Perkembangan Kasus Korupsi di Pengadilan Negeri Gorontalo Tahun 2025
Pada tahun 2025, sejumlah kasus tindak pidana korupsi (tipidkor) terus berjalan di Pengadilan Negeri Gorontalo. Para terdakwa berasal dari berbagai latar belakang, baik dari kalangan pejabat pemerintah maupun pihak swasta. Setiap perkara yang ditangani oleh pengadilan ini tercatat dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), sehingga memudahkan pemantauan dan transparansi proses hukum.
Berdasarkan data yang diakses melalui laman resmi PN Gorontalo, beberapa kasus masih dalam tahap persidangan, sementara lainnya telah memasuki tahap tuntutan atau bahkan mencapai putusan. Beberapa perkara juga masih dalam proses banding atau kasasi. Berikut adalah daftar nama-nama terdakwa beserta status perkara mereka:
Perkara dengan Status Persidangan / Tuntutan (Masih Berjalan)
- Ibrahim Dj. Noor, S.E. – Persidangan
- Nurhairat M. Abdul, S.Ag. – Persidangan
- Daiman Ali, S.H.I., M.Si. – Persidangan
- Ritto Nasibu, S.T., M.Eng. – Persidangan
- Sukiman M. Bagu – Tuntutan
- Heriyanto Baginda – Tuntutan
- Feriyanto Hiyali alias Feri – Tuntutan
- Rospika Ponu alias Ross – Tuntutan
- Hartati Yunus alias Teti – Tuntutan
Perkara Tahap Lanjutan (Banding / Kasasi)
- Dr. Hamim Pou, S.Kom., M.H. – Pengiriman Berkas Kasasi
- Yamin Sahmin Lihawa – Pemberitahuan Putusan Banding
Perkara Selesai / Minutasi
- Andi Oentu – Minutasi
- Romen S. Lantu bin (alm) Siki Lantu – Pencabutan Perkara Banding
- Kris Wahyudin Thaib bin Kasim Thaib – Minutasi
- Fakhri Nurkholis, S.T. bin (alm) H. Imam Sodikin – Minutasi
- Heriyanto Kodai, S.Hut., M.Si. – Minutasi
- Suprianto Ali, S.IP – Minutasi
- Sopyas Tagulihi – Minutasi
- Nunung Tangi – Minutasi
- Janto Kansil – Minutasi
- Hasan Adam alias Ukin – Minutasi
- Abimanyu Aulia Akbar, S.Ars – Minutasi
- Irfan Ahmad Asui, S.T. – Minutasi
- Denny Juani, S.E. – Minutasi
- Mohammad Wisnu Sau, S.M., M.Si. bin Ismail Sau – Minutasi
- Isra Labuga – Minutasi
- Suleman Pakaya alias Eman – Pencabutan Perkara Banding
- Zulkifli Kadir alias Iban – Minutasi
Selain itu, tercatat bahwa puncak registrasi perkara korupsi terjadi pada Mei 2025. Pada bulan tersebut, PN Gorontalo mencatat belasan perkara baru yang diklasifikasikan sebagai tindak pidana korupsi. Perkara-perkara ini didaftarkan secara bersamaan, menunjukkan tingginya aktivitas penanganan kasus korupsi di wilayah tersebut.
Menjelang akhir tahun 2025, PN Gorontalo kembali mencatat adanya perkara korupsi baru yang diajukan antara bulan September hingga November 2025. Sebagian besar dari perkara-perkara ini masih dalam proses persidangan, sementara sebagian lainnya sudah memasuki tahap tuntutan.
Data per November 2025 menunjukkan bahwa upaya pemberantasan korupsi masih terus berlangsung. Meskipun banyak perkara yang telah selesai, tetapi masih ada perkara baru yang masuk ke dalam sistem peradilan. Hal ini menandakan bahwa komitmen untuk menghadapi tindak pidana korupsi tetap kuat di Gorontalo.



