Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 21 Maret 2026
Trending
  • 7 tips liburan lebaran naik mobil pribadi
  • 5 Benda Jadul 1970-an yang Kini Berharga Jutaan hingga Miliaran
  • 6 Kebiasaan yang Merusak Anggaran Belanja
  • OJK Atur Perwakilan Lembaga Pembiayaan Asing di Indonesia
  • Waktu Berlalu Perlahan
  • Sejarah Barcode: Inovasi Penting yang Mengubah Banyak Sektor
  • Pemerintah Kurangi Produksi Batubara, Ini Dampaknya pada Perusahaan Sektor Batubara
  • Pengemudi Ojol Marah Dituduh Bantu Jambret, Panik Kejar Pencuri Ponsel
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Penghargaan Kemenangan Mesir atas Pantai Gading di Piala Afrika untuk Suporter
Olahraga

Penghargaan Kemenangan Mesir atas Pantai Gading di Piala Afrika untuk Suporter

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover18 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com.CO.ID, JAKARTA — Kapten tim nasional Mesir, Mohamed Salah, menyatakan bahwa kemenangan timnya dalam pertandingan perempat final Piala Afrika 2025 adalah hadiah bagi para suporter. Mesir berhasil memastikan tempat di semifinal setelah mengalahkan juara bertahan Pantai Gading dengan skor 3-2 dalam laga yang berlangsung pada hari Minggu (12/1/2025) dini hari WIB.

Salah menyampaikan bahwa kebahagiaan yang diraih oleh tim selalu ingin dibagikan kepada para penggemar sepak bola Mesir. Ia menekankan bahwa pola pikir seperti ini menjadi dasar dari keyakinan tim untuk memenangkan setiap pertandingan.

“Kami selalu ingin membawa kebahagiaan bagi para suporter Mesir, dan dengan pola pikir seperti ini kami percaya bisa memenangkan setiap pertandingan,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).

Sebagai penyerang sayap Liverpool, Salah menegaskan bahwa setiap pertandingan yang dijalani oleh tim nasional selalu dimaknai sebagai bentuk perjuangan untuk masyarakat Mesir dan seluruh pencinta sepak bola di negaranya. Motivasi tersebut menjadi bahan bakar utama skuad The Pharaohs saat menghadapi Pantai Gading, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan besar Afrika.

Pertandingan yang berlangsung ketat tersebut dimulai dengan penampilan agresif dari Mesir. Omar Marmoush membuka keunggulan Mesir hanya empat menit setelah laga dimulai. Tekanan terus berlanjut hingga Rami Rabia menggandakan keunggulan pada menit ke-32. Pantai Gading sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol bunuh diri Ahmed Fatouh pada menit ke-40.

Memasuki babak kedua, Mesir kembali memperlebar jarak. Mohamed Salah mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52, sekaligus mempertegas peran vitalnya sebagai pemimpin di lapangan. Pantai Gading hanya mampu membalas satu gol melalui Guela Doue pada menit ke-73, tanpa mampu memaksakan laga berlanjut ke babak tambahan.

Salah menyebut bahwa pengalamannya di level tertinggi sepak bola Eropa selalu ia bagikan kepada rekan-rekan setimnya. Ia ingin memastikan setiap pemain memberikan segalanya begitu berada di atas lapangan.

“Saya selalu mengatakan kepada rekan-rekan setim untuk memberikan segalanya ketika mereka melangkah ke lapangan. Itu penting agar kami tidak memiliki penyesalan,” ujar pemain berusia 32 tahun tersebut.

Pelatih timnas Mesir, Hossam Hassan, menilai bahwa kunci kemenangan atas Pantai Gading terletak pada mental para pemain yang memperlakukan laga tersebut seperti sebuah final. Ia mengapresiasi semangat juang anak asuhnya meski masih mengakui adanya kekurangan.

“Saya sangat senang. Para pemain memberikan segalanya dan saya bangga kepada mereka. Memang ada kesalahan yang membuat kami kebobolan dua gol, tetapi kami mampu mencetak tiga gol. Kami akan memperbaiki kekurangan itu untuk pertandingan berikutnya,” kata Hassan.

Mesir akan menghadapi Senegal pada babak semifinal, Kamis (15/1/2025) dini hari WIB. Senegal melangkah ke empat besar setelah mengalahkan Mali dengan skor tipis 1-0.

Pertemuan Mesir dan Senegal akan menjadi ulangan final Piala Afrika 2021. Saat itu, Senegal keluar sebagai juara setelah mengalahkan Mesir lewat adu penalti dengan skor 4-2, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 120 menit.

Mesir tercatat sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala Afrika dengan tujuh gelar juara, masing-masing diraih pada 1957, 1959, 1986, 1998, 2006, 2008, dan 2010. Sementara itu, semifinal lainnya akan mempertemukan Nigeria melawan tuan rumah Maroko, yang juga digelar Kamis dini hari WIB.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tiket Final Four dan Grand Final Proliga 2026 Mulai Dijual, Harga Terendah Rp150 Ribu

20 Maret 2026

Pelatih Persib Bebankan Kekecewaan ke Borneo FC

20 Maret 2026

Menjelang Laga Borneo FC vs Persib, Fabio Minta Khusus

20 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

7 tips liburan lebaran naik mobil pribadi

21 Maret 2026

5 Benda Jadul 1970-an yang Kini Berharga Jutaan hingga Miliaran

21 Maret 2026

6 Kebiasaan yang Merusak Anggaran Belanja

21 Maret 2026

OJK Atur Perwakilan Lembaga Pembiayaan Asing di Indonesia

20 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?