Harga emas batangan yang dikeluarkan oleh Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami kenaikan pada hari Rabu (4/2/2026). Berdasarkan informasi dari situs resmi Logam Mulia, harga untuk pecahan satu gram emas Antam berada di angka Rp 2.946.000. Angka ini naik sebesar Rp 102.000 dibandingkan dengan harga pada hari Selasa (3/2/2026), yang sebelumnya berada di level Rp 2.844.000 per gram.
Selain itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga meningkat. Harga buyback saat ini mencapai Rp 2.710.000 per gram. Kenaikan ini terjadi karena harga buyback pada hari Selasa lalu berada di level Rp 2.624.000 per gram. Dengan demikian, terdapat kenaikan sebesar Rp 86.000 dalam harga buyback.
Berikut daftar lengkap harga emas batangan Antam dalam berbagai ukuran berat per hari Rabu (4/2/2026), yang belum termasuk pajak:
- Emas 0,5 gram: Rp 1.523.000
- Emas 1 gram: Rp 2.946.000
- Emas 5 gram: Rp 14.505.000
- Emas 10 gram: Rp 28.955.000
- Emas 25 gram: Rp 72.262.000
- Emas 50 gram: Rp 144.445.000
- Emas 100 gram: Rp 288.812.000
- Emas 250 gram: Rp 721.765.000
- Emas 500 gram: Rp 1.443.320.000
- Emas 1.000 gram: Rp 2.886.600.000
Penjelasan Mengenai Perbedaan Harga Emas Batangan
Logam Mulia Antam menjual emas dan perak dalam berbagai ukuran berat, seperti 1 gram, 2 gram, hingga 500 gram. Biasanya, harga per gram emas Antam bervariasi tergantung dari berat batangnya. Perbedaan ini disebabkan oleh adanya biaya tambahan dalam proses pencetakan, sehingga harga per gram untuk emas batang kecil lebih mahal dibandingkan dengan emas batang yang lebih besar.
Harga yang tercantum di atas adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa digunakan sebagai patokan oleh pelaku bisnis emas. Hal ini memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai nilai emas secara keseluruhan, terlepas dari ukuran batangnya.
Tips untuk Investor Emas
Bagi para investor emas, penting untuk memahami bahwa harga emas tidak selalu stabil. Fluktuasi harga bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti situasi ekonomi global, inflasi, dan permintaan pasar. Oleh karena itu, investor disarankan untuk memantau perkembangan harga secara berkala dan mempertimbangkan strategi investasi jangka panjang.
Selain itu, para pengguna layanan buyback juga perlu mengetahui bahwa harga buyback sering kali lebih rendah daripada harga jual. Hal ini karena biaya operasional dan risiko yang terkait dengan pembelian kembali emas. Namun, layanan ini tetap menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang ingin menjual emas dalam jumlah besar tanpa harus mencari pihak ketiga.
Dengan informasi harga yang terbaru, masyarakat dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam membeli atau menjual emas sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial mereka.



