Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 29 Maret 2026
Trending
  • Cicilan Mitsubishi Pajero Sport 2026 Terbaru, DP Besar dengan Tenor Fleksibel
  • Pandangan: QRIS Menjelma Dunia
  • Berita Terkini: Bukti Korupsi Tambang di Kukar, Uang Miliaran dan Tas Mewah
  • Dokter Tifa Negasi Mundur dari Kasus Ijazah Palsu dan Bertemu Jokowi di Solo
  • Era Baru Dimulai, Selamat Berjuang John Herdman!
  • Cerita cinta John F Kennedy Jr yang menggugah hati
  • Resolusi PBB Picu Perdebatan Soal Reparasi Perbudakan Afrika
  • Mempertahankan Semangat Pedagang Tangguh untuk Ekonomi Berkembang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Era Baru Dimulai, Selamat Berjuang John Herdman!
Olahraga

Era Baru Dimulai, Selamat Berjuang John Herdman!

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 Maret 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perjalanan Baru Sepak Bola Indonesia dengan John Herdman



Januari 2026 menjadi titik awal babak baru dalam sejarah sepak bola Indonesia. John Herdman, pelatih asal Inggris yang sebelumnya sukses menangani timnas Kanada, ditunjuk oleh PSSI menggantikan Patrick Kluivert. Kini, setelah beberapa bulan menjabat, John Herdman akan menjalani debut pertamanya bersama timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Juru taktik berusia 50 tahun itu akan menghadapi Saint Kitts and Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon.

Kehadiran John Herdman diharapkan membawa warna baru bagi skuad Garuda. Dengan pengalaman luas di level internasional, John Herdman memiliki misi membangun identitas tim yang kuat, mentalitas juara, dan disiplin taktis yang mampu mengangkat level permainan timnas Indonesia.

Tantangan Debut Pertama: Saint Kitts and Nevis

Menjelang laga melawan Saint Kitts and Nevis, John Herdman menyampaikan antusiasmenya. Ia mengatakan:

“Saya pikir ini fantastis untuk sepak bola Indonesia. Dan bagi para pemain serta staf, ini akan menjadi ujian yang sangat baik.”

“Setiap kali Anda harus bermain melawan tim dari konfederasi berbeda, itu adalah sebuah tantangan. Dan itulah tantangan yang kami nantikan di acara ini.”

“Kami telah berlatih bersama selama empat hari ini. Kami menjalani sesi latihan yang bagus, dengan intensitas yang baik. Para pemain datang dengan semangat tinggi. Mereka sangat antusias untuk tampil untuk Anda.”

“Sudah lama sejak terakhir kali kami bermain di sini, tapi antusiasmenya ada, dan besok di lapangan Anda akan melihat tingkat semangat tim dan kegembiraan yang baru,” ujar John Herdman.

Dari pernyataan ini terlihat jelas bahwa John Herdman tidak hanya fokus pada hasil. Akan tetapi juga ingin menanamkan energi positif dan rasa percaya diri yang tinggi kepada para pemain, terutama menghadapi lawan dari konfederasi lain.

Filosofi Permainan Herdman

John Herdman menegaskan gaya permainan timnas Indonesia akan dibangun dari fondasi yang sudah ada, sambil menambahkan identitas dan sentuhan strategisnya sendiri. Ia akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh pelatih sebelumnya Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.



“Ya, saya pikir gaya bermain harus terus dibangun dari yang sudah ada. Karya bagus Shin Tae-yong, karya Patrick Kluivert, setiap pelatih menambahkan sesuatu ke tim ini, identitas mereka.”

“Jadi bagi seorang pelatih, Anda bekerja dengan fondasi yang ada. Struktur defensif yang ditetapkan Shin Tae-yong fantastis. Patrick membawa gaya bermain lebih luas. Bagi saya, saya ingin membawanya ke level berikutnya.”

“Saya beruntung pernah bekerja dengan pemenang Liga Champions, juara Eropa, pemain yang memenangkan liga di Prancis, Turki, dan tim yang lolos Piala Dunia. Jadi saya akan membawa mentalitas, standar yang saya pelajari dari pemain top itu dan menyuntikkannya ke kelompok ini.”



“Yang perlu kami bawa bersama adalah semangat tim, pertama dan terutama, tingkat semangat tim yang baru, semangat tim yang lentur tapi tidak patah di pertandingan. Dan keunggulan taktis.”

“Tingkat kejelasan baru bagi pemain di setiap momen pertandingan, agar mereka lebih kohesif, lebih konsisten di momen sulit yang membutuhkan keunggulan menang. Itu yang saya kerjakan setiap hari,” jelas John Herdman.

Dari penjelasan John Herdman, terlihat dia menekankan keseimbangan antara kekuatan individu pemain dengan kohesi tim, menanamkan strategi yang adaptif, serta memaksimalkan potensi pemain lokal maupun pemain yang berpengalaman di Eropa.

Langkah Awal Menuju Target Piala Dunia 2030

Debut John Herdman di FIFA Series 2026 bukan sekadar laga persahabatan biasa. Ia melihat setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk membangun budaya performa tinggi di timnas Indonesia.

“Menang di lapangan yang paling penting, dan setiap kali berkumpul kami bermain untuk menang. Tapi sudah ada ‘kemenangan’ lain yakni membangun budaya performa tinggi, memadukan staf lokal dan internasional, membawa wajah baru, pemain baru, menyesuaikan diri dengan budaya dan bahasa baru.”

“Sangat fantastis. Jadi sudah banyak kemenangan. Saya ingin bilang kepada masyarakat, penggemar, sepak bola internasional adalah langkah demi langkah. Target di sini adalah lolos ke Piala Dunia 2030.”

“Setiap langkah tiga tahun ke depan adalah menuju itu. Jika menang sekarang, fantastis, membantu kepercayaan diri, mentalitas. Jika tidak, kami tetap mengambil langkah penting, belajar tentang pemain, sistem, dan adaptasi di AFC.”



“Jadi banyak kemenangan di jalan. Tapi saya selalu menantang para pemain membuat sejarah. Kami bisa jadi kelompok pertama mengalahkan tim Eropa di tanah Indonesia. Itu misi, tantangan besar pertama, membuat sejarah Senin malam. Tapi sekarang ada Saint Kitts and Nevis di depan, satu langkah pada satu waktu,” ungkap John Herdman.



Dengan pernyataan tersebut, John Herdman menekankan visi jangka panjangnya yakni membangun tim yang tangguh, disiplin, dan mampu bersaing di level internasional, bukan hanya kemenangan sesaat.

Harapan dan Tantangan

Debut John Herdman akan diuji oleh Saint Kitts and Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon. Laga-laga ini diharapkan menjadi kesempatan emas untuk menguji adaptasi taktis tim, mentalitas pemain, dan keefektifan integrasi staf internasional dengan lokal.

Kehadiran John Herdman diyakini membawa warna baru dalam sepak bola Indonesia, dari sisi semangat juang, gaya permainan modern, hingga pembentukan budaya performa tinggi di tubuh timnas. Satu hal yang pasti publik Indonesia akan menyaksikan babak baru perjalanan timnas, di mana John Herdman tidak hanya hadir untuk melatih, tetapi juga membentuk identitas baru yang berorientasi pada kemenangan, sejarah, dan prestasi jangka panjang.

FIFA Series 2026 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, 27-30 Maret 2026. Timnas Indonesia akan melawan Saint Kitts and Nevis di SUGBK, Jumat (27/3/2026), pukul 20.00 WIB. Sementara Bulgaria bertemu Kepulauan Solomon di SUGBK, Jumat (27/3/2026), pukul 15.30 WIB.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sinyal Transfer Persebaya Musim Depan: PSM Dikabarkan Jadi Target, 2 Pemain Diberi Peringatan Keras

29 Maret 2026

Prediksi Skor Preston North End vs Stoke City: Head-to-Head dan Statistik EFL Championship

29 Maret 2026

Hasil Akhir Brasil vs Prancis 1-2, Laga Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026

29 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Cicilan Mitsubishi Pajero Sport 2026 Terbaru, DP Besar dengan Tenor Fleksibel

29 Maret 2026

Pandangan: QRIS Menjelma Dunia

29 Maret 2026

Berita Terkini: Bukti Korupsi Tambang di Kukar, Uang Miliaran dan Tas Mewah

29 Maret 2026

Dokter Tifa Negasi Mundur dari Kasus Ijazah Palsu dan Bertemu Jokowi di Solo

29 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?