Indonesiadiscover.com.CO.ID, JAKARTA — Kapten tim nasional Mesir, Mohamed Salah, menyatakan bahwa kemenangan timnya dalam pertandingan perempat final Piala Afrika 2025 adalah hadiah bagi para suporter. Mesir berhasil memastikan tempat di semifinal setelah mengalahkan juara bertahan Pantai Gading dengan skor 3-2 dalam laga yang berlangsung pada hari Minggu (12/1/2025) dini hari WIB.
Salah menyampaikan bahwa kebahagiaan yang diraih oleh tim selalu ingin dibagikan kepada para penggemar sepak bola Mesir. Ia menekankan bahwa pola pikir seperti ini menjadi dasar dari keyakinan tim untuk memenangkan setiap pertandingan.
“Kami selalu ingin membawa kebahagiaan bagi para suporter Mesir, dan dengan pola pikir seperti ini kami percaya bisa memenangkan setiap pertandingan,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Sebagai penyerang sayap Liverpool, Salah menegaskan bahwa setiap pertandingan yang dijalani oleh tim nasional selalu dimaknai sebagai bentuk perjuangan untuk masyarakat Mesir dan seluruh pencinta sepak bola di negaranya. Motivasi tersebut menjadi bahan bakar utama skuad The Pharaohs saat menghadapi Pantai Gading, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan besar Afrika.
Pertandingan yang berlangsung ketat tersebut dimulai dengan penampilan agresif dari Mesir. Omar Marmoush membuka keunggulan Mesir hanya empat menit setelah laga dimulai. Tekanan terus berlanjut hingga Rami Rabia menggandakan keunggulan pada menit ke-32. Pantai Gading sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol bunuh diri Ahmed Fatouh pada menit ke-40.
Memasuki babak kedua, Mesir kembali memperlebar jarak. Mohamed Salah mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52, sekaligus mempertegas peran vitalnya sebagai pemimpin di lapangan. Pantai Gading hanya mampu membalas satu gol melalui Guela Doue pada menit ke-73, tanpa mampu memaksakan laga berlanjut ke babak tambahan.
Salah menyebut bahwa pengalamannya di level tertinggi sepak bola Eropa selalu ia bagikan kepada rekan-rekan setimnya. Ia ingin memastikan setiap pemain memberikan segalanya begitu berada di atas lapangan.
“Saya selalu mengatakan kepada rekan-rekan setim untuk memberikan segalanya ketika mereka melangkah ke lapangan. Itu penting agar kami tidak memiliki penyesalan,” ujar pemain berusia 32 tahun tersebut.
Pelatih timnas Mesir, Hossam Hassan, menilai bahwa kunci kemenangan atas Pantai Gading terletak pada mental para pemain yang memperlakukan laga tersebut seperti sebuah final. Ia mengapresiasi semangat juang anak asuhnya meski masih mengakui adanya kekurangan.
“Saya sangat senang. Para pemain memberikan segalanya dan saya bangga kepada mereka. Memang ada kesalahan yang membuat kami kebobolan dua gol, tetapi kami mampu mencetak tiga gol. Kami akan memperbaiki kekurangan itu untuk pertandingan berikutnya,” kata Hassan.
Mesir akan menghadapi Senegal pada babak semifinal, Kamis (15/1/2025) dini hari WIB. Senegal melangkah ke empat besar setelah mengalahkan Mali dengan skor tipis 1-0.
Pertemuan Mesir dan Senegal akan menjadi ulangan final Piala Afrika 2021. Saat itu, Senegal keluar sebagai juara setelah mengalahkan Mesir lewat adu penalti dengan skor 4-2, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 120 menit.
Mesir tercatat sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala Afrika dengan tujuh gelar juara, masing-masing diraih pada 1957, 1959, 1986, 1998, 2006, 2008, dan 2010. Sementara itu, semifinal lainnya akan mempertemukan Nigeria melawan tuan rumah Maroko, yang juga digelar Kamis dini hari WIB.



