Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Wednesday, 7 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Mengenal Reli Dakar, Balapan Terberat Dunia
    Olahraga

    Mengenal Reli Dakar, Balapan Terberat Dunia

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 January 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sejarah dan Perjalanan Reli Dakar 2026

    Reli Dakar 2026 akan diadakan pada tanggal 3 hingga 17 Januari di Saudi Arabia. Balapan ini merupakan ajang kompetisi bagi para pebalap off-road terbaik dari berbagai belahan dunia, yang akan menghadapi lintasan off-road sejauh ratusan kilometer.

    Reli Dakar dikenal sebagai salah satu balapan paling berat di dunia. Tidak hanya menuntut kecepatan, tetapi juga ketahanan fisik, kemampuan navigasi, serta strategi yang matang. Berbeda dengan balap sirkuit, Reli Dakar digelar di alam terbuka, melewati gurun, tanah berbatu, hingga jalur pegunungan. Peserta dalam balapan ini terdiri dari berbagai jenis kendaraan seperti motor, mobil, truk, dan quad (ATV).

    Sistem Balapan

    Reli Dakar berlangsung selama 10 hingga 15 hari. Setiap hari hanya ada satu etape, namun jaraknya bisa mencapai ratusan kilometer. Jika dijumlahkan, total jarak yang ditempuh peserta bisa mencapai ribuan kilometer.

    Dalam satu etape, bagian yang paling penting adalah special stage (SS). Di bagian inilah waktu peserta dihitung. Siapa yang mencatat waktu tercepat, maka ia berada di posisi atas. Hasil harian ditentukan dari waktu tempuh di special stage, ditambah penalti jika peserta melanggar aturan.

    Sistem Navigasi

    Salah satu hal unik dari Reli Dakar adalah sistem navigasinya. Peserta tidak menggunakan Google Maps atau GPS biasa. Sebagai gantinya, pereli memakai roadbook, yaitu buku petunjuk arah yang berisi simbol dan catatan rute.

    Roadbook baru dibagikan tepat sebelum etape dimulai. Artinya, peserta tidak tahu jalur balapan sebelumnya dan harus membaca petunjuk sambil melaju. Karena itu, Dakar bukan hanya soal tancap gas, tetapi juga soal membaca arah dengan benar.

    Urutan Start

    Peserta tidak start bersamaan. Urutan start ditentukan dari hasil etape sebelumnya. Peserta tercepat biasanya start lebih depan. Namun, start terlalu depan juga tidak selalu menguntungkan karena harus membuka jalur dan navigasi sendiri.

    Jika ada peserta yang memiliki waktu sama, urutan start ditentukan dari nomor kendaraan.

    Siapa yang Boleh Ikut

    Dakar terbuka untuk peserta berusia minimal 18 tahun dari berbagai negara. Namun, tidak semua orang bisa langsung ikut. Peserta wajib memiliki lisensi balap internasional FIA atau FIM. Kemudian sebelumnya peserta juga harus punya pengalaman mengikuti lomba reli atau balap lintas alam tingkat internasional.

    Penyelenggara juga berhak menolak peserta yang dinilai belum cukup berpengalaman atau tidak siap secara fisik.

    Etape

    Salah satu etape paling berat di Dakar adalah etape marathon. Pada etape ini tidak ada bantuan mekanik tim, tidak ada kendaraan pendukung. Tiap peserta harus memperbaiki kendaraannya sendiri, dan peserta hanya boleh saling membantu dengan sesama pereli yang masih berlomba.

    Inovasi

    Pada 2024, Dakar memperkenalkan 48h Chrono, yaitu etape selama dua hari. Peserta harus berhenti sore hari di bivak terpencil tanpa bantuan luar, lalu melanjutkan balapan keesokan paginya.

    Mulai 2026, Dakar menghadirkan format baru bernama Bivouac Refuge. Peserta bermalam di tenda sederhana di tengah gurun. Penyelenggara hanya menyediakan perlengkapan tidur dan jatah makan. Tidak ada fasilitas lain. Format ini dibuat untuk menguji ketahanan fisik dan mental peserta.

    Kesempatan Kedua

    Peserta yang gagal menyelesaikan etape lebih awal masih bisa melanjutkan balapan lewat kategori Dakar Experience. Namun pebalap Dakar Experience masuk klasemen terpisah dan tidak boleh naik podium. Pebalap juga tidak boleh start di barisan depan.

    Latar belakang kategori ini dibuat agar peserta tetap bisa merasakan kerasnya Dakar hingga garis finis.

    Sistem Penalti

    Dakar memiliki aturan ketat. Peserta bisa terkena penalti jika:
    * Melewatkan titik rute (waypoint)
    * Melanggar batas kecepatan
    * Kendaraan tidak sesuai aturan
    * Melanggar aturan lalu lintas di jalan umum

    Hukumannya bisa berupa tambahan waktu, denda, hingga diskualifikasi.

    Alur Balapan

    Secara sederhana, dalam satu hari di reli Dakar, tiap pebalap akan melakukan kegiatan ini.
    * Berangkat dari bivak menuju lokasi start
    * Start special stage, waktu mulai dihitung
    * Lewat beberapa checkpoint
    * Finis special stage, waktu dicatat
    * Menuju bivak berikutnya melalui jalan umum

    Artinya meski waktu balap sudah selesai, peserta tetap harus menempuh perjalanan panjang menuju bivak.

    Lebih dari Sekadar Balapan

    Dakar bukan hanya soal menjadi yang tercepat. Balapan ini menguji:
    * Ketahanan fisik
    * Konsentrasi
    * Kemampuan membaca arah
    * Mental bertahan di kondisi ekstrem

    Karena itulah, menyelesaikan Dakar sering dianggap sebagai pencapaian besar, bahkan bagi peserta yang tidak naik podium.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?