Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 7 Maret 2026
Trending
  • Kalender Februari 2026: 16 Februari Libur Bersama Imlek
  • 4 Berita Terpopuler Sumbar: Erupsi Gunung Marapi, Kondisi Jemaah Umrah Saat Perang Israel-AS vs Iran
  • Suporter Persib Bandung Serbu Jakarta Usai Hasil Imbang, Respons Menggelitik
  • Rekomendasi Headset Bluetooth Terbaik untuk Pembelian Promo Ramadhan di Blibli!
  • Jadwal Kapal Pelni Lebaran 2026: Rute dan Tanggal Keberangkatan Lengkap
  • Honda CRF150L 2026 Siap Mengarungi Medan Berat dengan Performa Tangguh dan Fleksibel
  • Siklus 28 Hari Wanita, Mengapa Perasaanmu Berubah-ubah?
  • Ramalan Shio Lengkap 4 Maret 2026: Cinta, Karier, dan Nomor Keberuntungan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Meski Pendapatan Turun, Jasa Marga Pertahankan Laba Inti Stabil
Ekonomi

Meski Pendapatan Turun, Jasa Marga Pertahankan Laba Inti Stabil

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pendapatan JSMR Turun, Tapi Laba Inti Tetap Stabil

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan kinerja keuangan yang cukup stabil di tengah penurunan pendapatan sepanjang tahun 2025. Meskipun total pendapatan perseroan turun 5,87% secara tahunan menjadi Rp 29,89 triliun dari Rp 31,75 triliun pada tahun sebelumnya, laba inti atau core profit tetap stabil di angka Rp 3,7 triliun.

Pendapatan JSMR terdiri dari beberapa segmen. Segmen pendapatan tol mengalami pertumbuhan sebesar 5,4% menjadi Rp 18,15 triliun, sementara segmen pendapatan konstruksi menurun 22,59% menjadi Rp 10,07 triliun. Sementara itu, segmen pendapatan usaha lainnya naik 9,66% menjadi Rp 1,65 triliun.

Selain itu, EBITDA JSMR meningkat menjadi Rp 13,3 triliun, dengan margin EBITDA sebesar 67,0%. Hal ini menunjukkan efisiensi operasional dan kemampuan perusahaan dalam menjaga kinerja keuangan meski menghadapi tekanan dari berbagai aspek.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan bahwa stabilitas core profit tidak terlepas dari pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA serta keberhasilan perseroan dalam menurunkan beban keuangan secara konsolidasi sebesar 10,5% YoY. Penurunan beban keuangan tersebut berasal dari aksi korporasi equity financing di PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) yang dilakukan pada Kuartal IV Tahun 2024.

Strategi ini memperkuat kapasitas keuangan dan meningkatkan fleksibilitas pendanaan JSMR. Selain itu, efek positif dari langkah tersebut terlihat dari peningkatan rasio solvabilitas di tahun 2025. Interest Coverage Ratio (ICR) meningkat menjadi 3,7x, sedangkan rasio Interest Bearing Debt to Total Equity (DER) terjaga pada level yang sangat sehat, yaitu 1,2x.

Meskipun kinerja keuangan cukup baik, ada beberapa faktor yang memengaruhi laba bersih JSMR. Laba bruto JSMR tercatat sebesar Rp 11,78 triliun di 2025, naik 4,2% YoY dari Rp 11,3 triliun di 2024. Namun, kenaikan pos pajak dan rugi yang belum direalisasikan dari aset keuangan lainnya membuat laba bersih menjadi Rp 3,65 triliun di 2025, turun 19,26% YoY dari Rp 4,53 triliun di 2024.

Peran JSMR sebagai Market Leader

JSMR masih memegang posisi market leader di industri jalan tol nasional. Sampai akhir 2025, total panjang jalan tol yang telah beroperasi sepanjang 1.294 KM dari total konsesi sepanjang 1.736 KM yang dikelola oleh perseroan. Angka ini merepresentasikan 42% dari total jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia.

Dari sisi operasional, JSMR mencatatkan pertumbuhan total volume transaksi di jalan tol sebesar 0,35% YoY atau mencapai 1,3 miliar kendaraan pada 2025. Lalu lintas harian rata-rata (LHR) mencapai 3,58 juta kendaraan.

Proyek Pengembangan Jalan Tol

Selama tahun 2025, JSMR terus melanjutkan pembangunan sejumlah ruas jalan tol dalam tahap konstruksi dan pembebasan lahan. Beberapa proyek yang sedang berlangsung antara lain:

  • Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi
  • Jalan Tol Yogyakarta-Bawen
  • Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo
  • Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan
  • Jalan Tol Akses Patimban

Perseroan optimistis dapat terus mempertahankan posisi market leader di industri jalan tol nasional. Dengan strategi yang tepat dan komitmen untuk terus berkembang, JSMR siap menghadapi tantangan di masa depan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Menanti Kebijakan Ekspor Konsentrat, Ini Rekomendasi Saham AMMN

6 Maret 2026

Realisasi APBN NTT Tumbuh Konsisten, Jaga Momentum Ekonomi Awal 2026

6 Maret 2026

Kinerja JSMR Menurun di 2025, Ini Rekomendasi Sahamnya

6 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kalender Februari 2026: 16 Februari Libur Bersama Imlek

7 Maret 2026

4 Berita Terpopuler Sumbar: Erupsi Gunung Marapi, Kondisi Jemaah Umrah Saat Perang Israel-AS vs Iran

7 Maret 2026

Suporter Persib Bandung Serbu Jakarta Usai Hasil Imbang, Respons Menggelitik

7 Maret 2026

Rekomendasi Headset Bluetooth Terbaik untuk Pembelian Promo Ramadhan di Blibli!

7 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?