Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 28 April 2026
Trending
  • Klinik gigi terkini di BSD City tawarkan perawatan digital canggih
  • 10 Tempat Wisata Malam Purwokerto yang Wajib Dikunjungi
  • Live Streaming Persiba Balikpapan vs PSS Sleman di Championship dan Skor Langsung
  • Sosok dan Kekayaan SF Hariyanto, Plt Gubernur Riau Ditantang Emak-emak Lintas Jalan, Sakaratul Maut
  • Pembunuhan Kakek 4 Cucu di Simokerto: Dendam Akibat Ucapan Korban ke Anaknya
  • Terminal Karimun Angkat Bicara Terkait Sanksi UE terhadap Rusia
  • DXI 2026 Dorong Wisata Bahari dan Petualangan, Destinasi Baru Jadi Incaran
  • Hasil FP1 Moto3 Veda Ega Pratama di MotoGP Spanyol 2026, Klasemen Terkini Circuit Jerez
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Pembunuhan Kakek 4 Cucu di Simokerto: Dendam Akibat Ucapan Korban ke Anaknya
Hukum

Pembunuhan Kakek 4 Cucu di Simokerto: Dendam Akibat Ucapan Korban ke Anaknya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengakuan Pelaku Penusukan di Surabaya

AR (45) alias ‘Man’, pelaku penusukan terhadap MJ (59), memberikan pengakuan mengenai perbuatan yang dilakukannya. Dalam video unggahan akun IG @jatanrassurabaya, AR mengungkapkan bahwa ia merasa sakit hati karena korban diduga ingin melecehkan anggota keluarganya.

Lokasi dan Waktu Kejadian

Kejadian tersebut terjadi di gang permukiman padat Jalan Pragoto II, Simolawang, Simokerto, Surabaya, pada Kamis (23/4/2026). Pelaku AR mengaku telah menusuk korban di tiga titik tubuh, yaitu leher sisi kiri, dada sisi kanan, dan kepala sisi kanan. Ia menunjukkan posisi luka tusukan saat diinterogasi oleh penyidik polisi.

“Leher kiri, dada kanan, kepala, iya (ada 3 titik luka tusukan),” ujarnya dalam video tersebut.

Alasan Menghabisi Nyawa Korban

Menurut AR, alasan utamanya adalah rasa sakit hati karena korban diduga ingin melecehkan anaknya. Anak AR sudah menikah dan suaminya sedang berada di luar kota. Hal ini membuat AR merasa sangat marah dan tidak bisa menerima.

“Ya dia kurang ajar pak, dia mau tiduri anak saya, anak saya punya suami, suaminya itu ada di luar kota, gitu. Saya sakit hati pak. Teganya kok berbuat kayak gitu, gitu pak,” katanya.

Persembunyian dan Penangkapan

Setelah melakukan aksinya, AR kabur dari Surabaya dan memilih bersembunyi di rumah kerabatnya di Kabupaten Sampang. Ia mengatakan bahwa setelah menikam korban, ia langsung berkemas dan melarikan diri ke Madura.

Pelaku AR ditangkap oleh Tim Jatanras Polrestabes Surabaya di tempat persembunyiannya di Kabupaten Sampang, Jatim, pada Jumat (24/4/2026) dini hari. Barang bukti yang disita antara lain satu jaket hoodie denim lengan panjang warna biru muda dan putih, serta topi berwarna hitam. Selain itu, pisau gaucho tradisional atau pisau potong daging beserta sarung pelindungnya berwarna cokelat juga diamankan.

Latar Belakang Pelaku

Berdasarkan catatan polisi, AR merupakan salah satu orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) penadah motor curian. Selain itu, AR juga merupakan residivis karena pernah terlibat kasus peredaran narkotika hingga menjalani vonis pidana penjara delapan tahun, dan baru bebas pada 2023 silam.

Komentar dari Keluarga Korban

Adik sepupu korban, Iwan (34), menceritakan sosok Man yang menjadi terduga pelaku utama dalam kasus penusukan terhadap korban. Menurut Iwan, Man dikenal sebagai teman tongkrongan korban. Bahkan, sering kali Man berkunjung ke rumah ibunda korban di Jalan Pragoto II.

Iwan juga mengungkap bahwa ia sempat melihat sosok Man pada hari kejadian, Kamis (23/4/2026). Saat itu, ia sedang memandikan burung peliharaannya di teras depan rumah. Ia melihat kedua pelaku berjalan cepat menuju ke pintu gerbang gang. Namun, pada saat itu, ia belum mengetahui bahwa kedua pelaku baru saja terlibat cekcok dan berujung pada pembunuhan.

Pada suatu momen, istrinya berteriak-teriak karena mendengar kabar dari tetangga bahwa sang kakak ipar terkapar dengan luka tusuk pada tubuh bagian atas. Iwan langsung berlari menuju lokasi kejadian dan bertanya kepada para tetangga tentang peristiwa yang dialami korban.

Tanggapan dari Kepolisian

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, mengatakan bahwa satu orang pelaku berinisial AR merupakan eksekutor penusukan terhadap korban. “Alhamdulillah sudah tertangkap dalam waktu 1 x 24 jam. Berkat doa dan bantuan masyarakat,” ujarnya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Anaknya Rudapaksa Guru, Orang Tua Siswa SMA 1 Purwakarta Menyesal

28 April 2026

Jalan Panjang Korban Pelecehan Mengungkap Ahmad Al Misry

28 April 2026

Kronologi Pelaku Curanmor Tewas Dikeroyok, 3 Pelaku Ditangkap Polres Lampung Tengah

28 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klinik gigi terkini di BSD City tawarkan perawatan digital canggih

28 April 2026

10 Tempat Wisata Malam Purwokerto yang Wajib Dikunjungi

28 April 2026

Live Streaming Persiba Balikpapan vs PSS Sleman di Championship dan Skor Langsung

28 April 2026

Sosok dan Kekayaan SF Hariyanto, Plt Gubernur Riau Ditantang Emak-emak Lintas Jalan, Sakaratul Maut

28 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?