Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Saturday, 17 October 2026
Trending
  • Opini: Dari kenangan menuju aksi – menghidupi pesan Paus Yohanes Paulus II di Flores
  • Pengakuan Jenderal Bintang Tiga dalam Pusaran Korupsi Lahan BUMD
  • Baru mulai! Promo Alfamidi hemat satu pekan, Buavita cuma Rp8.400
  • Cara menggunakan WhatsApp Web di laptop, mulai dari login hingga mengatur profil
  • iPhone 18 Pro dan Pro Max dirilis, kamera ekstra canggih dan baterai lebih tahan lama
  • Cerita pelatih soal penyerangan bus Persib Bandung di Tol Bandung, tak sengaja parkir depan suporter
  • Injil Katolik misa hari ini Kamis 10 September 2026 dan Mazmur tanggapan
  • Fitur rahasia One UI 9, begini cara blokir internet aplikasi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Pak Syah Wardi Uji Materiil ke MK, Usulan Pencabutan SIM C/A untuk Perokok Diusulkan
Ragam

Pak Syah Wardi Uji Materiil ke MK, Usulan Pencabutan SIM C/A untuk Perokok Diusulkan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Uji Materiil terhadap Regulasi SIM dan Perokok yang Mengemudi

Seorang warga negara Indonesia bernama Syah Wardi telah mengajukan uji materiil terhadap dua pasal dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Permohonan ini bertujuan untuk meminta perubahan aturan yang dianggap tidak jelas dan kurang efektif dalam melindungi keselamatan pengguna jalan, khususnya bagi pengemudi yang merokok saat berkendara.

Pendahuluan Permohonan Uji Materiil

Permohonan Syah Wardi teregistrasi dengan nomor 13/PUU-XXIV/2026. Dalam permohonannya, ia menyatakan bahwa norma dalam Pasal 106 ayat (1) dan Pasal 283 UU LLAJ belum memberikan kejelasan hukum yang cukup untuk mencegah tindakan-tindakan berbahaya seperti merokok saat mengemudi.

Menurut Syah Wardi, frasa “penuh konsentrasi” dalam Pasal 106 ayat (1) dianggap terlalu abstrak dan tidak disertai penjelasan limitatif. Hal ini menyebabkan penafsiran yang berbeda-beda oleh aparat penegak hukum, sehingga pengemudi yang merokok sering kali tidak mendapatkan sanksi secara konsisten.

Isi Permohonan dan Petitum

Dalam permohonannya, Syah Wardi menawarkan beberapa petisi atau petitum yang ingin dijadikan dasar bagi MK untuk mengambil keputusan. Berikut adalah tujuh poin utama dari permohonan tersebut:

  1. Mengabulkan seluruh permohonan

    Syah Wardi meminta MK mengabulkan permohonannya sepenuhnya, termasuk dalam hal-hal yang berkaitan dengan ketidakjelasan aturan dan perlindungan hak konstitusional warga negara.

  2. Menyatakan Pasal 106 Ayat (1) Tidak Sesuai dengan UUD 1945

    Pasal ini dinilai bertentangan dengan UUD 1945 karena tidak menjelaskan secara tegas bahwa kewajiban mengemudi dengan wajar dan penuh konsentrasi melarang setiap perbuatan yang mengganggu keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan pengguna jalan lainnya, termasuk merokok saat berkendara.

  3. Menyatakan Pasal 283 Tidak Memiliki Kekuatan Hukum Mengikat

    Syah Wardi menilai bahwa Pasal 283 tidak memenuhi standar hukum yang diperlukan, terutama dalam hal besaran denda dan masa kurungan yang diberikan kepada pelanggar yang merokok saat berkendara.

  4. Memperkuat Sanksi Tambahan

    Selain sanksi pidana, Syah Wardi meminta adanya sanksi tambahan seperti kerja sosial atau pencabutan SIM bagi pengemudi yang terbukti merokok saat berkendara.

  5. Meningkatkan Perlindungan Hukum

    Ia menegaskan bahwa pemberian sanksi tambahan dan pemaknaan maksimal dalam penegakan hukum merupakan cara untuk melindungi warga negara dari ancaman fisik akibat residu pembakaran rokok.

  6. Mengingatkan Negara atas Kewajibannya

    Syah Wardi menyoroti bahwa kegagalan negara dalam memberikan sanksi yang berat terhadap perilaku merokok saat berkendara dapat dianggap sebagai pengabaian terhadap hak hidup dan rasa aman warga negara.

  7. Memerintahkan Pemuatan Putusan dalam Berita Negara

    Terakhir, ia meminta agar putusan MK dicantumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Reaksi dan Dampak

Permohonan ini telah menarik perhatian publik dan kalangan ahli hukum. Banyak yang menilai bahwa regulasi yang ada saat ini masih membutuhkan revisi untuk menciptakan lingkungan jalan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna.

Selain itu, isu ini juga menjadi topik diskusi dalam berbagai media dan forum diskusi. Beberapa ahli hukum menilai bahwa jika MK menyetujui permohonan Syah Wardi, maka regulasi terkait SIM dan larangan merokok saat berkendara akan menjadi lebih jelas dan efektif.

Kesimpulan

Permohonan uji materiil yang diajukan oleh Syah Wardi menunjukkan pentingnya revisi regulasi yang tidak jelas dan tidak efektif. Dengan adanya langkah-langkah seperti pencabutan SIM atau sanksi tambahan, diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya merokok saat berkendara serta memastikan keselamatan pengguna jalan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Cara menggunakan WhatsApp Web di laptop, mulai dari login hingga mengatur profil

17 October 2026

Fitur rahasia One UI 9, begini cara blokir internet aplikasi

16 October 2026

Ajang MotoGP Mandalika 2026 ikut dongkrak omzet UMKM Lombok

16 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Opini: Dari kenangan menuju aksi – menghidupi pesan Paus Yohanes Paulus II di Flores

17 October 2026

Pengakuan Jenderal Bintang Tiga dalam Pusaran Korupsi Lahan BUMD

17 October 2026

Baru mulai! Promo Alfamidi hemat satu pekan, Buavita cuma Rp8.400

17 October 2026

Cara menggunakan WhatsApp Web di laptop, mulai dari login hingga mengatur profil

17 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?