Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 30 Januari 2026
Trending
  • FA Pantau Insiden Selebrasi Matheus Cunha Usai Kemenangan MU atas Arsenal
  • Rumah Kos Fasilitas Modern dengan Taman dan Lapangan Olahraga Kian Digemari
  • Tanda-tanda karir stagnan dan cara keluar dari situasi itu
  • Pengaruh Tavares: Tetap Rendah Hati Usai Kalahkan PSIM Yogyakarta
  • KIC Jadi Ikon Kuliner dan Olahraga Sehat, Destinasi Akhir Pekan Favorit Kuningan
  • Reuni Gelap Conte: Juventus Hancurkan Napoli 3-0 di Allianz Stadium
  • Kunci Gitar dan Lirik Lagu Batamu Mangko Bapisah – Anyqu feat Aprilian : Cinta Tinggal Kenangan
  • Gresik United Tetap di Liga 3 Nusantara, Kalahkan Perseden 1-0
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » Perlu Grand Design Pemberantasan Korupsi di Indonesia
Politik

Perlu Grand Design Pemberantasan Korupsi di Indonesia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Februari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Perlu Grand Design Pemberantasan Korupsi di Indonesia
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo .(Antara/Bagus Ahmad Rizaldi)

ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem Rudianto Lallo menyebut perlunya grand design pemberantasan korupsi di Indonesia. Hal tersebut disampaikan mencermati Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia yang menempati urutan 99 dengan skor 37. Indonesia berada di urutan yang sama dengan Argentina, Ethiopoa, Leshoto, dan Maroko. Torehan tahun ini meningkat 3 skor di banding tahun lalu.

Menurut Rudianto, korupsi masih menjadi persoalan yang tidak kunjung bisa teratasi hingga saat ini. Padahal, kata ia, Indonesia memiliki tiga lembaga negara yang memberantas korupsi, yakni KPK, Kejaksaan Agung, dan Polri.

“Sejak reformasi kok tidak selesai persoalan korupsi ini? Ada apa? Padahal selama ini ada pendindakan hukum. Karena itu KPK, Kejaksaan, Polri itu harus duduk bersama buat grand design menghilangkan korupsi itu,” kata Rudianto kepada Media Indonesia, Selasa (11/2).

Baca juga : Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot hingga Setara Gambia

“Indonesia punya tiga lembaga penegak hukum, lo. Negara lain hanya satu. Kok ada tiga lembaga tapi korupsi tidak selesai-selesai?” tambahnya.

Rudianto menyebut pemberantasan korupsi seharusnya memiliki pendekatan menemukan kesalahan, bukan mencari kesalahan. Menurutnya, ketika penegak hukum mencari kesalahan akan menimbulkan kesan tendensius dan bermuatan politis.

Selain itu, ia menginginkan perlunya tindakan pencegahan dan pemulihan aset negara sebagai upaya pemberantasan korupsi. Menurutnya, dua hal tersebut perlu diutamakan mengingat upaya penindakan yang dilakukan tidak menghilangkan kasus korupsi.

Baca juga : KTT ASEAN Digelar Besok, Menlu RI: Bahas Krisis Myanmar

“Selama ini nangkap-nangkap orang tapi tidak selesai-selesai korupsinya. Ini ada apa? Ini harus jadi koreksi bersama,” katanya.

Lebih lanjut, Rudianto mengungkapkan UU Perampasan Aset memang dibutuhkan dalam hal memulihkan kerugian negara dari hasil korupsi. Namun, di sisi lain, ia meminta lembaga penegak hukum lebih serius dan berkomitmen memberantas korupsi tanpa adanya motif politik atau menyasar pihak tertentu.

“Konsistensi dan komitmen lembaga penegak hukum diperlukan dalam memberantas korupsi. Bukan suka atau tidak suka. Kitab harapkan KPK, Kejaksaan, dan Polri memurnikan pemberantasan korupsi, karena saat ini ada persepsi negatif dari masyarakat, seperti ada motif politik atau menyasar lawan politik. Jadi, kita harapkan sungguh-sungguh dalam pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu,” katanya. (Faj/J-2)

 

Design Grand Indonesia Korupsi Pemberantasan perlu
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Syifa Nekat Jadi Tentara AS, Ancaman Kehilangan Kewarganegaraan

28 Januari 2026

Geliat Partai Baru Gema Bangsa dan Gerakan Rakyat: Harapan Efek Coattail Prabowo dan Anies

28 Januari 2026

Klarifikasi Anwar Usman soal Kehadiran di Sidang MK yang Dikaitkan dengan Sakit Sejak Tahun Lalu

28 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

FA Pantau Insiden Selebrasi Matheus Cunha Usai Kemenangan MU atas Arsenal

30 Januari 2026

Rumah Kos Fasilitas Modern dengan Taman dan Lapangan Olahraga Kian Digemari

29 Januari 2026

Tanda-tanda karir stagnan dan cara keluar dari situasi itu

29 Januari 2026

Pengaruh Tavares: Tetap Rendah Hati Usai Kalahkan PSIM Yogyakarta

29 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?