Penemuan Jasad di Lahan Kosong Cikeas
Pada tanggal 23 Maret 2026, jasad Alfin Maksalmina Windian ditemukan dalam kondisi terkubur sedalam tiga meter di lahan kosong kawasan Cikeas. Kejadian ini mengejutkan masyarakat setempat dan mengundang perhatian dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian yang langsung melakukan penyelidikan.
Lokasi penemuan jasad tersebut berada di area belakang samping Gedung Wisata Juang Korps Brimob Polri, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Area ini diketahui jarang dilalui oleh warga sekitar, sehingga membuat pengungkapan kasus ini semakin menarik perhatian.
Warga Syok dengan Kejadian Ini
Salah satu warga setempat, Yani, mengaku sangat terkejut dan syok setelah mengetahui adanya penemuan jasad tersebut. Ia menyampaikan bahwa ia tidak mengetahui secara pasti tentang kejadian tersebut. Menurutnya, saat pengungkapan dilakukan, ia memilih untuk pulang dan menutup usahanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada hari penemuan jasad Alfin, ia melihat sejumlah orang memasuki area tersebut sambil membawa cangkul. Meskipun begitu, ia tidak bisa melihat secara detail karena berada di dalam ruangan.
Menurut Yani, area tersebut selama ini sepi dari aktivitas masyarakat. Namun, sesekali warga memanfaatkan ilalang di lokasi tersebut sebagai pakan ternak.
Proses Identifikasi dan Penangkapan Terduga Pelaku
Jasad Alfin ditemukan oleh Tim Resmob Polda Metro Jaya pada Rabu (23/3/2026). Setelah itu, jasad korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi lebih lanjut. Selain itu, aparat kepolisian juga telah menangkap terduga pelaku dalam kasus ini.
Namun, hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan informasi lebih lanjut terkait identitas maupun jumlah pelaku yang ditangkap serta peran mereka dalam tewasnya Alfin. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan hanya menyampaikan bahwa kasus ini ditangani oleh Resmob Polda.
Penguburan Jenazah Alfin
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Alfin akhirnya dimakamkan di TPU Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (26/3/2026) siang. Sebelumnya, jasad Alfin sempat ingin dimakamkan di TPU Cipayung. Liang lahat bahkan sudah digali. Perubahan tempat pemakaman diketahui oleh awak media setelah petugas TPU Cipayung memberitahu pada Kamis sore.
Keluarga Tidak Bisa Berikan Keterangan
Awak media mencoba mendatangi rumah Alfin yang berada di kawasan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, untuk meminta keterangan. Namun, salah satu perwakilan keluarga menyampaikan bahwa untuk saat ini pihak keluarga belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena masih berduka dan baru saja sampai dari makam.
Wartawan juga mencoba menanyakan ke Ketua RT dan RW setempat, tetapi tidak bisa ditemui lantaran keduanya sedang ada kegiatan.
Penyebab Kematian Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab kematian Alfin masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian tersebut. Namun, aparat penegak hukum telah mengklaim bahwa terduga pelaku telah diamankan.
Di lokasi kejadian, lubang sedalam tiga meter masih menganga dan garis polisi masih terpasang. Di sekitar area tersebut, tercium bau tak sedap dengan radius sekitar lima meter dari titik lubang.
Penemuan jasad Alfin Maksalmina Windian menjadi perhatian besar bagi masyarakat dan pihak berwenang. Proses penyelidikan dan pemeriksaan terus dilakukan untuk mengungkap fakta sebenarnya.



