Indonesiadiscover.com
Di era di mana satu kalimat singkat di WhatsApp seringkali dianggap cukup untuk menyampaikan perasaan, masih ada sekelompok orang yang memilih metode komunikasi yang lebih tradisional: mengangkat telepon dan berbicara langsung. Bagi sebagian orang, menelepon terasa merepotkan, terlalu personal, bahkan mengganggu. Namun bagi mereka yang melakukannya, panggilan suara justru terasa lebih jujur, hangat, dan bermakna.
Dari sudut pandang psikologi, kebiasaan ini bukan sekadar soal preferensi komunikasi. Ini bisa menjadi cerminan dari kepribadian yang lebih dalam. Orang-orang yang lebih memilih menelepon daripada mengetik pesan teks sering kali memiliki pola pikir, emosi, dan nilai sosial yang khas.
Menurut penelitian psikologis, terdapat delapan ciri kepribadian yang umumnya dimiliki oleh mereka yang lebih suka berkomunikasi melalui panggilan suara:
Lebih Menghargai Hubungan Personal
Mereka cenderung lebih memprioritaskan hubungan yang lebih dalam dan berkualitas. Bagi mereka, komunikasi melalui suara memberikan kesan bahwa percakapan tersebut lebih “nyata” dan penuh makna dibandingkan dengan pesan teks yang bisa terkesan dingin atau tidak tulus.Mengutamakan Kejujuran dan Transparansi
Menelepon memungkinkan mereka untuk menyampaikan perasaan secara langsung tanpa adanya kesempatan untuk menyembunyikan atau memperbaiki kata-kata. Hal ini membuat mereka merasa lebih jujur dan terbuka dalam berbicara.Memiliki Keterampilan Emosional yang Tinggi
Orang yang lebih suka berbicara melalui telepon biasanya lebih mampu membaca dan merespons emosi orang lain. Mereka juga lebih mudah mengenali nada suara, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh saat berkomunikasi secara langsung.Lebih Suka Interaksi Langsung
Mereka cenderung tidak nyaman dengan komunikasi yang tidak langsung. Bagi mereka, menelepon adalah cara terbaik untuk membangun koneksi yang lebih kuat dan saling memahami.Menghindari Kesalahpahaman
Pesan teks bisa mudah ditafsirkan secara salah karena kurangnya konteks non-verbal. Dengan menelepon, mereka dapat menjelaskan maksud mereka dengan lebih jelas dan menghindari kesalahpahaman yang bisa terjadi.Lebih Terbuka pada Diskusi Mendalam
Komunikasi melalui telepon memungkinkan mereka untuk berbicara lebih lama dan mendiskusikan topik yang kompleks. Mereka lebih nyaman dalam menggali topik lebih dalam dibandingkan dengan pesan singkat yang hanya memberikan informasi terbatas.Menghargai Keberagaman dalam Komunikasi
Mereka tidak menganggap satu metode komunikasi sebagai yang terbaik. Justru, mereka memahami bahwa setiap orang memiliki gaya komunikasi yang berbeda, dan menelepon adalah salah satu cara yang efektif untuk membangun hubungan.Lebih Tertarik pada Keintiman
Menelepon memberikan pengalaman yang lebih personal dan intim. Bagi mereka, suara seseorang adalah bagian penting dari identitas dan emosi, sehingga mereka lebih memilih metode ini untuk menjaga hubungan yang lebih dekat.
Dengan semakin banyaknya metode komunikasi digital, tetap saja ada ruang bagi komunikasi langsung. Bagi sebagian orang, menelepon bukan hanya sekadar kebiasaan, tapi juga cara untuk tetap menjaga kualitas hubungan manusia yang lebih dalam.



