Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 18 Februari 2026
Trending
  • Toyota tetap unggul dalam penjualan mobil hybrid
  • 5 Cara Lark Meningkatkan Produktivitas di Era Digital
  • Mengapa Pelanggan Lebih Suka Checkout Pukul 00.00? Ini Jawabannya
  • Terlibat Sejak Agustus 2025, Mantan Kapolres Bima Konsumsi Narkoba dari Koper
  • Pendaftaran CPNS 2026 Dimulai Juni? Jadwal Lengkap dan Tanggal Per Tahapan
  • Dendam Real Madrid Terbukti, PSG Mengubah Nasib di Babak Play-Off Liga Champions
  • 5 Kafe Alam Terdekat di Malang yang Membuat Betah dan Lupa Pulang
  • Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (16/2), Cek Sekarang!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Kia dan Samsung Sepakat Kerja Bareng Kembangkan Internet of Things
Otomotif

Kia dan Samsung Sepakat Kerja Bareng Kembangkan Internet of Things

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Maret 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Agar saling terintegrasi dalam teknologi. Kia Corporation kerja bareng Samsung Electronics Co, Ltd. untuk memperkenalkan solusi ‘Internet of Things’ (IoT) generasi lanjutan. Tujuannya untuk mendukung produk Platform Beyond Vehicles (PBV). Kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman di Spanyol. Hal ini menandai langkah signifikan buat mendefinisikan kembali pengalaman ‘In-Vehicle’ dan ‘Out-of-Vehicle’ bagi pelanggan PBV.

Kolaborasi ini sejalan dengan strategi Platform Beyond Vehicle Kia yang lebih luas, yang berupaya memperluas peran PBV di luar transportasi. Sehingga dapat menjadi solusi bisnis terintegrasi di dalam ekosistem digital luas. “PBV Kia dirancang tak hanya menjadi sebuah kendaraan. Namun juga sebagai solusi bisnis cerdas yang terhubung secara mulus dengan ekosistem digital,” ucap Sangdae Kim, Head of Kia’s PBV Division.

Dengan mengintegrasikan platform IoT Samsung, ‘SmartThings Pro’, ke dalam PBV. Hal ini memungkinkan kontrol nirkabel perangkat dan teknologi yang terhubung melalui layanan ‘Plug & Play’. Sehingga bisa menghubungkan dan mengelola peralatan berkemampuan IoT tanpa instalasi rumit. Cukup dengan memasang konektor pintar.

“Bila mengintegrasikan SmartThings Pro ke dalam Kia PBV. Kami berencana untuk menghadirkan cara baru praktis bagi bisnis untuk terhubung dengan pelanggan mereka,” ujar Chanwoo Park, Executive Vice President of B2B Integrated Offering Center at Samsung Electronics.

Konektivitas PBV dan Dunia Bisnis

Kia dan Samsung Foto: Kia

Integrasi ini memungkinkan pelanggan B2B untuk mengkonfigurasi rutinitas bisnis. Mengaktifkan rutinitas yang sesuai berdasarkan tujuan yang dimasukkan dalam ‘In-Vehicle Infotainment’ (IVI) PBV. Bahkan bisa melakukan pemantauan operasi bisnis eksternal secara lancar dan aman, ketika sedang dalam perjalanan.

Sebagai contoh, ketika pemilik toko roti kecil menetapkan pasar grosir terdekat sebagai tujuan. Maka rutinitas bisnis yang telah diprogram sebelumnya akan mengaktifkan ‘mode pembelian bahan’ (Ingredient Purchase Mode). Kemudian sistem pendingin internal kendaraan secara otomatis disesuaikan untuk memastikan bahan-bahan tetap segar selama perjalanan.

Usai bahan-bahan dibeli dan toko ditetapkan sebagai tujuan, Commute Mode akan aktif. Hal ini membuat pemilik agar mempersiapkan toko sebelum tiba dengan menyalakan AC dan peralatan lain. Mereka juga dapat menerima daftar tugas secara cerdas. Seperti memeriksa inventaris dan mengganti filter. Sehingga mereka dapat mempersiapkan toko untuk beroperasi tanpa staf.

Lanjut setelah jam kerja, mereka dapat mengaktifkan Closing Mode, yang memastikan bahwa perangkat toko dimatikan. Langkah-langkah penghematan energi diterapkan dan manajemen keamanan ditangani secara otomatis. Mereka juga akan menerima notifikasi real-time melalui IVI saat mengemudi jika terdeteksi aktivitas tidak biasa. Atau jika diperlukan pemeliharaan, seperti jika terjadi kerusakan perangkat.

Contoh lebih lanjut dari fungsionalitas teknologi ini termasuk mode operasi tanpa awak. Dapat digunakan oleh bisnis di bidang perhotelan untuk menangani check-in dan check-out dari jarak jauh. Membuka kunci pintu kamar, mengontrol perangkat dan mengoptimalkan pengaturan kontrol suhu. Bahkan saat mengemudi, pemilik dapat memantau interior dan eksterior kamar melalui IVI. Dan memeriksa informasi reservasi tamu untuk melakukan check-in dan check-out dari jarak jauh.

Berbasis AI

Kia PV5 Foto: Kia

SmartThings Pro memanfaatkan pengenalan pola berbasis AI untuk merekomendasikan dan menyempurnakan rutinitas bisnis otomatis. Sedangkan pemilik PBV akan dapat memantau dan mengontrol fitur-fitur ini secara langsung melalui sistem infotainment kendaraan. Atau melalui perangkat tablet.

Bersamaan dengan integrasi SmartThings Pro. Kia dan Samsung berencana untuk mengembangkan solusi IoT. Khusus yang disesuaikan dengan beragam kebutuhan pelanggan bisnis PBV di berbagai industri. Kedua perusahaan bakal meluncurkan layanan percontohan untuk pemilik usaha kecil dan pelanggan wirausaha sebagai bagian dari kolaborasi ini.

Ke depan, Kia dan Samsung akan mengembangkan lini produk IoT khusus untuk PBV dan paket solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan klien B2B. Mereka juga bertujuan untuk menciptakan model bisnis baru dan memperluas layanan mereka ke pelanggan B2B secara global.

Integrasi teknologi yang lebih luas ini, didorong oleh kemitraan antara kedua perusahaan. Dikatakan bakal memberi layanan tanpa batas. Yang bisa menghubungkan mobilitas, teknologi, dan bisnis. Kolaborasi ini menegaskan kembali reputasi Jenama Korea Selatan dalam hal teknologi pintar. Dan bagian komitmen Kia dalam mengembangkan solusi mobilitas semakin cerdas serta efisien. (ALX/ODI)

Baca Juga: 

Bedah Spek dan Kelengkapan SUV Listrik Kia EV3

Kia Resmikan Pabrik Khusus Produksi Kendaraan Listrik

Inovasi Ramah Lingkungan, Kia Tawarkan Aksesori Berbahan Plastik Daur Ulang

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Toyota tetap unggul dalam penjualan mobil hybrid

17 Februari 2026

Jadwal MotoGP 2026 Live Trans7, Lorenzo Dukung Bagnaia Jadi Juara Tanpa Pindah ke Marquez

17 Februari 2026

Harga Daihatsu Rocky 2026: SUV Kompak Berdaya Turbo

17 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Toyota tetap unggul dalam penjualan mobil hybrid

17 Februari 2026

5 Cara Lark Meningkatkan Produktivitas di Era Digital

17 Februari 2026

Mengapa Pelanggan Lebih Suka Checkout Pukul 00.00? Ini Jawabannya

17 Februari 2026

Terlibat Sejak Agustus 2025, Mantan Kapolres Bima Konsumsi Narkoba dari Koper

17 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?