Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 7 Februari 2026
Trending
  • Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun Inovasi di Indonesia
  • 5 Kelebihan Suzuki XL7 Alpha Hybrid, Mobil Keluarga Terbaik di Indonesia
  • Semakin Populer, Waspadai Bahaya Modifikasi Ban SUV
  • Tikar Merah: Larangan Gagang Pintu Mobil Tersembunyi Mulai 2027
  • China melarang gagang pintu mobil tersembunyi mulai 2027
  • Xiaomi SU7 Ultra, hanya 45 unit terjual
  • SUV coupe untuk mudik, ini harga terbaru Suzuki Fronx Februari 2026
  • Ramalan Virgo 5 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Punya Banyak Ikatan, Indonesia Terus Dukung Palestina
Nasional

Punya Banyak Ikatan, Indonesia Terus Dukung Palestina

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Maret 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Punya Banyak Ikatan, Indonesia Terus Dukung Palestina
Diskusi pada acara Gebyar Wakaf yang digelar INH bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Masjid Istiqlal, Jumat (21/3).(Dok.Istimewa)

 

PENDIRI Lembaga Kemanusiaan International Networking for Humanitarian (INH), Ustadz Husein Gaza mengatakan, masyarakat jangan sekadar mengetahui alasan kenapa harus membantu Palestina, melainkan juga harus tahu alasan harus memperjuangkan Baitul Maqdis dengan totalitas.

“Karena kita punya terlalu banyak ikatan dengan mereka (Palestina dan Baitul Maqdis) yakni ikatan secara kemanusiaan, ikatan secara konstitusi, dan ikatan secara akidah,” kata Ustaz Husein usai acara Gebyar Wakaf bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Masjid Istiqlal, Jumat (21/3)

Baca juga : Trump Ingin Kuasai Gaza, Selesaikan Proyek Panjang Settler Colonialism

Soal Palestina, Ustadz Husein mengatakan, tidak bisa melihat dari satu kacamata. Sebab ikatan umat Islam khususnya Muslim Indonesia dengan Palestina sangat besar. Maka membangun kembali Palestina harus menjadi prioritas. Setelah jadi prioritas barulah akan memahami langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk Palestina.

Menurut Ustadz Husein, persoalan donasi untuk Palestina itu hal yang paling mendasar. Ada yang lebih tinggi dari donasi yakni edukasi. Umat Islam Indonesia harus mulai mengedukasi diri sendiri dan orang lain terkait hubungan dengan Palestina itu sejauh apa.

Ia menegaskan, setelah donasi dan edukasi, di tahap selanjutnya ada informasi. “Kita jaga agar isu Palestina ini jangan tenggelam, kita harus mengawal terus sebagai netizen,” ujarnya.

Baca juga : Ramadan Peduli Negeri Hadirkan Kebahagiaan di Pelosok Indonesia hingga Kamp Pengungsi Palestina

Dia menambahkan, setelah donasi, edukasi dan informasi, yang terakhir adalah jangan berhenti boikot produk yang terafiliasi Israel. Sebab kekuatan barat dan Israel itu ada pada logistik mereka, ada pada materialistik mereka. “Maka kita serang di situ dengan cara boikot, dan yang paling penting adalah dengan doa (untuk Palestina),” tegas Ustadz Husein.

Dia menegaskan, sekali lagi masalah Baitul Maqdis adalah prioritas umat Islam, negara Indonesia, dan manusia.

Tiga Ikatan

Ustadz Husein mengatakan, ada tiga ikatan umat Islam dengan Palestina. Pertama, ikatan kemanusiaan. Sebagai manusia punya naluri alami untuk membantu manusia yang sedang kesulitan. “Dan sekarang bencana kemanusiaan terbesar itu terjadi di Palestina,” kata Ustaz Husein.

Baca juga : Militer Israel Kembali Rebut Koridor Netzarim di Gaza

Ia menambahkan, kedua, ikatan konstitusi. Masyarakat Indonesia harus mengawal semangat konstitusi yang sudah ditanamkan dan dipupuk oleh para pendiri bangsa Indonesia. “Dalam pembukaan UUD 1945 jelas sekali bahwa kita punya kewajiban untuk membantu perjuangan warga Palestina di situ,” ujar pendiri INH ini.

Ia menjelaskan, ikatan yang ketiga adalah hubungan akidah. Artinya Muslim di dunia dengan Muslim Palestina ada ikatan akidah islamiyah. Muslim Palestina sedang memperjuangkan Masjid al-Aqsa, masjid milik umat Islam. “Namanya masjid, tentu tidak ada masjid milik orang non Muslim, maka Masjidil Aqsa adalah masjidnya orang Islam,” jelasnya.

Sebagai umat Islam, ia menegaskan, meyakini Masjidil Aqsa adalah masjid umat Islam. Maka umat Islam punya kewajiban untuk menjaga dan membebaskan masjid itu.

Baca juga : Dua Remaja Bersaudara Tewas dalam Serangan Brutal Israel 18 Maret

Kampung Indonesia di Gaza

Ustadz Husein juga menyamaikan rencana pembangunan Kampung Indonesia di Gaza, Palestina. Ia mengungkapkan bahwa sudah bertemu dengan beberapa kementerian Palestina ketika di Mesir. INH sudah memberikan prolog terkait rencana pembangunan Kampung Indonesia di Gaza. Mereka yang hadir menyampaikan siap mendukungnya.

Satu lagi pasti terkait kampung Indonesia di Gaza ini. Saya sudah bertemu dengan beberapa kementerian Palestina ketika saya di Mesir. Dan mereka semua sudah kami kasih prolog. “Kementerian Palestina, di antaranya Kementerian Hukum, Kementerian Sosial, sudah bertemu dengan saya, dan mereka siap untuk menyediakan lahan kalau masyarakat Indonesia mau merekonstruksi Gaza,” jelas Ustadz Husein.

Ustadz Husein menerangkan, terkait hal itu, INH sudah menginisiasi pembangunan Kampung Indonesia di Gaza. Dalam rangka mewujudkan Kampung Indonesia, INH bekerjasama dengan BWI dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI.

Peletakan batu pertama Kampung Indonesia di Gaza, Ustaz Husein mengatakan, akan dilaksanakan setelah gencatan senjata permanen. Ia menyampaikan, setelah gencatan senjata, akan dilakukan tahapannya di antaranya fase pembersihan Gaza dari puing-puing reruntuhan. Kemudian fase recovery dan yang terakhir adalah fase rekonstruksi.

Di fase rekonstruksi inilah peletakan batu pertama Kampung Indonesia akan dilaksanakan. Mengenai dana untuk membangun Kampung Indonesia, Ustaz Husein mengungkapkan, pasti akan sangat besar sekali dananya.

Dalam acara Gebyar Wakaf, juga dihadiri Direktur Zakat dan Wakaf Masjid Istiqlal, Budi Utomo dan Anggota BWI, Aripudin. Mereka mengajak masyarakat Indonesia untuk terus membantu perjuangan rakyat Palestina meraih hak dan kemerdekaannya. (E-2)

 

Banyak Dukung ikatan Indonesia Palestina Punya Terus
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Bryan Adams: Energi Tak Pernah Padam di Jakarta

6 Februari 2026

Vietnam Terapkan Tarif Anti-Dumping untuk Impor Kaca Float dari Indonesia

6 Februari 2026

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV 2025 Diprediksi 5,25%

6 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun Inovasi di Indonesia

7 Februari 2026

5 Kelebihan Suzuki XL7 Alpha Hybrid, Mobil Keluarga Terbaik di Indonesia

7 Februari 2026

Semakin Populer, Waspadai Bahaya Modifikasi Ban SUV

7 Februari 2026

Tikar Merah: Larangan Gagang Pintu Mobil Tersembunyi Mulai 2027

7 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?