Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 1 April 2026
Trending
  • 8 Idola Kpop Perempuan Non-Korea yang Jadi Visual Grup, Termasuk Tzuyu TWICE
  • Live pertandingan Tornado FC vs PSS Sleman, susunan pemain Super Elja untuk puncak klasemen timur
  • Tiga Analis Arab-Turki: Mengapa Program Nuklir Iran Lebih Menakutkan Daripada Irak dan Libya
  • KPPU Denda 97 Startup Pinjaman Online Rp755 Miliar, AFPI Akan Ajukan Banding
  • Investasi Emas atau Reksa Dana, Mana yang Lebih Aman?
  • Vivo X300 Ultra Siap Mengguncang Pasar dengan Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh
  • Kasus dugaan pelecehan seksual seniman Sukoharjo terus berjalan, hasil visum diserahkan ke polisi
  • 6 cara memilih bingkai foto yang sempurna untuk dekorasi rumah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pembaruan kasus kematian Lula Lahfa: Polisi periksa Reza Arap pada Senin 26 Januari 2026
Nasional

Pembaruan kasus kematian Lula Lahfa: Polisi periksa Reza Arap pada Senin 26 Januari 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kronologi Kematian Lula Lahfah

Kasus kematian selebgram Lula Lahfah yang ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, menjadi perhatian publik. Polisi sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut dan telah memanggil sejumlah pihak terkait, termasuk Reza Arap, kekasih Lula.

Peristiwa Pada Kamis (22/1/2026) Malam

Pada hari Kamis (22/1/2026), Lula pulang ke apartemennya sekitar pukul 22.00 WIB. Ia masuk ke kamar dan tidak keluar selama beberapa jam. Dari informasi yang diperoleh, korban memiliki riwayat penyakit batu ginjal dan asam lambung akut. Hal ini menjadi salah satu faktor yang diperiksa oleh polisi dalam penyelidikan kasus ini.

Peristiwa Pada Jumat (23/1/2026) Dini Hari

Pada pukul 02.00 WIB, asisten rumah tangga (ART) mendengar suara erangan dari kamar Lula. Namun, tidak ada respons dari korban. Kejadian ini menunjukkan bahwa Lula mungkin sedang mengalami kesulitan kesehatan pada malam itu.

Peristiwa Pada Jumat (23/1/2026) Pagi-Sore

Pada pagi hari, ART mencoba mengetuk pintu kamar namun tidak ada respons. Hingga sore hari, ART menghubungi keluarga dan pihak apartemen untuk membuka kamar yang terkunci dari dalam. Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa Lula dalam kondisi tidak sadar dan tidak merespons.

Penemuan Jenazah

Lula ditemukan meninggal dunia pada pukul 17.50 WIB dalam posisi telentang di kasur, mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan luar dokter di RS Fatmawati juga tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan.

Pemeriksaan Terhadap Reza Arap dan Rekan Dekat

Polisi telah memanggil Reza Arap, kekasih Lula, untuk dimintai keterangan. Pemeriksaan dilakukan hari ini, Senin (26/1/2026), di Polres Metro Jakarta Selatan. Selain Reza Arap, polisi juga akan memanggil sejumlah sahabat dekat Lula Lahfah untuk dimintai keterangan. Meski belum ada detail nama-nama yang akan diperiksa, polisi menyatakan bahwa mereka akan hadir di lokasi kejadian.

Fokus Pemeriksaan

Polisi akan meminta keterangan terkait sejumlah aspek, termasuk riwayat kesehatan Lula sebelum ditemukan meninggal dunia. Selain itu, pihak kepolisian juga masih melakukan analisis CCTV di lokasi kejadian untuk melihat rentang waktu kejadian sebelum Lula ditemukan meninggal dunia.

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan pada tubuh Lula. Dokter yang meriksa jenazah juga menyatakan bahwa tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan. Namun, hasil uji laboratorium masih menunggu untuk memastikan penyebab pasti kematian Lula.

Analisa CCTV

Selain pemeriksaan saksi-saksi, polisi juga melakukan analisis rekaman CCTV di lokasi kejadian. Tujuan dari analisis ini adalah untuk melihat timeline kejadian sebelum Lula ditemukan meninggal dunia. Saat ini, penyelidik masih dalam proses mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa saksi-saksi.

Lula Lahfah Terkunci dari Dalam Kamar

Polisi mengungkap bahwa Lula Lahfah ditemukan dalam kondisi terkunci dari dalam kamar. Saksi pertama merasa curiga dan khawatir karena korban tidak merespons. Setelah pintu berhasil dibuka, saksi bersama pihak manajemen apartemen masuk ke dalam kamar dan menemukan Lula dalam posisi terlentang dengan mulut terbuka dan warna kebiruan.

Penemuan Obat-obatan di Lokasi Kejadian

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). Hal ini menjadi salah satu fokus penyelidikan polisi.

Jenazah Lula Lahfah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati pada pukul 21.20 WIB menggunakan ambulans untuk dilakukan visum lebih lanjut.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Investasi Emas atau Reksa Dana, Mana yang Lebih Aman?

1 April 2026

Tiga Analis Arab-Turki: Mengapa Program Nuklir Iran Lebih Menakutkan Daripada Irak dan Libya

1 April 2026

KPPU Denda 97 Startup Pinjaman Online Rp755 Miliar, AFPI Akan Ajukan Banding

1 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

8 Idola Kpop Perempuan Non-Korea yang Jadi Visual Grup, Termasuk Tzuyu TWICE

1 April 2026

Live pertandingan Tornado FC vs PSS Sleman, susunan pemain Super Elja untuk puncak klasemen timur

1 April 2026

Tiga Analis Arab-Turki: Mengapa Program Nuklir Iran Lebih Menakutkan Daripada Irak dan Libya

1 April 2026

KPPU Denda 97 Startup Pinjaman Online Rp755 Miliar, AFPI Akan Ajukan Banding

1 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?