Mendorong Pertumbuhan Ekosistem Digital di Surabaya
Ekosistem digital di Jawa Timur, khususnya di Surabaya, sedang dalam proses penguatan dan pengembangan yang lebih berkelanjutan. Berbagai inisiatif dilakukan untuk memastikan bahwa talenta digital dapat berkembang secara optimal dan mampu menghadapi tantangan teknologi yang terus berubah. Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah Re:Code, yang dirancang sebagai wadah pembelajaran, evaluasi, dan peningkatan kapasitas bagi para talenta digital dan startup.
Program ini diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan Jagoan Hosting dan Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co). Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam forum yang diadakan di Balai Pemuda, Surabaya pada Sabtu (31/1/2026), Dirjen Ekosistem Digital Kemkomdigi Edwin Hidayat Abdullah menekankan pentingnya pengembangan talenta digital secara berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa kualitas, relevansi, dan kesiapan menghadapi perubahan teknologi menjadi faktor kunci dalam membangun basis penguatan ekosistem digital.
Inisiatif Re:Code untuk Menciptakan Nilai Ekonomi Baru
Re:Code tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi juga pada penguatan kapasitas talenta digital, percepatan validasi ide, serta dukungan menuju implementasi dan adopsi pasar. Menurut Edwin, ketika talenta digital memiliki ruang belajar yang sehat dan kolaboratif, maka akan tercipta inovasi yang mampu memberikan dampak nyata. Hal ini menjadi dasar dari pembangunan ekonomi baru yang didasarkan pada inovasi dan teknologi.
Plt. Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, juga turut hadir dalam forum tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menghidupkan semangat kewirausahaan teknologi di Surabaya. Salah satu program yang digulirkan adalah Garuda Spark Innovation Hub, yang bertujuan untuk mengangkat potensi daerah ke tingkat nasional. Sonny berharap agar program ini tidak hanya menjadi event semata, tetapi menjadi program berkelanjutan yang mampu menciptakan lapangan kerja di dunia digital.
Peran Kolaborasi dalam Pengembangan Startup
Menurut Sonny, kontribusi startup Jawa Timur secara nasional masih kecil dan didominasi oleh wilayah Jabodetabek. Namun, potensi talenta lokal di Jawa Timur sangat besar. Melalui Re:Code, Komdigi melakukan pencarian dan pembinaan talenta terbaik agar mampu berkembang hingga skala nasional maupun regional. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kampus, industri, dan investor agar inovasi tidak berhenti di lomba atau riset semata, tetapi bisa menjadi produk komersial yang menciptakan lapangan kerja.
Surabaya memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan startup baru di Indonesia, terlebih dengan bonus demografi dan kekuatan sektor industri seperti pelabuhan serta perkapalan. Kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan inklusif.
Re:Code sebagai Wadah Pembelajaran dan Evaluasi
Jagoan Hosting bersama Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co) menghadirkan Re:Code sebagai inisiatif kolaboratif yang dirancang untuk menjadi wadah pembelajaran, evaluasi, dan peningkatan kapasitas talenta digital secara berkelanjutan. Founder Jagoan Hosting & Ngalup.co, Danton Prabawanto, menjelaskan bahwa perubahan teknologi membuka peluang yang sangat luas, tetapi hanya bisa dimanfaatkan jika talenta digital memiliki ruang belajar yang tepat, lingkungan yang supportif, serta akses terhadap ekosistem yang memungkinkan ide berkembang menjadi solusi nyata.
Re:Code menjadi ruang temu antara talenta, komunitas, industri, dan pemangku kepentingan, guna mendorong terciptanya ekosistem digital yang lebih sehat dan inklusif. Dalam jangka panjang, inisiatif seperti Re:Code diyakini dapat menjadi fondasi lahirnya generasi technopreneur dan inovator digital yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada dampak ekonomi dan sosial.
Bantuan untuk Talent Digital
Sejalan dengan hal tersebut, Jagoan Hosting yang sebelumnya dikenal sebagai penyedia layanan infrastruktur digital, kini mengambil peran yang lebih luas sebagai digital enabler ecosystem. Melalui pendekatan ini, Jagoan Hosting berupaya membantu talenta digital dalam proses validasi, pengembangan produk, hingga go-to-market, agar solusi digital yang dihasilkan dapat lebih cepat memberikan dampak nyata.
Re:Code juga menghadirkan para praktisi industri, engineer, dan penggerak komunitas digital dari berbagai latar belakang untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan praktik terbaik. Danton menegaskan bahwa perjalanan dari ide menjadi solusi, lalu menjadi dampak, adalah tujuan utama dari inisiatif ini. Dalam acara tersebut, hadir beberapa tokoh IT ternama seperti Sandhika Galih, Setia Budi, Eko Khannedy, Devin Maeztri, Aurelius Ivan, Ficky Irawanto, Theodore Mangowal, Fini Charissa, dan Safira Maruapey.



