Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 28 Februari 2026
Trending
  • Alasan Inara Rusli Minta Penundaan Penyidikan Kasus Perselingkuhan, Kritik Bukti CCTV
  • Hasil PSS Sleman vs Persipura Jayapura 1-0, Barito Putera di Posisi 3 Babak Final
  • 3 Zodiak Ini Siap Mencapai Puncak Kesuksesan Mulai 23 Februari 2026
  • Panduan emas untuk pemula: aman, mudah, untung
  • Promo Ramadan 1447 H: Harga Sirup Marjan di Alfamart dan Indomaret Hari Ini
  • Masa depan cerah menanti 3 zodiak ini setelah 19 Februari 2026
  • Siapkan Ribuan Tiket, Ini Cara Daftar Mudik Gratis Pemprov Jabar 2026
  • Uji Coba MotoGP 2026 – Kata Marc Marquez Usai Jatuh Lagi Akibat Virus
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Pagu Rp6 Triliun 2026, Otorita IKN Lantik 3 Bendahara Pengeluaran
Politik

Pagu Rp6 Triliun 2026, Otorita IKN Lantik 3 Bendahara Pengeluaran

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com

JAKARTA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah resmi mendapatkan bekal anggaran sebesar Rp6 triliun untuk melanjutkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada Tahun Anggaran (TA) 2026.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) OIKN TA 2026 turun. Besaran pagu ini menjadi indikasi bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk mempercepat pengembangan proyek strategis tersebut.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa alokasi anggaran tersebut akan digunakan untuk menjalankan berbagai program dan kegiatan pembangunan yang telah direncanakan. Tujuannya adalah memastikan keberlanjutan infrastruktur dan ekosistem kota.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk membelanjakan uang negara dengan sebaik-baiknya. Agar betul-betul dimaknai amanah ini dan hindarkan diri dari conflict of interest,” tegas Basuki dalam keterangan resminya.

Merespons kucuran dana segar tersebut, OIKN menunjuk sejumlah pejabat perbendaharaan di lingkungan OIKN. Langkah ini dilakukan guna memastikan penyerapan anggaran dapat langsung dilakukan sejak awal tahun dengan tata kelola yang akuntabel.

Secara terperinci, OIKN telah menetapkan:

  • 6 kepala satuan kerja
  • 24 pejabat pembuat komitmen (PPK)
  • 5 pejabat penandatangan surat perintah membayar (PPSPM)
  • serta 3 bendahara pengeluaran yang akan mengawal aliran dana Rp6 triliun tersebut.

Sejalan dengan hal itu, OIKN optimistis pelaksanaan proyek pada 2026 akan berjalan jauh lebih efektif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pembangunan IKN pada tahun ini diproyeksikan tidak hanya menyasar pada infrastruktur dasar, tetapi juga mulai menyentuh aspek manfaat nyata bagi masyarakat luas demi menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di jantung Indonesia.

“Otorita IKN optimistis pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan Ibu Kota Nusantara pada tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Strategi Pengelolaan Anggaran yang Terencana

Untuk memastikan penggunaan dana yang optimal, OIKN telah menyiapkan struktur pengelolaan anggaran yang terdiri dari berbagai jabatan fungsional. Setiap posisi memiliki peran penting dalam memastikan proses administrasi dan keuangan berjalan dengan baik.

Berikut rincian struktur pengelolaan anggaran:

  • Kepala Satuan Kerja – Bertugas mengkoordinasi seluruh kegiatan pembangunan di bawah naungan OIKN. Mereka bertanggung jawab atas pelaksanaan rencana kerja dan pengawasan realisasi proyek.
  • Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) – Memiliki wewenang untuk menandatangani kontrak dan menetapkan komitmen anggaran terhadap pihak ketiga.
  • Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM) – Bertanggung jawab atas pengajuan pembayaran kepada pihak pelaksana proyek sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Bendahara Pengeluaran – Mengelola arus dana secara langsung, termasuk pengambilan dan pencairan anggaran sesuai kebutuhan proyek.

Dengan struktur ini, OIKN berharap proses pengelolaan anggaran dapat berjalan transparan, akuntabel, dan efisien. Hal ini juga menjadi langkah untuk mencegah potensi penyimpangan atau penyalahgunaan dana.

Fokus pada Manfaat Nyata Bagi Masyarakat

Selain infrastruktur dasar, pembangunan IKN pada 2026 akan berfokus pada aspek yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Proyek ini tidak hanya sekadar membangun gedung-gedung atau jalan-jalan, tetapi juga menciptakan ruang yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

Beberapa aspek yang akan diperhatikan antara lain:

  • Peningkatan kualitas layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, dan transportasi.
  • Pengembangan ekonomi lokal melalui pelibatan masyarakat setempat dalam berbagai proyek.
  • Pembangunan fasilitas umum yang dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup penduduk.

Dengan fokus ini, IKN Nusantara diharapkan menjadi model kota modern yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Selain itu, IKN juga akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mendorong perkembangan wilayah tengah Indonesia.

Tantangan dan Harapan

Meskipun anggaran sudah disiapkan, OIKN tetap menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan proyek. Diantaranya adalah koordinasi antar lembaga, pengelolaan sumber daya manusia, dan pemenuhan standar kualitas. Namun, dengan komitmen dan rencana yang matang, OIKN optimis proyek IKN Nusantara dapat berjalan lancar.

Tidak hanya itu, OIKN juga berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, media, dan lembaga swadaya masyarakat, agar proyek ini dapat mencapai tujuan yang diharapkan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Natalius Pigai Sebut Penolak MBG Lawan HAM, Ketua BEM UGM: Argumen Tidak Tepat

27 Februari 2026

PKB: Setahun Pramono–Rano Lebih Banyak Persepsi Daripada Solusi

27 Februari 2026

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Pariaman: Puasa Nyaman dan Ngabuburit di Pantai

27 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Alasan Inara Rusli Minta Penundaan Penyidikan Kasus Perselingkuhan, Kritik Bukti CCTV

28 Februari 2026

Hasil PSS Sleman vs Persipura Jayapura 1-0, Barito Putera di Posisi 3 Babak Final

28 Februari 2026

3 Zodiak Ini Siap Mencapai Puncak Kesuksesan Mulai 23 Februari 2026

28 Februari 2026

Panduan emas untuk pemula: aman, mudah, untung

28 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?