Laga Persib Bandung vs Dewa United Tanpa Penonton
Pertandingan antara Persib Bandung dan Dewa United di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026), akan menjadi laga yang sangat menarik meskipun tanpa kehadiran penonton. Kedua tim memiliki ambisi untuk meraih kemenangan, terutama bagi Persib yang ingin menjaga posisi puncak klasemen Super League dengan 64 poin. Hanya unggul satu poin dari Borneo FC dan enam poin dari Persija Jakarta, Persib harus berjuang keras untuk mempertahankan posisinya.
Dewa United, yang saat ini berada di posisi ke-8 dengan 40 poin, juga ingin meningkatkan peringkatnya. Mereka berusaha mengejar Persita Tangerang (posisi ke-7) dan Persebaya (posisi ke-6). Dengan motivasi tinggi, kedua tim akan saling bersaing dalam pertandingan ini.
Pemain Kunci dan Strategi
Persib Bandung akan kehilangan bek andalan mereka, Patricio Matricardi, yang mendapat kartu merah dalam pertandingan sebelumnya. Hal ini berarti Federico Barba akan berduet dengan Julio Cesar di lini belakang. Di sisi lain, striker Andrew Jung sudah pulih dari cedera dan siap bermain, memberikan opsi tambahan bagi pelatih Bojan Hodak.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui bahwa laga ini akan sulit karena Dewa United memiliki banyak pemain berkualitas. Namun, ia tetap optimis bahwa timnya bisa meraih hasil positif. “Dewa United adalah tim yang bagus, mereka sedang dalam performa yang bagus, mereka punya banyak pemain berkualitas,” ujarnya.
Bojan juga menyebutkan bahwa semua pemain Persib dalam kondisi fit, kecuali Matricardi. Ia menekankan pentingnya kompak dan waspada selama 90 menit. “Kami harus sangat kompak, kami harus waspada selama 90 menit. Tetapi mereka juga perlu memikirkan pemain-pemain kami, saya yakin ini akan jadi pertandingan yang sangat menarik,” katanya.
Performa Musim Ini
Musim ini dinilai oleh Bojan sebagai yang paling sulit dari tiga musim terakhir. Meski di musim lalu, Persib mampu memastikan gelar juara dengan 64 poin, musim ini persaingan sangat ketat. “Sekarang hanya ada tiga tim dan siapa pun bisa menjadi juara,” kata Bojan.
Di sisi lain, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengakui bahwa Persib Bandung adalah tim kuat yang bertarung dengan Borneo untuk gelar juara. “Mereka belum kalah dalam 14 pertandingan terakhir di kompetisi, mereka kalah hanya di AFC Champions League Two. Mereka tidak kalah selama 14 kali terakhir (di Super League), jadi saya pikir itu tantangan yang bagus untuk kami,” ujarnya.
Jan Olde juga menyebutkan bahwa timnya sedang membangun klub baru dan berusaha meningkatkan performa. “Enam bulan pertama musim ini kami kesulitan, tapi di bursa musim dingin (paruh musim) kami mendapatkan persaingan nyata di dalam tim, jadi sejak saat itu kami siap beraksi.”
Laga Tanpa Penonton
Laga ini akan digelar tanpa penonton, sebuah keputusan yang disampaikan oleh Jan Olde. “Pasti ada alasan yang sangat kuat, bukan karena orang-orang tidak mau ada penonton, tapi saya rasa memang sulit untuk membuat pilihan itu saat ini. Jadi pasti ada alasan bagus, bukan kapasitas saya untuk menghakimi, kita harus menerimanya,” ujarnya.
Meski tanpa penonton, Jan Olde tetap percaya bahwa pertandingan ini akan menjadi laga yang menarik. “Sebagai pemain bola, pihaknya juga seperti aktor, suka bermain di panggung dengan tekanan sebesar mungkin, dengan penonton, seperti laga terakhir penonton sangat membantu timnya.”
Prediksi dan Harapan
Dari segi statistik, Persib Bandung memiliki rekor yang baik di kandang, namun di luar kandang mereka masih menghadapi tantangan. Sementara itu, Dewa United mencoba meningkatkan performa mereka dengan strategi bermain kolektif dan dominasi lini tengah.
Bagi Persib, kemenangan di laga ini akan memperlebar jarak poin dari Borneo FC dan Persija Jakarta. Jika kalah, mereka tetap berada di puncak klasemen, meski hanya unggul satu poin. Namun, Bojan menekankan bahwa setiap pertandingan harus dihadapi dengan fokus dan semangat.
Dengan pertandingan yang sangat menarik dan ambisi tinggi dari kedua tim, laga ini akan menjadi momen penting dalam perjalanan Persib Bandung menuju gelar juara.



