Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Wednesday, 7 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Kurniawan Bongkar Alasan Pilih Strategi Bertahan Lawan Vietnam, Timnas U-17 Gagal
    Olahraga

    Kurniawan Bongkar Alasan Pilih Strategi Bertahan Lawan Vietnam, Timnas U-17 Gagal

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 April 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Hasil Imbang Timnas U-17 Indonesia vs Vietnam

    Pertandingan antara Timnas U-17 Indonesia melawan Vietnam dalam laga penyisihan Grup A Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, berakhir dengan skor imbang 0-0. Hasil ini membuat Indonesia gagal melaju ke babak semifinal.

    Dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu (19/4) malam, Vietnam tampil disiplin dengan garis pertahanan rendah sambil membangun serangan dari bawah. Mereka mencoba memancing pemain Indonesia keluar dari zona bertahan. Peluang pertama hadir pada menit ke-4 melalui sepakan jarak jauh Nguyen Van Duong, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Indonesia yang dikawal Abdillah Ishak.

    Tiga menit kemudian, Vietnam kembali mengancam lewat sontekan Nguyen Ngoc Anh Hao memanfaatkan umpan Nguyen Van Duong. Namun, Abdillah Ishak tampil sigap untuk mengamankan bola. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto mencoba merespons dengan permainan lebih terbuka, tetapi belum mampu menciptakan peluang berbahaya. Vietnam tetap konsisten mengandalkan serangan balik cepat.

    Menjelang turun minum, Nguyen Van Duong kembali memperoleh peluang, tetapi lini belakang Indonesia mampu mengantisipasinya. Skor 0-0 bertahan hingga jeda pertandingan.

    Babak Kedua yang Dinamis

    Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih agresif dan berupaya menguasai jalannya pertandingan, meski Vietnam menerapkan pressing ketat. Pada menit ke-46, Peres Awkila melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalty, tetapi belum tepat sasaran. Vietnam merespons pada menit ke-52 melalui skema serangan balik, tetapi sepakan Ngoc Nguyen Luc Chu masih dapat dihentikan Abdillah Ishak.

    Tekanan Vietnam meningkat pada menit ke-62, termasuk melalui peluang Le Trong Dai Nhan, namun belum membuahkan hasil. Pada menit yang sama, Girly Andrade mencoba peruntungan lewat tendangan jarak jauh, tetapi bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Vietnam. Pertandingan pun berlangsung terbuka dengan jual beli serangan.

    Vietnam kembali mengancam pada menit ke-67 melalui Nguyen Van Duong, namun kembali digagalkan oleh Abdillah Ishak yang tampil konsisten di bawah mistar. Indonesia hampir mencetak gol pada menit ke-80 lewat skema lemparan ke dalam Farik Rizki yang disambut sundulan Pandu Aryo, namun kiper Vietnam Ly Xuan Hoa masih mampu mengamankan situasi.

    Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim gagal memecah kebuntuan dan harus puas bermain imbang 0-0.

    Klasemen Akhir dan Evaluasi

    Hasil ini menempatkan Vietnam di puncak klasemen dengan tujuh poin. Malaysia naik ke peringkat kedua dengan enam poin usai menang 2-0 atas Timor Leste, sekaligus memastikan tiket semifinal. Sementara itu, Indonesia harus puas finis di posisi ketiga dengan empat poin dan gagal melaju ke babak berikutnya.

    Evaluasi Menghadapi Piala Asia U-17

    Pelatih Timnas U-17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto menyatakan kegagalan timnya di Piala AFF U-17 2026 menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi Piala Asia U-17 mendatang. Ia menjelaskan bahwa strategi bertahan dan counter attack dipilih karena Vietnam tampil agresif dalam dua pertandingan sebelumnya. Namun, ia menegaskan timnya masih memiliki pekerjaan rumah dalam memaksimalkan transisi dari bertahan ke menyerang.

    Kurniawan juga menyebut adanya tambahan tiga pemain, yakni Matt Baker, Noah, dan Mike yang berposisi sebagai penjaga gawang. Ia akan mengevaluasi skuad untuk menentukan 23 pemain terbaik dari total 50 pemain dalam daftar awal yang akan dibawa ke Piala Asia.

    Penjaga Gawang Indonesia Bermain Gemilang

    Penjaga gawang Indonesia Abdillah Ishak yang tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan mengatakan dirinya bermain lepas setelah mendapat kepercayaan dari pelatih. Ia menambahkan akan terus meningkatkan kemampuannya melalui latihan dan uji coba pertandingan.

    Babak Semifinal Piala AFF U-17 2026

    Babak semifinal Piala AFF U-17 2026 akan mempertemukan Laos melawan Malaysia pada Rabu (22/4), pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Laos melaju sebagai juara Grup B, sementara Malaysia lolos sebagai runner-up Grup A usai menundukkan Timor Leste 2-0 pada laga terakhir fase grup.

    Pada pertandingan semifinal lainnya, Vietnam akan menghadapi Australia pada hari yang sama pukul 19.30 WIB di stadion yang sama. Vietnam lolos sebagai juara Grup A dengan tujuh poin, sedangkan Australia melangkah ke babak semifinal sebagai juara Grup C.

    Pemenang kedua laga semifinal akan bertemu di final pada 24 April, sementara tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?