Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tuesday, 6 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Kata Sumardji tentang performa Timnas U22 di SEA Games 2025: Tidak masuk akal, apa yang kurang?
    Olahraga

    Kata Sumardji tentang performa Timnas U22 di SEA Games 2025: Tidak masuk akal, apa yang kurang?

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 December 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    JAKARTA, Indonesiadiscover.com

    Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa Timnas U22 Indonesia dalam ajang SEA Games 2025 Thailand. Timnas U22 gagal melangkah ke semifinal setelah hanya menjadi runner up Grup C di bawah Filipina.

    Anak-anak asuh Indra Sjafri kalah 0-1 dari Filipina. Meskipun menang 3-1 atas Myanmar di laga terakhir, hasil tersebut tidak cukup untuk membawa Garuda melangkah lebih jauh.

    Sumardji menyebut penampilan Ivar Jenner dan rekan-rekannya jauh dari ekspektasi. Padahal, Timnas U22 telah melakukan persiapan matang, termasuk menjalani empat laga uji coba kontra India U23 dan Mali U22. Selain itu, kompetisi domestik Super League juga diliburkan selama penyelenggaraan SEA Games 2025 untuk mendukung Garuda mempertahankan medali emas.

    “Saya sendiri jujur saja, ini tim yang paling sulit, paling susah, dan paling tidak masuk akal ya di SEA Games ini,” kata Sumardji, Selasa (16/12/2025).

    “Yang saya juga heran, kualitas para pemain yang kita bawa ini luar biasa. Yang dulu-dulu dikatakan diaspora tidak ikut serta, sekarang ini ikut (Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, Dion Markx).”

    “Kurang apa coba kami mempersiapkan itu semua. Dalam hati dan feeling saya di awal, mestinya baik, paling tidak bisa final.”

    “Makanya ketika hasilnya, menurut saya, keberuntungan menjauh sekali, ini juga bingung saya. Makanya sempat viral saya termenung, saya terkaget-kaget memang, menurut saya aneh. Saya sudah biasa bawa tim, bukan saya mengecilkan, selama ini di Asia Tenggara saya bawa tim lawan Filipina belum pernah kalah,” imbuhnya.

    Kegagalan Timnas U22 Indonesia melangkah ke semifinal SEA Games 2025 merupakan tamparan bagi federasi. Pasalnya, dalam tujuh edisi terakhir, Indonesia minimal bisa lolos dari fase grup. Bahkan, pada edisi 2023 di Kamboja, Indonesia meraih medali emas.

    Sebagai imbas kegagalan di SEA Games 2025, PSSI mengakhiri kerja sama dengan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas U22.

    Evaluasi Kegagalan Timnas U22

    Beberapa faktor yang mungkin berkontribusi pada kegagalan Timnas U22 Indonesia antara lain:

    • Kurangnya konsistensi dalam pertandingan – Meski memiliki kualitas pemain yang bagus, tim kesulitan mempertahankan performa yang stabil dalam setiap laga. Hal ini terlihat dari kekalahan terhadap Filipina yang seharusnya bisa dihindari.
    • Masalah taktik dan strategi – Pelatih Indra Sjafri dianggap kurang mampu mengoptimalkan potensi pemain, terutama dalam situasi krusial seperti pertandingan melawan Filipina.
    • Tekanan psikologis – Timnas U22 menghadapi tekanan besar karena harapan tinggi dari publik dan federasi. Tekanan ini mungkin memengaruhi performa pemain.

    Langkah yang Perlu Dilakukan

    Untuk memperbaiki kondisi Timnas U22, beberapa langkah penting perlu dilakukan:

    • Evaluasi pelatih dan staf kepelatihan – PSSI perlu meninjau kembali keputusan mereka dalam memilih pelatih dan staf kepelatihan. Kinerja yang buruk dalam SEA Games 2025 harus menjadi bahan evaluasi.
    • Peningkatan kualitas pemain lokal – Fokus pada pengembangan pemain lokal akan membantu meningkatkan daya saing Timnas U22 di level regional.
    • Peningkatan infrastruktur sepak bola – Diperlukan investasi dalam pembangunan fasilitas latihan dan sistem pendidikan sepak bola untuk menciptakan generasi pemain berkualitas.

    Masa Depan Timnas U22

    Meskipun kegagalan di SEA Games 2025 menjadi duka bagi banyak pihak, ini juga menjadi pelajaran berharga. Timnas U22 perlu bangkit dari kekalahan ini dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di ajang-ajang berikutnya.

    Dengan evaluasi yang tepat dan komitmen yang kuat, Timnas U22 dapat kembali menjadi kekuatan dominan di Asia Tenggara. Kedepannya, penting bagi PSSI dan seluruh stakeholder untuk bekerja sama dalam membangun fondasi yang kuat untuk masa depan sepak bola Indonesia.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?