapan kasus ini menjadi tamparan keras bagi para pengedar narkoba di Parigi Moutong. Polisi menunjukkan keseriusan mereka untuk membersihkan wilayah dari barang haram dan melindungi generasi muda dari kehancuran. Masyarakat diminta terus waspada dan aktif melapor.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jejak Dokter Richard Lee yang Kini Ditahan, Dulu Dilaporkan Kartika Putri

18 Maret 2026

Berita Terpopuler Kotim: Kecelakaan di Eks Golden, 1 Orang Terluka, Arus Mudik 2026 Terlihat di Sampit

18 Maret 2026

Dampak Nabilah O’Brien Jadi Tersangka Setelah Viral Pencuri di Restoran, Polri Janjikan Ini

18 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Borneo FC vs Persib: Bojan Hodak Kembali Diuji

18 Maret 2026

6 Kebiasaan yang Merusak Anggaran Belanja

18 Maret 2026

Pesan Menag Nasaruddin Umar yang menyentuh hati: Mengingat Tuhan dengan penuh haru

18 Maret 2026

7 rekomendasi ponsel Rp1 jutaan terbaru Maret 2026, dari Infinix hingga POCO

18 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?