Dampak Ekonomi dari Ajang AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di Pontianak
Ajang AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 yang diselenggarakan di GOR Terpadu Ahmad Yani, Kota Pontianak, tidak hanya memberikan kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan keahlian mereka dalam olahraga voli, tetapi juga membawa dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Berbagai sektor seperti UMKM, pedagang kecil, hotel hingga transportasi mengalami peningkatan signifikan selama event berlangsung.
Peningkatan Omzet Pedagang Kecil dan UMKM
Salah satu contoh adalah Nurlaila (46), seorang pedagang di sekitar GOR Terpadu Ahmad Yani. Ia mengaku bahwa omzet usahanya meningkat drastis sejak ajang voli internasional ini berlangsung. Sebelumnya, pendapatannya biasanya tidak sebesar sekarang. Namun, selama event berlangsung, ia bisa mendapatkan sekitar Rp1,5 juta per hari.
Nurlaila menjajakan berbagai menu makanan dan minuman, seperti nasi kuning, bubur, soto, serta aneka camilan dan minuman. Harganya terjangkau, mulai dari Rp1.000 hingga Rp4.000 untuk camilan, dan sekitar Rp15 ribu per porsi untuk nasi kuning, bubur, dan soto.
Adriansyah, pedagang UMKM lainnya, juga mengalami peningkatan penjualan sebesar 30–40 persen dibanding hari biasa. Ia menjual berbagai makanan dan minuman, mulai dari mi instan hingga ayam geprek. Meskipun belum bisa menghitung keuntungan pasti, ia merasa puas dengan peningkatan tersebut.
Kedua pedagang ini berharap agar event besar seperti AVC dapat lebih sering digelar di kawasan GOR Terpadu Ahmad Yani agar pelaku UMKM terus mendapatkan peluang peningkatan pendapatan.
Okupansi Hotel Meningkat
Perhelatan AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 turut memberikan dampak positif terhadap tingkat okupansi hotel di Kota Pontianak. Salah satunya adalah Novotel Pontianak Convention Centre, yang mencatatkan tingkat hunian sekitar 90 persen selama event berlangsung. General Manager Novotel, Rispugi Listanto, menyatakan bahwa peningkatan ini terjadi karena adanya tamu yang datang untuk menyaksikan pertandingan.
Sementara itu, Hotel Neo Gajahmada Pontianak juga mengalami peningkatan jumlah tamu selama periode event. Sales Marketing Manager Hotel Neo Gajahmada, Eddy, menyebutkan bahwa peningkatan ini terlihat sejak berlangsungnya agenda AVC di Pontianak. Meski tidak ada promo khusus selama event, tingginya kunjungan tetap memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan.
Namun, tidak semua hotel mengalami peningkatan yang sama. Hotel Aston Pontianak masih memiliki okupansi kamar sekitar 50–60 persen. PR Hotel Aston, Arifin, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada peningkatan berarti pada tingkat hunian kamar yang berkaitan langsung dengan event tersebut. Ia menambahkan bahwa posisi hotel yang cukup jauh dari lokasi pertandingan menjadi salah satu faktor.
Persiapan Transportasi oleh DAMRI
Perum DAMRI menyiapkan total 10 unit bus dan dua unit truk boks untuk mendukung mobilisasi atlet dan official selama gelaran AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. General Manager DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, menyatakan bahwa keterlibatan DAMRI dalam event internasional ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung penyelenggaraan olahraga berskala besar.
Dari total armada tersebut, sebanyak delapan unit bus telah dilakukan branding sesuai identitas tim dan negara peserta AVC 2026 guna menambah nuansa internasional selama kejuaraan berlangsung.
Antusiasme Masyarakat dan Harapan Gubernur Kalbar
Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan, mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat terhadap ajang voli internasional tersebut. Ia menyatakan bahwa sambutan masyarakat sangat positif, dengan penonton yang hadir secara langsung sangat ramai dan antusias.
Norsan berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar di Kalbar pada masa mendatang. Menurutnya, peluang itu terbuka setelah dirinya berbincang dengan Ketua PBVSI terkait kemungkinan menghadirkan event voli lainnya di Pontianak.
Selain berdampak pada olahraga, Norsan menilai penyelenggaraan kejuaraan internasional juga memberikan efek positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran penonton dan tamu dari luar daerah maupun luar negeri dinilai turut menggerakkan sektor UMKM.
JBP Mematangkan Persiapan Menghadapi Babak Semifinal
Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) mematangkan persiapan menghadapi Hyundai Capital Skywalkers asal Korea Selatan pada babak semifinal AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Pelatih JBP, Reidel Toiran, menyatakan bahwa timnya telah mempelajari permainan lawan sejak pertandingan sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa timnya tidak gentar menghadapi wakil Korea Selatan tersebut. Namun, ia tetap meminta para pemain menghormati lawan dan tampil maksimal di lapangan.
Pemain JBP, Farhan, mengaku senang bisa tampil di AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 yang digelar di Indonesia. Menurutnya, turnamen level Asia tersebut menjadi momen yang dinantikan para pecinta voli Tanah Air karena menghadirkan banyak pemain kelas dunia.


