Industri Karoseri Tanah Air Hadir dalam Pameran Teknologi Transportasi Darat
Pameran teknologi transportasi darat Busworld Southeast Asia 2026 yang berlangsung di Jakarta menjadi ajang penting bagi industri karoseri Indonesia. Enam perusahaan karoseri ternama turut serta dalam pameran ini, menampilkan inovasi terbaru dalam industri bus dan kendaraan angkutan umum. Acara ini diselenggarakan bersama dengan INAPA 2026 dan Transport & Logistics Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 20 Mei 2026.
Perusahaan Karoseri yang Berpartisipasi
Enam industri karoseri yang berpartisipasi adalah Karoseri Adiputro, New Armada, Tentrem, Laksana, Piala Mas, dan Trijaya Union. Mereka memamerkan berbagai model bus terbaru, mulai dari bus double decker hingga bus listrik. Setiap perusahaan menampilkan produk unggulan mereka yang mencerminkan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
- Karoseri New Armada menampilkan bus double decker R25 dengan sasis MAN RR4 26.480, serta bus medium R25 dengan sasis Mercedes-Benz OF 917.
- Karoseri Laksana memperkenalkan bus Legacy SR3 Neo Double Decker Combi yang dipesan oleh PO Semeru. Bus ini memiliki kabin penumpang yang sangat private dengan konsep sleeper dan interior eksklusif.
- Karoseri Piala Mas menampilkan bus Rexus 8S pesanan Damri dan bus Rexus 8D Commander yang dilengkapi kabin sleeper untuk PO Karona.
Peran Pameran dalam Pengembangan Industri
Pameran B2B ini berlangsung selama tiga hari hingga 22 Mei 2026 di Hall B3 dan C3 JIExpo. Menurut Baki Lee, Presiden Direktur GEM Indonesia, acara ini merupakan salah satu pameran terbesar di Asia Tenggara yang fokus pada sektor otomotif dan logistik, khususnya bus, coach, dan aftermarket.
Menurutnya, penyelenggaraan event ini menunjukkan pertumbuhan pesat sektor transportasi, logistik, infrastruktur, dan mobilitas berkelanjutan di Indonesia. Transformasi industri otomotif Indonesia perlu terus didorong melalui pengembangan ekosistem transportasi publik, kendaraan niaga, industri logistik, dan mobilitas berkelanjutan.
Kehadiran Tokoh dan Instansi Terkait
Pembukaan INAPA 2026 dan Busworld Southeast Asia 2026 dihadiri oleh beberapa tokoh penting, antara lain:
– Kepala Direktorat Angkutan Tidak Dalam Trayek Kementerian Perhubungan, Utomo Harwaman
– Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian, Mahardi Tunggul Wicaksono
– General Manager Busworld International, Vincent Dewaele
– Dewan Pakar Askarindo sekaligus perwakilan Busworld Southeast Asia 2026, Budi Setiyadi
– Ketua Umum KAMSELINDO (Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia), Kyamaja Lookman
Visi Masa Depan Transportasi
Vincent Dewaele, General Manager Busworld International, menyatakan bahwa industri bus dan transportasi publik global saat ini sedang mengalami transformasi besar. Hal ini didorong oleh transisi energi, digitalisasi, urbanisasi, serta meningkatnya kebutuhan akan sistem mobilitas berkelanjutan.
“Bus dan coach kini bukan lagi sekadar kendaraan, tetapi telah menjadi instrumen strategis bagi pembangunan ekonomi, konektivitas sosial, efisiensi energi, dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Menurut Vincent, masa depan mobilitas tidak hanya ditentukan oleh satu teknologi, tetapi oleh kombinasi berbagai solusi transportasi yang saling melengkapi, seperti kendaraan listrik, sistem hybrid, hidrogen, bahan bakar alternatif, serta optimalisasi armada digital dan manajemen energi cerdas.
Peluang Indonesia dalam Transformasi Transportasi
Budi Setiyadi, Dewan Pakar Askarindo sekaligus perwakilan Busworld Southeast Asia 2026, menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai basis pengembangan industri kendaraan komersial dan transportasi publik di kawasan ASEAN. Ia berpendapat bahwa perkembangan industri karoseri nasional saat ini menunjukkan tren positif, termasuk dalam mendukung transformasi kendaraan listrik dan modernisasi transportasi publik.



