Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 28 Januari 2026
Trending
  • Shin Tae Yong Bocorkan Tekanan dan Konflik di Balik Layar Timnas dalam Podcast
  • Serangan Tawon Tewaskan Pasangan: Suami Tewas di Kebun, Istri Meninggal Beberapa Jam Kemudian
  • Pekan Depan, Kemenhub Uji Coba Penegakan Hukum ODOL di 5 Lokasi
  • OJK Tanggapi Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
  • Top Skor Proliga 2026: LavAni Bintang Asing Ciptakan Kejutan, Megawati di Urutan Enam dengan 97 Poin
  • Dua Wanita dan Satu Pria Tersesat di Sukasada, Suami Tunggu Dua Hari di Rumah
  • Arsenal Kalah dari Man United, Rekor 20 Tahun Liga Inggris Chelsea Tetap Aman
  • Akhyana Kehilangan Motor Kesayangannya di Plumbon
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda ยป Orang yang Lebih Suka Telepon Daripada SMS Punya 8 Ciri Kepribadian Ini, Menurut Psikologi
Teknologi

Orang yang Lebih Suka Telepon Daripada SMS Punya 8 Ciri Kepribadian Ini, Menurut Psikologi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com

Di era di mana satu kalimat singkat di WhatsApp seringkali dianggap cukup untuk menyampaikan perasaan, masih ada sekelompok orang yang memilih metode komunikasi yang lebih tradisional: mengangkat telepon dan berbicara langsung. Bagi sebagian orang, menelepon terasa merepotkan, terlalu personal, bahkan mengganggu. Namun bagi mereka yang melakukannya, panggilan suara justru terasa lebih jujur, hangat, dan bermakna.

Dari sudut pandang psikologi, kebiasaan ini bukan sekadar soal preferensi komunikasi. Ini bisa menjadi cerminan dari kepribadian yang lebih dalam. Orang-orang yang lebih memilih menelepon daripada mengetik pesan teks sering kali memiliki pola pikir, emosi, dan nilai sosial yang khas.

Menurut penelitian psikologis, terdapat delapan ciri kepribadian yang umumnya dimiliki oleh mereka yang lebih suka berkomunikasi melalui panggilan suara:

  • Lebih Menghargai Hubungan Personal

    Mereka cenderung lebih memprioritaskan hubungan yang lebih dalam dan berkualitas. Bagi mereka, komunikasi melalui suara memberikan kesan bahwa percakapan tersebut lebih “nyata” dan penuh makna dibandingkan dengan pesan teks yang bisa terkesan dingin atau tidak tulus.

  • Mengutamakan Kejujuran dan Transparansi

    Menelepon memungkinkan mereka untuk menyampaikan perasaan secara langsung tanpa adanya kesempatan untuk menyembunyikan atau memperbaiki kata-kata. Hal ini membuat mereka merasa lebih jujur dan terbuka dalam berbicara.

  • Memiliki Keterampilan Emosional yang Tinggi

    Orang yang lebih suka berbicara melalui telepon biasanya lebih mampu membaca dan merespons emosi orang lain. Mereka juga lebih mudah mengenali nada suara, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh saat berkomunikasi secara langsung.

  • Lebih Suka Interaksi Langsung

    Mereka cenderung tidak nyaman dengan komunikasi yang tidak langsung. Bagi mereka, menelepon adalah cara terbaik untuk membangun koneksi yang lebih kuat dan saling memahami.

  • Menghindari Kesalahpahaman

    Pesan teks bisa mudah ditafsirkan secara salah karena kurangnya konteks non-verbal. Dengan menelepon, mereka dapat menjelaskan maksud mereka dengan lebih jelas dan menghindari kesalahpahaman yang bisa terjadi.

  • Lebih Terbuka pada Diskusi Mendalam

    Komunikasi melalui telepon memungkinkan mereka untuk berbicara lebih lama dan mendiskusikan topik yang kompleks. Mereka lebih nyaman dalam menggali topik lebih dalam dibandingkan dengan pesan singkat yang hanya memberikan informasi terbatas.

  • Menghargai Keberagaman dalam Komunikasi

    Mereka tidak menganggap satu metode komunikasi sebagai yang terbaik. Justru, mereka memahami bahwa setiap orang memiliki gaya komunikasi yang berbeda, dan menelepon adalah salah satu cara yang efektif untuk membangun hubungan.

  • Lebih Tertarik pada Keintiman

    Menelepon memberikan pengalaman yang lebih personal dan intim. Bagi mereka, suara seseorang adalah bagian penting dari identitas dan emosi, sehingga mereka lebih memilih metode ini untuk menjaga hubungan yang lebih dekat.

Dengan semakin banyaknya metode komunikasi digital, tetap saja ada ruang bagi komunikasi langsung. Bagi sebagian orang, menelepon bukan hanya sekadar kebiasaan, tapi juga cara untuk tetap menjaga kualitas hubungan manusia yang lebih dalam.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Laptop Toshiba Terbaik 2026 untuk Mahasiswa Desain: Kreativitas Tak Terbatas, Harga Cerdas

26 Januari 2026

Tampil Mewah! Yamaha NMAX Turbo Texmax 2026, Skutik Hitam Sporty

26 Januari 2026

Yamaha Perkenalkan TMAX Edisi Spesial dengan Jajaran Maxi Elegan dari XMax hingga NMax

26 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Shin Tae Yong Bocorkan Tekanan dan Konflik di Balik Layar Timnas dalam Podcast

28 Januari 2026

Serangan Tawon Tewaskan Pasangan: Suami Tewas di Kebun, Istri Meninggal Beberapa Jam Kemudian

28 Januari 2026

Pekan Depan, Kemenhub Uji Coba Penegakan Hukum ODOL di 5 Lokasi

28 Januari 2026

OJK Tanggapi Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald

28 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?