Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 29 Januari 2026
Trending
  • Apakah Gym Termasuk Olahraga? Cek Fakta Penting!
  • Kejutan Transfer: Dion Marx Resmi Bergabung dengan Persib Bandung
  • Tindakan Richard Lee Pasca-Jadi Tersangka, Gugat Polda Metro Jaya via Praperadilan, Doktif: Tekanan
  • Alvia Nur Vida: Dari Tari Hobi Jadi Jalur Hidup di Sanggar Tresna Budaya Semarang
  • Prediksi Pertandingan Arsenal vs Manchester United di Liga Inggris
  • Mental Juara dan Comeback Mengagumkan: Lima Gol di Emirates, United Kalahkan Arsenal
  • Pemkab Basel Pastikan Pasokan Gas Melon Lancar, Ribuan Tabung Didistribusikan Harian
  • Ter Stegen bantu Girona raih poin pertama di laga debut vs Getafe
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » Ekonomi Desa Karangrejo Bangkit berkat Gula Kelapa
Ekonomi

Ekonomi Desa Karangrejo Bangkit berkat Gula Kelapa

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 Mei 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Ekonomi Desa Karangrejo Bangkit berkat Gula Kelapa
Wisatawan asing sedang menikmati minuman di gubuk kopi, karangrejo, Magelang, Jawa Tengah.(PGN)

Dusun Sendaren, Desa Karangrejo, Magelang, Jawa Tengah, kini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan. Desa ini memiliki banyak spot unik yang tidak dimiliki oleh tempat lain. Salah satunya adalah gubuk-gubuk kopi. Yang menjadi daya tarik, tempat ini tidak hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga merupakan pabrik pengolahan gula kelapa tradisional. Itu sebabnya, di gubuk kopi ini tidak hanya menyajikan kopi tetapi juga aneka minuman lainnya. Setiap pelancong yang datang ke tempat ini, dipastikan mendapat edukasi mengenai proses pembuatan gula kelapa tradisional dari Agus Prayitno, sang pemilik.

Setiap pengunjung yang datang ke lokasi, akan disambut oleh Agus dan disuguhi secangkir teh hangat yang dipadukan dengan potongan gula kelapa. Sambil menyeruput teh hangat, Agus menjelaskan proses pengolahan gula kelapa. Mulai dari pengambilan air nira, pengadukan, hingga pencetakan ke dalam batok kelapa. 

Agus menjelaskan ahwa produksi gula kelapa di Karangrejo sangat bergantung pada pohon kelapa tua yang ditanam sejak zaman nenek moyang. Beberapa pohon bahkan mencapai usia sekitar 100 tahun, menjulang hingga 15 meter. 

Baca juga : Taiwan Tawarkan Taman Hiburan Bertema untuk Liburan Keluarga dan Petualangan Seru, Ini Dia Lokasinya!

Untuk bisa meningkatkan produksi gula, sejak beberapa tahun lalu ia dan masyarakat desa mulai menanam pohon kelapa jenis hybrida dengan cara tumpangsari, yakni ditanam tersebar di pekarangan rumah warga. 

“Kalau di tanam di tanah khusus seperti perkebunan, tidak memungkinkan karena pohon baru bisa diproduksi minimal 5 tahun kedepan. Jadi selama jangka waktu itu, sayang jika lahan menjadi tidak produktif,” jelas Agus.

Dengan terbatasnya ketersediaan bahan baku tersebut, produksi gula kelapa pun tidak bisa ditingkatkan dengan cepat. Padahal seringkali ia diminta oleh wisatawan manca negara yang datang ke tempatnya untuk mengirimkan dalam jumlah besar secara periodik. 

Baca juga : TUI Blue Berawa Hotel and Villas Segera Hadir di Canggu Bali

“Karena kerterbatasan produksi, kami tidak bisa melayani permintaan ekspor gula kelapa,” ucapnya.

Agus bercerita, ramainya pengunjung ke pabrik gulanya itu tidak lain berkat kehadir Balkondes (Balai Ekonomi Desa) yang dibangun melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Balkondes tidak hanya sebagai pusat pelatihan dan pemberdayaan masyarakat desa, tetapi juga menjadi fasilitas ekonomi dan pariwisata. 

Menurut Agus, PGN seringkali membuat event yang bisa menarik banyak wisatawan. Seperti Suadesa Festival 2025 yang digelar di Gasblock PGN Karangrejo, pada 10-11 Mei 2025 kemarin yang menarik banyak wisatawan. Begitu pun di tahun-tahun sebelumnya seperti Balkonjazz Festival.

Baca juga : Yacht Sourcing Bawa Gaya Hidup Berlayar Mewah ke Indonesia

“Setiap event yang diselenggarakan meningkatkan pengunjung ke tempat kami dan pelaku usaha lainnya. Tahun ini paling ramai tahun ini, karena ada efek Waisak dan Suadesa Festival, pengunjung bisa sampai ribuan, peningkatannya lebih dari 100%. Lumayan untuk menutupi lebaran kemarin yang sepi,” katanya.

Triantoro, Sekretaris Desa Karangrejo mengatakan, sejak berdirinya Balkondes pada sekitar tahun 2016, kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) sangat signifikan. Itu menyumbang hingga 60% dari total PAD Karangrejo. Hal tersebut menandai kebangkitan ekonomi lokal yang sebelumnya hanya bergantung pada sektor pertanian dan pariwisata terbatas seperti Punthuk Setumbu.

“Kini, 90% tenaga kerja di sektor pariwisata berasal dari warga lokal, termasuk pengelola parkir, pemandu wisata, katering, hingga pedagang asongan. Karangrejo bahkan meraih penghargaan Best of the Best Balkondes Award mengungguli Balkondes,” lainnya. (E-3)

Bangkit Berkat Desa Ekonomi gula Karangrejo Kelapa
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Meikarta jadi rusun subsidi, dekatkan hunian ke pusat ekonomi

27 Januari 2026

Risiko fiskal mengancam pasar SBN, yield melonjak

27 Januari 2026

Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 25 Januari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

27 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Apakah Gym Termasuk Olahraga? Cek Fakta Penting!

29 Januari 2026

Kejutan Transfer: Dion Marx Resmi Bergabung dengan Persib Bandung

29 Januari 2026

Tindakan Richard Lee Pasca-Jadi Tersangka, Gugat Polda Metro Jaya via Praperadilan, Doktif: Tekanan

29 Januari 2026

Alvia Nur Vida: Dari Tari Hobi Jadi Jalur Hidup di Sanggar Tresna Budaya Semarang

29 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?