Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Februari 2026
Trending
  • Optimisme Astra Pertahankan Kepemimpinan
  • In-Lite meluncurkan dua seri baru: Alura dan Linea
  • Tantangan Mengelola Kos-Kosan yang Perlu Diketahui!
  • KPK Minta Laporkan Tuduhan Penyidik Minta Rp 10 Miliar ke Terdakwa Kasus RPTKA Kemnaker
  • Ketua IDAI yang Dipecat oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin
  • Kemenangan Arema FC yang Mahal: Bintang Aremania Cedera dan Dirawat di Rumah Sakit
  • Destinasi Imlek 2026 Terpopuler di Indonesia, Mulai Singkawang hingga Jogja
  • Ramalan Zodiak Sagitarius 17 Februari 2026: Keuangan, Keberuntungan, Karier, Kesehatan, Mobilitas, Cinta, dan Kecerdasan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Lagi, Mobil Listrik Terlibat dalam Kebakaran Kapal Laut Internasional
Otomotif

Lagi, Mobil Listrik Terlibat dalam Kebakaran Kapal Laut Internasional

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Lagi, Mobil Listrik Terlibat dalam Kebakaran Kapal Laut Internasional
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Kebakaran kapal pengangkut kendaraan kembali mencoreng industri logistik laut global. Kali ini menimpa Morning Midas, kapal kargo milik Zodiac Maritime yang tengah berlayar dari Cina menuju Lazaro Cardenas, Meksiko. Insiden terjadi pekan lalu saat kapal berada sekitar 480 km selatan Pulau Adak, Alaska.

Kapal ini diketahui membawa total 3.048 unit kendaraan, termasuk 70 mobil listrik (BEV) dan 681 hybrid. Ketika asap terdeteksi di dek penyimpanan kendaraan listrik, sistem pemadam api berbasis CO2 langsung diaktifkan. Sayangnya, kobaran api tidak berhasil dikendalikan.

Situasi darurat memaksa 22 awak kapal untuk mengirim sinyal SOS dan melakukan evakuasi menggunakan rakit penyelamat. Beruntung, mereka semua berhasil diselamatkan oleh kapal kargo Cosco Hellas yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Kapal kargo pengangkut mobil terbakar Kapal kargo pengangkut mobil terbakar. Foto: Carnewschina

Belum ada konfirmasi resmi mengenai merek atau model kendaraan yang terbakar. Namun, selain mobil, kapal juga memuat 350 metrik ton LPG dan 1.530 ton bahan bakar rendah sulfur (VLSFO), yang meningkatkan risiko kebakaran.

Pakar kebakaran Dr. Brian Mayer mengungkapkan bahwa kebakaran baterai lithium-ion sangat sulit dipadamkan karena fenomena thermal runaway—reaksi berantai yang membuat api bisa menyala kembali meskipun sudah dipadamkan.

Memadamkan satu mobil listrik saja bisa membutuhkan hingga 10.000 galon air, jumlah yang sangat sulit diakomodasi di atas kapal laut. Penggunaan air laut pun dianggap riskan karena sifat korosifnya yang dapat merusak sistem dan struktur kapal.

Kebakaran kapal Morning Midas pengangkut mobil listrik Kebakaran kapal Morning Midas pengangkut mobil listrik. Foto: Carnewschina

Tragedi Morning Midas ini mengingatkan publik pada insiden Felicity Ace tahun 2022, yang tenggelam setelah terbakar selama hampir dua minggu saat membawa ribuan mobil mewah, termasuk Porsche, Bentley, dan Audi.

Menurut laporan Allianz Commercial, kebakaran di laut mencapai rekor tertinggi dalam satu dekade terakhir pada 2024. Dalam Shipping and Safety Review 2025, disebutkan bahwa ukuran kapal modern dan kompleksitas logistik penyelamatan membuat risiko semakin tinggi bagi perusahaan asuransi.

Kondisi ini menjadi peringatan serius bagi industri otomotif dan pelayaran. Di tengah tren kendaraan elektrifikasi global yang terus meningkat, inovasi teknologi pemadaman dan pencegahan kebakaran baterai menjadi urgensi yang tak bisa ditunda. (HFD/TOM)

Sumber: Carnewschina

Baca juga:

Cara Curang Dongkrak Penjualan, Mobil Baru 0 Km Dijual Jadi Barang Bekas di Cina

Kebakaran Diler BYD di Cina, 7 Mobil Hangus

Mulai 2026, Baterai Mobil Listrik di Cina Wajib Tahan Api dan Ledakan

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Optimisme Astra Pertahankan Kepemimpinan

19 Februari 2026

Hanya 0,02 Liter per KM! Yamaha Zuma 2026 Kalahkan Motor Lain

18 Februari 2026

Mantan Kepala Kru Lorenzo Prediksi Transfer Pembalap MotoGP 2027, Toprak Razgatlioglu Gantikan Quartararo

18 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Optimisme Astra Pertahankan Kepemimpinan

19 Februari 2026

In-Lite meluncurkan dua seri baru: Alura dan Linea

19 Februari 2026

Tantangan Mengelola Kos-Kosan yang Perlu Diketahui!

19 Februari 2026

KPK Minta Laporkan Tuduhan Penyidik Minta Rp 10 Miliar ke Terdakwa Kasus RPTKA Kemnaker

19 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?