Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Wednesday, 7 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»PSIM Yogyakarta Tumbang Akibat Cedera, Ini Pernyataan Van Gastel
    Olahraga

    PSIM Yogyakarta Tumbang Akibat Cedera, Ini Pernyataan Van Gastel

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    PSIM Yogyakarta Kembali Kalah, Krisis Pemain Jadi Penyebab Utama

    PSIM Yogyakarta kembali mengalami kekalahan dalam pertandingan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026. Tim asuhan Jean-Paul van Gastel ini kalah telak dengan skor 0-3 dari Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026). Hasil ini menunjukkan bahwa kondisi tim tidak stabil, terutama karena masalah cedera dan krisis pemain.

    Banyak Pemain Cedera, Lini Belakang Kacau

    Kekalahan ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah banyaknya pemain yang cedera. PSIM Yogyakarta tampil tanpa empat pemain asing, termasuk dua bek tengah utama, Yusaku Yamadera dan Franco Ramos Mingo. Yusaku masih menjalani pemulihan cedera, sementara Franco harus absen akibat sanksi kartu merah. Dua pemain asing lainnya, Anton Fase dan Donny Warmerdam, juga belum pulih sepenuhnya.

    Dengan situasi tersebut, PSIM hanya bisa mengandalkan empat pemain asing di laga ini. Keempat pemain tersebut adalah Ze Valente, Nermin Haljeta, Ezequiel Vidal, dan Rahmatsho Rahmatzoda. Padahal, aturan kompetisi memperbolehkan sembilan pemain asing dalam line-up dan tujuh yang bisa tampil.

    Masalah Semakin Buruk di Babak Kedua

    Masalah PSIM Yogyakarta semakin parah saat babak kedua berlangsung. Dua bek tengah lokal, Andy Setyo dan Rendra Teddy, terpaksa ditarik keluar pada menit ke-68 dan ke-78 akibat cedera. Rotasi darurat dilakukan oleh pelatih untuk mengisi posisi bek tengah yang kosong.

    Rahmatsho Rahmatzoda, yang biasanya bermain sebagai gelandang bertahan, dipindahkan ke posisi bek tengah. Sementara itu, Rio Hardiawan yang biasanya bermain sebagai full back juga diminta mengisi posisi yang sama. Perubahan ini membuat lini belakang PSIM semakin rapuh dan rentan dijebol lawan.

    Persebaya Memanfaatkan Kesempatan

    Persebaya Surabaya yang unggul 1-0 di babak pertama mampu memanfaatkan situasi tersebut dengan baik. Tim tamu berhasil mencetak dua gol tambahan di sisa pertandingan dan memastikan kemenangan 3-0. Kekalahan ini menjadi bukti bahwa PSIM Yogyakarta kesulitan menghadapi tekanan dari lawan.

    Jean-Paul van Gastel mengakui bahwa timnya terpaksa mengambil risiko besar untuk mengejar ketertinggalan. Namun, hal ini justru berdampak negatif karena lini belakang yang sudah lemah semakin tertekan.

    “Pada menit ke-65 kami masih tertinggal satu gol, jadi kami harus mengambil risiko dengan bermain lebih ofensif. Kami menambah penyerang,” ujar Van Gastel, Senin (26/1/2026).

    “Masalahnya, bek tengah kami tumbang. Kami harus memasukkan pemain yang belum pernah bermain di posisi itu. Saya tidak menyalahkan mereka,” tambahnya.

    Pelatih Akui Kekalahan karena Kondisi Tim

    Van Gastel menegaskan bahwa kekalahan PSIM Yogyakarta atas Persebaya bukanlah hasil dari kesulitan bermain, melainkan karena kondisi tim yang tidak ideal. “Jadi saya tidak mengatakan kami kesulitan, saya katakan kami adalah korban dari keadaan,” tegas pelatih asal Belanda tersebut.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?