Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 25 Agustus 2026
Trending
  • Hongqi memulai perjalanan di Indonesia, menghadirkan nama yang terbentuk dari sejarah
  • Dokter Hewan: Merawat Kucing untuk Kesehatan Keluarga
  • Profil dan Biodata Asta RAN, Musisi yang Aktif Sejak SMA
  • Kementerian PKP Butuh Rp106 Triliun, Dana Terbesar untuk Bedah Rumah
  • 7 fakta misteri rumah kosong di Flex X Cop 2, temukan 5 mayat!
  • Kalender Liturgi Katolik Hari Ini: Jumat, 21 Agustus 2026, Pesta Wajib St Pius X
  • Hasil D Academy 8 Top 31 Grup 5, Wakil Cirebon dan Garut Lolos
  • Jangan terkena panas, kunjungi 10 destinasi dingin di Indonesia ini
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Kronologi Nus Kei, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara saat Hendak Hadiri Musda
Hukum

Kronologi Nus Kei, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara saat Hendak Hadiri Musda

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kematian Nus Kei di Bandara Karel Sadsuitubun

Pada hari Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.10 WIT, Nus Kei, yang dikenal sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Maluku Tenggara dengan nama lengkap Agrapinus Rumatora, tewas ditikam oleh orang tidak dikenal (OTK) di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur. Peristiwa ini terjadi ketika Nus Kei baru saja tiba dari Bandara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku.

Nus Kei datang ke Maluku Tenggara untuk menghadiri musyawarah daerah (Musda) Partai Golkar Maluku Tenggara yang akan digelar pada Kamis (23/4/2026) mendatang. Saat tiba di bandara, ia langsung menjadi korban penikaman. Pelaku diduga adalah dua orang, yaitu HR (28) dan FU (36), yang saat itu menggunakan jaket merah dan masker serta membawa senjata tajam.

Menurut informasi yang diperoleh, Nus Kei sedang berada di depan pintu keluar bandara untuk menemui keluarganya ketika tiba-tiba ditikam oleh OTK. Melihat kondisi adiknya yang kritis, kakak Nus Kei, Antonius Rumatora, langsung melakukan tindakan tegas dengan membanting pelaku.

Setelah peristiwa tersebut, Nus Kei sempat lari ke dalam bandara dalam kondisi berlumuran darah. Ia kemudian mendapatkan pertolongan dari petugas di lokasi dan segera dibawa ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun. Namun, sayangnya, korban dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit akibat pendarahan hebat serta luka pada organ vital.

Berdasarkan laporan dari pihak kepolisian, Nus Kei mengalami empat luka tusukan di bagian dada kanan dan kiri, leher bagian kiri, serta tulang belakang. Polisi segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua pelaku. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, menyatakan bahwa motif penikaman masih dalam pendalaman.

Respons Partai Golkar

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menyampaikan rasa duka dan kekecewaan atas peristiwa ini. Ia mengatakan bahwa pihak partai sangat berduka dan marah karena peristiwa ini terjadi. “Kami sangat berduka, sedih, dan marah atas peristiwa ini,” ujar Sarmuji kepada wartawan.

Ia juga menuntut polisi untuk mengusut secara tuntas kasus penikaman Nus Kei. Sarmuji memberikan instruksi khusus kepada seluruh kader Golkar di wilayah Maluku untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak terpancing situasi. “Kita berikan kepercayaan kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut,” tambahnya.

DPD I Partai Golkar Maluku juga mengeluarkan pernyataan resmi melalui pers rilis yang ditandatangani oleh Ketua DPD I Golkar Maluku, Umar A. Lessy, dan Sekretaris, Anos Yermias. Dalam pernyataan tersebut, mereka mengutuk keras tindakan kekerasan yang terjadi terhadap Nus Kei. Mereka meminta masyarakat, khususnya kader Partai Golkar, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Selain itu, Partai Golkar juga meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas peristiwa ini dan menangkap pelaku. Mereka juga mendorong semua pihak, termasuk tokoh masyarakat dan pemuda, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Status Musda Partai Golkar

Hingga saat ini, belum diputuskan apakah Musda Partai Golkar Maluku Tenggara akan tetap berjalan sesuai jadwal atau terancam ditunda. Sekretaris DPD I Golkar Maluku, Anos Yernias, belum memberikan jawaban pasti terkait kelanjutan Musda. “Untuk kelanjutan Musda saya belum bisa memberikan keterangan,” ujarnya saat dihubungi TribunAmbon.com melalui sambungan telepon.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

7 fakta misteri rumah kosong di Flex X Cop 2, temukan 5 mayat!

25 Agustus 2026

Kasatlantas Palangka Raya Dianiaya, Jari Patah Akibat Laka di Tjilik Riwut

25 Agustus 2026

Saksi Buka Tarif Perangkat Desa Pati, Bukan Perintah Sudewo Tapi Kesepakatan Kades

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Hongqi memulai perjalanan di Indonesia, menghadirkan nama yang terbentuk dari sejarah

25 Agustus 2026

Dokter Hewan: Merawat Kucing untuk Kesehatan Keluarga

25 Agustus 2026

Profil dan Biodata Asta RAN, Musisi yang Aktif Sejak SMA

25 Agustus 2026

Kementerian PKP Butuh Rp106 Triliun, Dana Terbesar untuk Bedah Rumah

25 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?