Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 12 Februari 2026
Trending
  • Dua Pilihan Transportasi Jepara-Karimunjawa: PELNI atau Kapal Cepat, Ini Panduan Lengkapnya
  • Kronologi Pria Dianiaya dan Istri Diserempet Mobil oleh Tetangga di Jakbar, Awalnya Drum Berisik
  • Mantan Karyawan Nadiem yang Mengundurkan Diri Akibat Tekanan Proyek Chromebook dan Takut Jurist Tan
  • Oposisi Hongaria Siap Menang, Janjikan Pajak Lebih Ringan dan Euro
  • Bojan Hodak Bawa Persib Dominasi Liga Indonesia, Jurnalis Australia Pujai Warisan Sepak Bola Asia Tenggara
  • Harga Spektrum Tidak Selalu Mahal, China-Thailand Miliki Skema Menarik
  • Harga dan Spesifikasi HP Samsung A07, A17 5G, A26 5G, A36 5G, A56 5G Terbaru Februari 2026
  • Mengapa Mobil Berbunyi Saat Transmisi? Ini 4 Penyebabnya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Mengapa Mobil Berbunyi Saat Transmisi? Ini 4 Penyebabnya
Otomotif

Mengapa Mobil Berbunyi Saat Transmisi? Ini 4 Penyebabnya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover12 Februari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Mengapa Transmisi Mobil Bunyi dan Cara Mengatasinya

Transmisi mobil adalah komponen penting yang bertugas mengatur tenaga dari mesin ke roda. Namun, terkadang transmisi mengeluarkan suara aneh seperti dengungan halus, gesekan kasar, atau bunyi “krek-krek”. Suara tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah dalam sistem transmisi. Berikut penjelasan lengkap mengenai penyebab dan cara mengatasi bunyi pada transmisi mobil.

Penyebab Umum Bunyi pada Transmisi Mobil

Bunyi pada transmisi tidak muncul tanpa alasan. Beberapa faktor utama yang sering menyebabkan suara tidak normal antara lain:

1. Oli Transmisi Kotor atau Berkurang

Jika kamu mendengar bunyi dengung saat mobil melaju, bisa jadi oli transmisi sudah kotor atau volumenya berkurang. Oli berfungsi sebagai pelumas untuk gear agar gesekan tidak terlalu kasar. Ketika oli sudah encer atau warnanya gelap, gesekan bisa meningkat dan memicu suara bising.

2. Komponen Transmisi Sudah Tidak Layak

Komponen seperti gear, bearing, dan synchro (terutama pada transmisi manual) sering mengalami keausan akibat usia pemakaian atau kebiasaan mengemudi yang kurang tepat. Misalnya, sering memindahkan gigi tanpa menginjak kopling dengan benar atau menahan setengah kopling saat macet bisa mempercepat kerusakan.

3. Masalah pada Solenoid atau Tekanan Oli

Pada transmisi otomatis, masalah bisa lebih kompleks. Bunyi yang muncul kadang berasal dari solenoid atau tekanan oli yang tidak stabil. Saat tekanan hidrolik di dalam sistem terganggu, gear tidak bisa berganti secara halus dan muncullah suara jedug atau getaran kecil saat perpindahan gigi.

4. Perawatan Berkala yang Diabaikan

Perawatan berkala seperti penggantian oli transmisi sesuai rekomendasi pabrikan sangat penting. Jika diabaikan, kotoran dan serpihan logam kecil bisa menumpuk di dalam sistem, menyebabkan transmisi berdengung dan suara aneh semakin sering terdengar.

Cara Mengatasi Bunyi pada Transmisi Mobil

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah melakukan diagnosa awal. Perhatikan kapan bunyi muncul: apakah saat perpindahan gigi, ketika mobil diam, atau ketika kecepatan tinggi. Setelah itu, lakukan beberapa cara mengatasinya berikut:

1. Ganti Oli Transmisi Secara Rutin

Langkah paling sederhana tapi sering diabaikan adalah mengganti oli transmisi. Pastikan jumlahnya cukup dan warnanya masih jernih. Oli yang gelap atau berbau terbakar harus segera diganti. Untuk transmisi otomatis, disarankan melakukan flush total agar sisa oli lama dan kotoran benar-benar keluar.

2. Periksa Kondisi Kopling (Khusus Mobil Manual)

Jika bunyi muncul saat menginjak atau melepas pedal kopling, bisa jadi release bearing atau kampas kopling sudah aus. Komponen ini bekerja keras setiap kali berpindah gigi, sehingga wajar jika mengalami keausan. Periksa apakah pedal kopling terasa berat, licin, atau ada getaran aneh.

3. Cek Komponen Internal Transmisi

Bunyi “geruduk” atau “krek” yang muncul dari dalam transmisi sering menandakan gear atau synchro sudah rusak. Untuk masalah seperti ini, butuh bantuan bengkel spesialis transmisi karena membutuhkan pembongkaran. Jangan mencoba membukanya sendiri tanpa alat khusus.

4. Perhatikan Sistem Hidrolik (Untuk Transmisi Otomatis)

Pada mobil matic, sistem hidrolik berperan besar dalam menentukan tekanan oli transmisi. Jika tekanan tidak stabil atau solenoid kotor, perpindahan gigi terasa kasar dan muncul bunyi “jedug”. Solusinya adalah melakukan servis besar transmisi otomatis agar seluruh komponen seperti valve body, filter oli, dan solenoid dibersihkan serta disetel ulang.

5. Terapkan Kebiasaan Berkendara yang Baik

Setelah berhasil menghilangkan bunyi, jangan lupa ubah cara berkendara. Hindari memaksa mobil menanjak dengan setengah kopling dan jangan mengganti gigi secara kasar. Untuk transmisi otomatis, pastikan kamu berpindah tuas dari D ke R hanya ketika mobil sudah benar-benar berhenti.

FAQ Seputar Kenapa Transmisi Mobil Bunyi

Q: Kenapa muncul suara gerinding atau gesekan saat mengoper gigi?

A: Suara gerinding biasanya terjadi karena ada bagian dalam transmisi yang sudah aus atau rusak.

Q: Apakah bunyi pada transmisi mobil bisa hilang sendiri?

A: Tidak bisa. Jika membiarkannya, kondisi justru bisa memburuk dan menyebabkan kerusakan lain.

Q: Apakah semua bunyi dari bawah mobil pasti berasal dari transmisi?

A: Tidak selalu. Kadang bisa berasal dari sistem suspensi, gardan, atau as roda. Namun, jika muncul saat perpindahan gigi atau terasa di pedal kopling, besar kemungkinan sumbernya transmisi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Mobil Listrik dan Hybrid Baru di IIMS 2026, Termasuk Suzuki e-Vitara

12 Februari 2026

Honda Forza 250: Maxi Scooter Mewah dengan Teknologi Canggih

12 Februari 2026

Mengapa Knalpot Motor Berbau Bensin? Ini Jawabannya

12 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Dua Pilihan Transportasi Jepara-Karimunjawa: PELNI atau Kapal Cepat, Ini Panduan Lengkapnya

12 Februari 2026

Kronologi Pria Dianiaya dan Istri Diserempet Mobil oleh Tetangga di Jakbar, Awalnya Drum Berisik

12 Februari 2026

Mantan Karyawan Nadiem yang Mengundurkan Diri Akibat Tekanan Proyek Chromebook dan Takut Jurist Tan

12 Februari 2026

Oposisi Hongaria Siap Menang, Janjikan Pajak Lebih Ringan dan Euro

12 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?