Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Februari 2026
Trending
  • Tidak Hanya Kencang, Ini Standar Baru Laptop Gaming
  • Tujuan China Bebas Tarif ke Afrika, Apa Saja?
  • Eks Kapolres Bima Kota Terancam Hukuman Mati Akibat Narkoba
  • KPK Soroti Risiko Korupsi di Bea Cukai, Beri 5 Rekomendasi Pengelolaan Impor
  • Pemain PSIS Semarang Dapat Poin Pertama, Pelatih Ucapkan Terima Kasih
  • 8 destinasi wisata ikonik di Brasil, dari Rio de Janeiro hingga Hutan Amazon
  • Ramalan Zodiak Pisces Hari Ini: Keuangan, Nasib, Karir, Kesehatan, Perjalanan, Cinta, dan Pikiran
  • 6 Shio Diperkirakan Dihiasi Keberuntungan dan Kesuksesan Besar pada 17 Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Gereja JKI Tabernakel Pati Ciptakan Pohon Natal dari Bola Bekas Wahana Mandi Bola
Ragam

Gereja JKI Tabernakel Pati Ciptakan Pohon Natal dari Bola Bekas Wahana Mandi Bola

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Gereja Jemaat Kristen Indonesia Tabernakel Pati Hiasi Pohon Natal dari Bola Bekas

Menjelang perayaan Natal, berbagai kreativitas muncul dari jemaat gereja untuk menghias tempat ibadah mereka. Salah satu contohnya adalah yang terlihat di Gereja Jemaat Kristen Indonesia (JKI) Tabernakel Pati yang berlokasi di Jalan R. A. Kartini, Pati Lor.

Sebuah pohon Natal setinggi sekira 7 meter berdiri megah di area panggung. Uniknya, pohon Natal tersebut dirangkai dari ribuan bola plastik dari wahana permainan anak “mandi bola” yang sudah tak terpakai. Ide ini muncul sebagai bentuk kepedulian dan penghargaan terhadap barang-barang bekas yang bisa kembali memiliki makna.

Pembantu Pendeta JKI Tabernakel Pati, Daniel Kumono, menjelaskan bahwa pemilihan material bola ini bukan tanpa alasan. Ia menyebutkan bahwa jemaat ingin memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai agar memiliki nilai guna kembali.

“Ide ini muncul saat melihat bola-bola plastik bekas yang sudah tidak terpakai. Kami ingin memotivasi jemaat bahwa barang yang dianggap kurang berguna pun, jika diolah dengan hati, bisa menjadi sesuatu yang indah,” ujar Daniel.

Pengerjaan pohon dengan diameter bawah mencapai kurang-lebih 3 meter ini dilakukan secara gotong-royong oleh jemaat selama kurang lebih satu bulan. Daniel menambahkan, sebanyak 1.700 bola berbagai ukuran dicat ulang dengan warna emas dan perak untuk mencocokkan dengan tema Natal tahun ini.

Selain semangat recycle (daur ulang) dan reuse (penggunaan kembali), ada makna filosofis mendalam di balik ribuan bola bulat tersebut. Bentuk bola yang melingkar sempurna tanpa sudut dimaknai sebagai simbol kasih Tuhan yang utuh dan tidak terbatas bagi manusia.

“Bola itu bulat, seperti kasih Tuhan yang begitu bulat. Kami ingin setiap jemaat yang melihatnya bisa merasakan damai dan kasih Tuhan yang begitu bulat. Tuhan memberikan anak-Nya yang tunggal.”

“Supaya barangsiapa yang percaya kepada-Nya, tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Jadi, melambangkan kasih, damai, dan terang Tuhan supaya terpancar melalui Natal tahun ini,” jelas dia.

Di tengah sukacita Natal, Daniel juga menitipkan pesan kemanusiaan. Mengingat beberapa wilayah di Indonesia sedang diuji bencana alam, khususnya banjir, momen Natal di Gereja JKI Tabernakel Pati ini juga dijadikan ruang doa bagi keselamatan bangsa.

Dia mendorong jemaat untuk bisa berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Ia menyatakan bahwa jemaat tetap menaruh optimisme besar bagi masa depan Indonesia yang lebih baik di bawah kepemimpinan nasional yang ada.

Melalui pohon Natal dari bola bekas ini, Gereja JKI Tabernakel Pati ingin berpesan bahwa keindahan tidak harus selalu datang dari kemewahan, melainkan dari ketulusan untuk merawat apa yang ada dan menyebarkan pesan damai kepada sesama.

Inspirasi dari Kreativitas dan Kebersihan Lingkungan

Gereja JKI Tabernakel Pati tidak hanya menunjukkan keunikan dalam hiasan Natal, tetapi juga memberikan contoh nyata tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi sampah. Dengan menggunakan bola-bola plastik yang biasanya dibiarkan terbuang, mereka membuktikan bahwa kreativitas bisa menjadi solusi untuk masalah lingkungan.

Keterlibatan seluruh jemaat dalam proses pembuatan pohon Natal ini juga menunjukkan kekuatan komunitas. Setiap individu berkontribusi, baik dalam mengumpulkan bola, mengecatnya, maupun merangkai bagian-bagian pohon. Hal ini mencerminkan semangat kerja sama dan kebersamaan yang sangat penting dalam masyarakat.

Dalam upaya mengajarkan nilai-nilai spiritual dan sosial, gereja ini juga menekankan pentingnya rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama. Momen Natal menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antar umat beriman dan membangun kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang sedang menghadapi tantangan.

Dengan pohon Natal yang unik ini, Gereja JKI Tabernakel Pati berhasil menyampaikan pesan yang kuat: keindahan dapat ditemukan di mana saja, asalkan kita memiliki niat tulus dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ramalan Zodiak Pisces Hari Ini: Keuangan, Nasib, Karir, Kesehatan, Perjalanan, Cinta, dan Pikiran

19 Februari 2026

Tidak Hanya Kencang, Ini Standar Baru Laptop Gaming

19 Februari 2026

Harga Terbaru Toyota Veloz Hybrid EV 2026: Era Baru Mobil Keluarga

19 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Tidak Hanya Kencang, Ini Standar Baru Laptop Gaming

19 Februari 2026

Tujuan China Bebas Tarif ke Afrika, Apa Saja?

19 Februari 2026

Eks Kapolres Bima Kota Terancam Hukuman Mati Akibat Narkoba

19 Februari 2026

KPK Soroti Risiko Korupsi di Bea Cukai, Beri 5 Rekomendasi Pengelolaan Impor

19 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?