Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 15 Maret 2026
Trending
  • Juventus Incar Bintang Liga Premier Mantan Pemain Fiorentina, Isyarat Spalletti Soal Nomor 9
  • Persib Bandung Dihimpit Borneo FC, Ujian Berat bagi Bojan Hodak Lawan Persik
  • Renungan Katolik Harian: Setia Pada Hari Senin 9 Maret 2026
  • Xpander Cross 2026: Detail Lengkap, Spesifikasi Interior, dan Harga Terbaru
  • 5 Film Sci-Fi yang Menginspirasi Refleksi Hidup
  • 7 strategi investasi THR di saham dan komoditas
  • Fasilitas Unpatti Dibakar, HMI Minta Maaf: Apakah Sanksi DO Jadi Nyata?
  • Buruh Berkelahi dengan Dirjen Pajak Soal Perbedaan Pajak THR ASN dan Swasta
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Jangan Lupa! Besok Puasa Asyura – Ini Bacaan Niat Puasa 9 Muharram 1447 H Lengkap dengan Artinya
Nasional

Jangan Lupa! Besok Puasa Asyura – Ini Bacaan Niat Puasa 9 Muharram 1447 H Lengkap dengan Artinya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Juli 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link


Indonesia Discover

Bacaan
niat Puasa Asyura
dilengkapi lafal latin dan artinya, bisa disimak di artikel ini.

Dituturkan Buya Yahya, keistimewaan
Puasa Asyura
yakni bagi yang menjalankan akan Allah ampuni dosa masa lalunya.

Di bulan Muharram ada keutamaan yang khusus, Buya Yahya menjabarkan sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW sebaik-baik puasa setelah bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram, termasuk Puasa Asyura.

Kini umat Islam sudah memasuki tahun yang baru yakni
bulan Muharram
1447 Hijriyah, bulan pertama dalam sistem kalender Islam.

Bulan Muharram adalah salah satu bulan mulia, sebab itu kaum muslimin dianjurkan memperbanyak amal shaleh di antaranya puasa.

Buya Yahya menjelaskan Muharram adalah salah satu dari bulan empat haram yang dimuliakan Allah.

“Allah punya 12 bulan di antara itu ada bulan haram yaitu Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram, dan nanti ada Rajab yaitu ada empat. Muharram bulan yang dimuliakan Allah dibedakan dengan bulan yang lainnya,” jelas Buya Yahya dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

Kemudian di bulan Muharram memiliki keutamaan khusus, secara umum disebutkan Nabi Muhammad SAW dalam hadits shahih.

Dar Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Sebaik-baik puasa setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam.” (HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah).

“Jadi kalau ingin berpuasa di bulan Muharram bagus, karena telah disebutkan puasa yang utama setelah bulan Ramadhan, silakan berpuasa,” kata Buya Yahya.

Buya Yahya mengimbau agar waspada adanya riwayat-riwayat palsu yang tersebar tentang keutamaan bulan Muharram.

Kemudian di bulan Muharram memiliki keutamaan khusus, secara umum disebutkan Nabi Muhammad SAW dalam hadits shahih.

Dar Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Sebaik-baik puasa setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam.” (HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah).

“Jadi kalau ingin berpuasa di bulan Muharram bagus, karena telah disebutkan puasa yang utama setelah bulan Ramadhan, silakan berpuasa,” kata Buya Yahya.

Buya Yahya mengimbau agar waspada adanya riwayat-riwayat palsu yang tersebar tentang keutamaan bulan Muharram.

“Akan tetapi di bulan Muharram ada hari istimewa yaitu tanggal 10 Muharram disebut Asyura, sabda Nabi SAW yang berharap umat muslim yang melaksanakan Puasa Asyura atau berpuasa di tanggal 10 Muharram akan diampuni dosa masa lalunya,” urai Buya Yahya.

Contohnya dosa-dosa kecil yang disengaja maupun tidak, adapun dosa besar harus dengan taubat secara khusus dan sungguh.

Puasa Asyura adalah puasa yang dikhususkan hanya ada di bulan Muharram, adapun jika umat muslim ingin berpuasa sejak tanggal 1 dan seterusnya sah-sah saja dan justru sunnah dianjurkan sebagaimana hadits shahih.

Perintah Puasa Asyura mulanya kegundahan dari para sahabat yang menyebutkan hari Asyura adalah hari yang diagungkan kaum yahudi dan nasrani untuk bersyukur atas selamatnya Nabi Musa AS.

Ini sebab di zaman dulu pada zaman Nabi SAW, para sahabat Nabi dan umat Islam sudah terbiasa tidak ikut-ikutan budaya kaum lain di luar Islam.

“Nabi SAW merasa lebih berhak untuk Puasa Asyura, maka untuk membedakan dengan kaum lainnya Nabi SAW menganjurkan untuk juga puasa di hari sebelumnya yang disebut Puasa Tasu’a pada 9 Muharram,” terang Buya Yahya.

Apabil tidak sempat berpuasa di tanggal 9 Muharram, maka selain puasa di 10 Muharram juga tambah di hari selanjutnya pada tanggal 11 Muharram supaya berbeda dengan umat Yahudi.

Perbedaan yang ditonjolkan bukan untuk permusuhan melainkan untuk membentuk mental dan kebiasaan tidak meniru kaum lain di luar Islam.

Sebagian beranggapan bulan Muharram bulannya anak yatim, Buya Yahya menegaskan bulannya anak yatim setiap bulan tidak hanya Muharram saja.

Ini menjadi permasalahan yang membuat orang-orang awam memperhatikan anak yatim hanya di bulan Muharram.

“Setiap hari kita harus memperhatikan anak yatim, selain itu sedekah pun bisa kapan saja termasuk bulan Muharram,” tukas Buya Yahya.


Niat Puasa Tasua dan Asyura

Niat Puasa Tasua (9 Muharram)

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatit taasuu’aa sunnatan lillahi ta’ala

Artinya: Saya niat puasa Tasu’a, sunnah karena Allah Ta’ala

Niat Puasa Asyura (10 Muharram)

نَوَيْتُ صَوْمَ فِيْ يَوْمِ عَاشُوْرَاء سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma fii yaumi aasyuuroo’ sunnatan lillaahi ta’aalaa

Artinya: Saya niat puasa Asyura, sunah karena Allah Ta’ala


Jadwal Puasa Tasua dan Asyura Versi Pemerintah

Puasa Tasua: 9 Muharram 1447 Hijriyah/Sabtu 5 Juli 2025

Puasa Asyura: 10 Muharram 1447 Hijriyah/Minggu 6 Juli 2025

Jadwal Puasa Tasua dan Asyura Versi Muhammadiyah

Puasa Tasua: 9 Muharram 1447 Hijriyah/Jumat 4 Juli 2025

Puasa Asyura: 10 Muharram 1447 Hijriyah/Sabtu 5 Juli 2025


Baca berita Indonesia Discoverlainnya di
GoogleNews

agama Berita Budaya Islam Politik
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

7 strategi investasi THR di saham dan komoditas

14 Maret 2026

Buruh Berkelahi dengan Dirjen Pajak Soal Perbedaan Pajak THR ASN dan Swasta

14 Maret 2026

Apa Hukum Itikaf? Ini Dalil dan Penjelasannya

14 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Juventus Incar Bintang Liga Premier Mantan Pemain Fiorentina, Isyarat Spalletti Soal Nomor 9

15 Maret 2026

Persib Bandung Dihimpit Borneo FC, Ujian Berat bagi Bojan Hodak Lawan Persik

14 Maret 2026

Renungan Katolik Harian: Setia Pada Hari Senin 9 Maret 2026

14 Maret 2026

Xpander Cross 2026: Detail Lengkap, Spesifikasi Interior, dan Harga Terbaru

14 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?