Reaksi dan Evaluasi dari The Jakmania Pasca Laga Persija Jakarta vs Borneo FC
Pertandingan antara Persija Jakarta melawan Borneo FC di Jakarta International Stadium pada Selasa, 3 Maret 2026 berakhir dengan skor imbang 2-2. Hasil ini mengecewakan para pendukung setia Persija, yang dikenal sebagai The Jakmania. Banyak dari mereka memberikan kritik terhadap performa tim dalam laga tersebut.
Salah satu akun fan base The Jakmania di Instagram, @jktfootballnews, memberikan evaluasi terhadap penampilan Mauricio Souza dan pemainnya. Mereka menyoroti beberapa aspek penting yang perlu diperbaiki oleh Persija Jakarta dalam pertandingan mendatang.
Saran untuk Rotasi Kiper
Pertama, akun tersebut menyarankan Persija Jakarta untuk merotasi kiper dengan memainkan Cyrus Margono di laga-laga mendatang. Diketahui, Cyrus Margono belum pernah dimainkan sejak didatangkan di putaran kedua musim 2025/2026. Ia hanya menjadi penghias bench dan tidak memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuannya.
Akun tersebut meminta agar Persija Jakarta setidaknya mencoba memainkan Cyrus Margono dalam beberapa pertandingan. Dengan demikian, para pendukung dapat lebih memahami kualitasnya. Meskipun tidak bisa menjamin bahwa dia akan tampil baik atau tidak kebobolan, setidaknya mereka bisa mengetahui cara bermainnya.
Kritik terhadap Performa Jean Mota
Selain itu, akun tersebut juga mengkritik performa dari Jean Mota, gelandang asing Persija Jakarta. Jean Mota dimasukkan di menit ke-55 oleh pelatih Marucion Souza untuk menggantikan posisi Alaeddine Ajaraie yang cedera. Namun, ia tampil kurang baik dan lambat dalam beradaptasi.
The Jakmania tidak heran dengan penampilan Jean Mota yang kurang mengesankan. Mengingat ia belum pernah dijadikan starter dan tampaknya terpengaruh oleh hal tersebut. Jean Mota telah bermain dalam tiga pertandingan bagi Persija Jakarta di musim 2025/2026. Dari tiga pertandingan tersebut, ia hanya tampil selama 48 menit dan mencatatkan satu assist.
Akun @jktfootballnews menulis:
“Gue punya 1 saran. Coba mainin Margono, memang gak bisa menjamin dia baik atau gak kebobolan, tapi minimal kita bisa tau cara dia bermain seperti apa. So biar gak penasaran juga, terlebih, Mota pun juga agak lambat untuk adaptasi. Bagaimana gak lambat, dia dimasukkan pas Persija lagi diserang-serang terus. Coba sesekali starter, mungkin bisa kasih feeling the ball yang lebih baik kepada dia.”
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama:
Di babak pertama, Allano Lima memberikan tendangan selamat datang di menit ke-2. Tendangan dari luar kotak penalti hanya membuat lini belakang Borneo FC waspada namun belum mampu menembus gawang Nadeo. Juan Villa memberikan balasan di menit ke-4 dengan tendangan yang mirip dengan Allano Lima.
Tendangan Juan Villa yang menukik bisa dibelokkan Andritany yang berujung lemparan ke dalam saja. Di menit ke-9 Gustavo mencoba menusuk pertahanan Borneo FC dengan melakukan umpan mendalam kepada Maxwell. Maxwell yang berdiri bebas tak mampu mengontrol bola meski sudah di depan gawang hingga kehilangan kendali.
Nadeo melakukan penyelamatan berkelas di menit ke-11 saat tendangan dari Allano berhasil ditepis dalam keadaan sempit. Tensi tinggi laga ini terlihat saat Thales yang bersundulan dengan Obi. Thales lalu memberikan yapping ke Obi dalam jarak dekat.
Di menit ke-18 Maxwell mendapatkan kesempatan emas setelah berhadapan 1-1 dengan Nadeo. Top skorer Persija Jakarta itu tak mampu menyelesaikan one on one nya karena tendangan melebar ke atas gawang. Alaaeddine dan Allano terjadi miskomunikasi di menit ke-26 saat sudah sama-sama berada di kotak penalti.
Allano memberikan umpan di tiang dekat, sedangkan Alaaeddine menunggu di tengah kotak penalti. Andritany sempat salah melakukan passing di menit ke-35 karena sasarannya meleset ke pemain Borneo FC. Obi yang menyambut langsung mengarahkan ke gawang namun Andritany melakukan tanggung jawabnya dengan langsung menghalau bola dengan kakinya.
Wasit mengeluarkan kartu kuning pertama untuk Mariano Peralta yang diduga menggunakan kakinya untuk mengganjal kaki Fabio Calonego. Wasit memberikan tambahan waktu 1 menit di babak pertama namun tak ada gol yang tercipta. Kartu kuning diberikan pada Jordi Amat yang telat menekel Mariano Peralta.
Babak Kedua:
Persija Jakarta membuka babak kedua dengan gol ke gawang Nadeo di menit ke-47. Bermula dari memanfaatkan pemain Borneo yang belum siap dari sisi pojok kanan. Bola itu mengenai kepala Alaaeddine yang menjadikan assist untuk Gustavo.
Di menit ke-49 Rizky Ridho harus cuci piring atas blunder Andritany yang salah mengumpan bola. Bola yang jatuh ke kaki Mariano harus langsung dipatahkan oleh Rizky Ridho hingga berbuah kartu kuning. Andritany melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-60 saat mendapatkan tandukan dari Obieta.
Namun, di menit ke-61 gawangnya jebol oleh Juan Villa. Berawal dari salah umpan dari pemain Persija Jakarta yang berhenti di kaki Juan Villa. Ia lalu membawa bola dari sisi kanan gawang menuju ke tengah lapangan. Di luar kotak penalti, Juan Villa yang diadang oleh Thales Lira masih bisa melakukan eksekusi.
Bola mengarah di pojok kanan atas Andritany yang berbuah skor penyama kedudukan 1-1. Tendangan melengkung di menit ke-70 oleh Allano Lima nyaris membobol gawang Nadeo. Namun, Nadeo berhasil menyelamatkannya.
Setelah melakukan sepak pojok, terjadi kemelut di depan gawang Nadeo. Bertubi-tubi penyelamatan dari Nadeo dan Komang Teguh yang menghalau bola masuk ke gawang. Bahkan wasit sempat melakuan Cek VAR apakah bola sempat masuk ke garis gawang. Namun, wasit tak melihat adanya gol yang tercipta pada kemelut itu.
Fabio Calonego berhasil menggandakan kedudukan Persija Jakarta di menit ke-74. Tendangan roket Fabio sekitar 20 meter dari gawang tak mampu ditepis oleh Nadeo. Wasit memberikan tambahan waktu 4 menit namun tak ada tambahan gol yang tercipta.
Susunan Pemain
Persija Jakarta:
– Kiper: Andritany Ardhiyaksa
– Belakang: Jordi Amat, Rizky Ridho, Thales Lira
– Gelandang: Allano Lima, Bruno Tubarao, Dony Tri, Fabio Calonego
– Penyerang: Alaaeddine Ajaraie, Maxwell Souza, Gustavo Almeida
Borneo FC:
– Kiper: Nadeo Argawinata
– Belakang: Sleyton Santos, Komang Teguh, Alfharezzi Buffon, Westherley Garcia
– Gelandang: Kei Hirose, Mohammad Anez, Rivaldo Pakpahan
– Penyerang: Juan Villa, Koldo Obeita, Mariano Peralta



