Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 20 Februari 2026
Trending
  • Tanggal 16 Februari 2026 Jadi Hari Apa? 3 Peringatan Penting
  • Saham pilihan siap melonjak di tahun kuda api: siapkan keuntungan
  • Skrining HIV di Bengkulu, Lima Wanita Diduga Terlibat Prostitusi Ditemukan
  • 3 Hari Sebelum Ramadan, Niat Qadha dan Panduan Lengkap Bayar Utang Puasa
  • Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala FA: Arsenal dan Peluang City Bertahan
  • Jasa Raharja Gelar Mudik Gratis 2026: Syarat, Rute, dan Lokasi Keberangkatan
  • Ramalan Zodiak Libra Hari Ini: Finansial, Karier, Kesehatan, dan Lainnya
  • 6 Shio yang Rezekinya Tak Pernah Putus, Seperti Dipaksa Kaya oleh Nasib
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Komdigi Mengapresiasi Re:Code Surabaya sebagai Wadah Berkembangnya Talenta dan Startup
Teknologi

Komdigi Mengapresiasi Re:Code Surabaya sebagai Wadah Berkembangnya Talenta dan Startup

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Februari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Mendorong Pertumbuhan Ekosistem Digital di Surabaya

Ekosistem digital di Jawa Timur, khususnya di Surabaya, sedang dalam proses penguatan dan pengembangan yang lebih berkelanjutan. Berbagai inisiatif dilakukan untuk memastikan bahwa talenta digital dapat berkembang secara optimal dan mampu menghadapi tantangan teknologi yang terus berubah. Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah Re:Code, yang dirancang sebagai wadah pembelajaran, evaluasi, dan peningkatan kapasitas bagi para talenta digital dan startup.

Program ini diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan Jagoan Hosting dan Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co). Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam forum yang diadakan di Balai Pemuda, Surabaya pada Sabtu (31/1/2026), Dirjen Ekosistem Digital Kemkomdigi Edwin Hidayat Abdullah menekankan pentingnya pengembangan talenta digital secara berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa kualitas, relevansi, dan kesiapan menghadapi perubahan teknologi menjadi faktor kunci dalam membangun basis penguatan ekosistem digital.

Inisiatif Re:Code untuk Menciptakan Nilai Ekonomi Baru

Re:Code tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi juga pada penguatan kapasitas talenta digital, percepatan validasi ide, serta dukungan menuju implementasi dan adopsi pasar. Menurut Edwin, ketika talenta digital memiliki ruang belajar yang sehat dan kolaboratif, maka akan tercipta inovasi yang mampu memberikan dampak nyata. Hal ini menjadi dasar dari pembangunan ekonomi baru yang didasarkan pada inovasi dan teknologi.

Plt. Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, juga turut hadir dalam forum tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menghidupkan semangat kewirausahaan teknologi di Surabaya. Salah satu program yang digulirkan adalah Garuda Spark Innovation Hub, yang bertujuan untuk mengangkat potensi daerah ke tingkat nasional. Sonny berharap agar program ini tidak hanya menjadi event semata, tetapi menjadi program berkelanjutan yang mampu menciptakan lapangan kerja di dunia digital.

Peran Kolaborasi dalam Pengembangan Startup

Menurut Sonny, kontribusi startup Jawa Timur secara nasional masih kecil dan didominasi oleh wilayah Jabodetabek. Namun, potensi talenta lokal di Jawa Timur sangat besar. Melalui Re:Code, Komdigi melakukan pencarian dan pembinaan talenta terbaik agar mampu berkembang hingga skala nasional maupun regional. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kampus, industri, dan investor agar inovasi tidak berhenti di lomba atau riset semata, tetapi bisa menjadi produk komersial yang menciptakan lapangan kerja.

Surabaya memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan startup baru di Indonesia, terlebih dengan bonus demografi dan kekuatan sektor industri seperti pelabuhan serta perkapalan. Kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan inklusif.

Re:Code sebagai Wadah Pembelajaran dan Evaluasi

Jagoan Hosting bersama Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co) menghadirkan Re:Code sebagai inisiatif kolaboratif yang dirancang untuk menjadi wadah pembelajaran, evaluasi, dan peningkatan kapasitas talenta digital secara berkelanjutan. Founder Jagoan Hosting & Ngalup.co, Danton Prabawanto, menjelaskan bahwa perubahan teknologi membuka peluang yang sangat luas, tetapi hanya bisa dimanfaatkan jika talenta digital memiliki ruang belajar yang tepat, lingkungan yang supportif, serta akses terhadap ekosistem yang memungkinkan ide berkembang menjadi solusi nyata.

Re:Code menjadi ruang temu antara talenta, komunitas, industri, dan pemangku kepentingan, guna mendorong terciptanya ekosistem digital yang lebih sehat dan inklusif. Dalam jangka panjang, inisiatif seperti Re:Code diyakini dapat menjadi fondasi lahirnya generasi technopreneur dan inovator digital yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada dampak ekonomi dan sosial.

Bantuan untuk Talent Digital

Sejalan dengan hal tersebut, Jagoan Hosting yang sebelumnya dikenal sebagai penyedia layanan infrastruktur digital, kini mengambil peran yang lebih luas sebagai digital enabler ecosystem. Melalui pendekatan ini, Jagoan Hosting berupaya membantu talenta digital dalam proses validasi, pengembangan produk, hingga go-to-market, agar solusi digital yang dihasilkan dapat lebih cepat memberikan dampak nyata.

Re:Code juga menghadirkan para praktisi industri, engineer, dan penggerak komunitas digital dari berbagai latar belakang untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan praktik terbaik. Danton menegaskan bahwa perjalanan dari ide menjadi solusi, lalu menjadi dampak, adalah tujuan utama dari inisiatif ini. Dalam acara tersebut, hadir beberapa tokoh IT ternama seperti Sandhika Galih, Setia Budi, Eko Khannedy, Devin Maeztri, Aurelius Ivan, Ficky Irawanto, Theodore Mangowal, Fini Charissa, dan Safira Maruapey.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tanggal 16 Februari 2026 Jadi Hari Apa? 3 Peringatan Penting

19 Februari 2026

MEBI Luncurkan SPKLU Signature Station Pertama di Indonesia dengan Teknologi Huawei Fast Charging

19 Februari 2026

Tidak Hanya Kencang, Ini Standar Baru Laptop Gaming

19 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Tanggal 16 Februari 2026 Jadi Hari Apa? 3 Peringatan Penting

19 Februari 2026

Saham pilihan siap melonjak di tahun kuda api: siapkan keuntungan

19 Februari 2026

Skrining HIV di Bengkulu, Lima Wanita Diduga Terlibat Prostitusi Ditemukan

19 Februari 2026

3 Hari Sebelum Ramadan, Niat Qadha dan Panduan Lengkap Bayar Utang Puasa

19 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?