Asa Persibas Banyumas di Ujung Tanduk
Pertandingan leg kedua babak delapan besar Liga 4 Jawa Tengah antara Persibas Banyumas melawan Persak Kebumen menjadi momen krusial bagi tim asal Banyumas. Laskar Bawor harus memperoleh kemenangan untuk menjaga peluang mereka melangkah ke semifinal dan berharap bisa tampil di tingkat nasional.
Laga penentu ini akan digelar di Stadion Sarwo Edhie Wibowo, Kabupaten Purworejo, pada Rabu (4/2/2026) sore hari. Pada pertemuan pertama di GOR Satria Purwokerto, Minggu (1/2/2026), Persibas kalah dengan skor 0-1 dari Persak. Hasil tersebut membuat Persibas wajib membalikkan keadaan agar tidak tereliminasi lebih awal.
Ketua Umum Persibas Banyumas, Trisno Sudarso, menyatakan bahwa pertandingan ini sangat penting bagi masa depan tim musim ini. Ia berharap pemain mampu menunjukkan performa yang solid, tenang, dan kompak. “Laga melawan Persak di kandang mereka adalah penentu langkah berikutnya. Saya berharap pemain bermain lebih solid, tenang, dan kompak lagi. Kita doakan bersama-sama Persibas bisa lolos ke babak 4 besar,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Dukungan penuh juga datang dari suporter Bombastik Banyumas. Perwakilan suporter, Galih Adhista, menegaskan bahwa pemain harus tampil habis-habisan. “Kami minta tim all out. Eman-eman sudah sampai delapan besar. Tinggal selangkah lagi ke putaran nasional. Kalau berhenti di sini rasanya nyesek,” ucap Galih kepada Indonesiadiscover.com, Rabu (4/2/2026).
Ia memastikan dukungan moral tidak akan surut meskipun laga tandang kali ini tanpa kehadiran suporter tim tamu di stadion. “Kami tetap dukung penuh, di kandang maupun tandang. Harapannya Persibas bisa melangkah lebih jauh musim ini,” tambahnya.
Persibas menghadapi tekanan besar dalam laga ini. Selain menghadapi ribuan pendukung tuan rumah, Persak juga dilatih oleh pelatih berpengalaman, Gatot Barnowo, yang cukup mengenal peta kekuatan sepak bola Banyumas Raya. Regulasi dari PSSI Jawa Tengah juga memastikan suporter tim tamu tidak diperbolehkan hadir langsung di stadion, sehingga Persibas harus berjuang tanpa dukungan tribun.
Dengan kondisi tersebut, Persibas dituntut tampil nyaris tanpa kesalahan. Soliditas lini belakang, ketenangan di lini tengah, dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi kunci jika ingin mencuri kemenangan. Pertandingan diprediksi berlangsung sengit dan sarat tensi, mengingat kedua tim sama-sama mengincar satu tiket menuju babak empat besar.
Bagi Persibas, laga ini bukan sekadar pertandingan. Ini tentang menjaga mimpi, harga diri, dan harapan ribuan pendukung Banyumas agar Laskar Bawor tetap melaju di pentas Jawa Tengah bahkan nasional.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemenangan Persibas
Kondisi Tim
Persibas harus memperbaiki performa mereka setelah kekalahan di leg pertama. Kehadiran pemain inti dan pengatur strategi akan sangat penting dalam menghadapi tekanan dari Persak.Mentalitas Pemain
Pemain harus tetap tenang dan percaya diri meskipun bermain di kandang lawan. Mentalitas yang kuat akan menjadi bekal utama dalam menghadapi pertandingan berat.Strategi Pelatih
Pelatih Persibas harus mampu merancang strategi yang tepat untuk mengatasi kekuatan Persak. Penggunaan formasi yang sesuai dan rotasi pemain juga akan menjadi faktor penting.Dukungan Suporter
Meski tidak dapat hadir secara langsung, dukungan moral dari suporter tetap menjadi motivasi tersendiri bagi pemain. Dukungan yang konsisten akan membantu pemain tampil lebih maksimal.Faktor Eksternal
Cuaca, kondisi lapangan, dan aturan pertandingan juga bisa memengaruhi hasil akhir. Persibas harus siap menghadapi segala kemungkinan.



