Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 5 April 2026
Trending
  • Kode Redeem FC Mobile Hari Ini: Hadiah Spesial, Gems, dan Koin Gratis
  • Letda Alwi Al Hadad: Dari Kegagalan ke Benteng Pertahanan Siber TNI
  • Wisata NTT: 4 Spot Diving Menakjubkan di Labuan Bajo, Surga Bawah Air Manggarai Barat
  • Alasan Fandi Pilih Nonton Timnas di Luar GBK Pakai Jersey Bertanda Tangan Kluivert
  • Mualem: Panglima Bisu yang Menanggung Banyak Beban
  • Dokter Tifa Buka Rahasia Ajakan ke Solo Saat Kasus Ijazah Jokowi Muncul
  • Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026 – Veda Gagal Start Terdepan, Pembalap Malaysia Terbawah
  • 5 Film Paling Unik yang Tak Hanya Menarik Sinefil
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Dokter Tifa Buka Rahasia Ajakan ke Solo Saat Kasus Ijazah Jokowi Muncul
Hukum

Dokter Tifa Buka Rahasia Ajakan ke Solo Saat Kasus Ijazah Jokowi Muncul

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 April 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Dinamika Kasus Ijazah Palsu yang Melibatkan Presiden RI

Kasus dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Presiden ke-7 Republik Indonesia kembali memunculkan babak baru. Kali ini, sorotan jatuh pada pengakuan dari seorang tokoh yang dikenal sebagai Dokter Tifa. Ia mengklaim bahwa dirinya pernah diundang untuk datang ke Solo guna menemui Jokowi dalam rangka penyelesaian perkara melalui jalur damai.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dokter Tifa dalam konteks dirinya yang tengah menjalani proses hukum. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki inisiatif atau permintaan untuk bertemu langsung dengan Jokowi, apalagi dalam rangka mengajukan Restorative Justice (RJ).

Pengakuan ini menambah kompleksitas kasus yang sebelumnya telah menyeret sejumlah nama, termasuk dan Rismon Sianipar, dalam dua klaster penanganan perkara yang berbeda oleh kepolisian.

Pengakuan Dokter Tifa Soal Dugaan Ajakan ke Solo

Dalam keterangannya pada Minggu, 29 Maret 2026, Dokter Tifa mengungkap bahwa dirinya sempat didatangi dua orang saat menjalani kewajiban lapor di Polda Metro Jaya. Kedua orang tersebut, yang disebut berinisial AA dan FA, disebut mengikuti dirinya hingga ke dalam area kepolisian.

“Saya ke Polda untuk wajib lapor, tiba-tiba ada dua orang mengikuti saya sampai masuk. Saya sebut saja inisialnya AA dan FA,” ujarnya.

Merasa diikuti, ia kemudian menegur kedua orang tersebut dan menanyakan maksud kedatangan mereka. Dari situ, menurut pengakuannya, muncul ajakan agar dirinya bersedia datang ke Solo untuk menemui Jokowi.

“Ayolah Dok ke Solo, ditunggu sama Bapak Jokowi di Solo,” ucapnya menirukan pernyataan yang ia dengar saat itu.

Dokter Tifa menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta atau mengupayakan pertemuan tersebut. “Saya sama sekali tidak pernah minta untuk bertemu Pak Jokowi,” tegasnya.

Isu Restorative Justice dan Perubahan Sikap Tersangka

Dalam percakapan yang sama, Dokter Tifa mengaku juga mendapat informasi bahwa Rismon Sianipar telah lebih dahulu menandatangani kesepakatan Restorative Justice dalam perkara ini. Informasi tersebut awalnya tidak ia percayai.

“Saya sempat tidak percaya ketika diberi tahu bahwa Rismon sudah tanda tangan RJ,” tuturnya.

Namun, perkembangan berikutnya menunjukkan bahwa Rismon benar-benar menyampaikan permohonan maaf kepada Jokowi serta mengakui adanya kekeliruan dalam penelitiannya terkait ijazah yang dipersoalkan.

Langkah tersebut diikuti dengan pengajuan RJ oleh Rismon, termasuk kedatangannya ke kediaman Jokowi di Solo. Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi berupa penghentian penyidikan terhadap dirinya.

Perbedaan sikap ini menandai adanya dinamika internal di antara para pihak yang sebelumnya berada dalam satu barisan kritik terhadap isu tersebut.

Pemetaan Kasus dan Dua Klaster Tersangka

Polda Metro Jaya diketahui telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus ini yang terbagi ke dalam dua klaster. Klaster pertama terdiri dari sejumlah tokoh seperti Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, yang sebagian telah menyelesaikan perkara melalui mekanisme Restorative Justice.

Sementara itu, klaster kedua mencakup nama-nama seperti Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa sendiri. Ketiganya semula dikenal sebagai pihak yang konsisten mempertanyakan keabsahan ijazah Jokowi.

Namun, seiring berjalannya waktu, terjadi perubahan sikap pada sebagian pihak, khususnya Rismon yang memilih jalur damai. Sementara Dokter Tifa dan Roy Suryo tetap menyatakan akan melanjutkan proses hukum yang sedang berjalan.

Perbedaan pendekatan ini mencerminkan adanya dinamika strategi dalam menghadapi proses hukum yang tengah berlangsung.

Komitmen Melanjutkan Proses Hukum

Di tengah berbagai tawaran penyelesaian di luar pengadilan, Dokter Tifa menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur dari proses hukum yang sedang dijalani. Ia menyatakan tetap konsisten untuk memperjuangkan apa yang ia yakini sebagai bagian dari upaya mencari kebenaran.

“Kami tidak akan berhenti satu langkah pun,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan posisi dirinya yang berbeda dari sebagian pihak lain yang telah memilih jalur damai. Ia juga menegaskan bahwa setiap langkah yang diambilnya murni berdasarkan keyakinan pribadi, bukan karena tekanan atau bujukan pihak tertentu.

Kasus ini hingga kini masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik luas, tidak hanya karena melibatkan tokoh-tokoh nasional, tetapi juga karena menyentuh isu sensitif terkait integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi negara.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Peristiwa Masa Lalu yang Bentuk Karier Maudy Ayunda

4 April 2026

Pengamen Tewas Usai Diamankan Satpol PP, Dinsos Ungkap Kondisi Korban saat Diserahkan

4 April 2026

Kondisi Ibu Empat Anak Korban KDRT di Tapin Utara Kalsel, Tubuh Penuh Bekas Sulutan Rokok

4 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kode Redeem FC Mobile Hari Ini: Hadiah Spesial, Gems, dan Koin Gratis

5 April 2026

Letda Alwi Al Hadad: Dari Kegagalan ke Benteng Pertahanan Siber TNI

4 April 2026

Wisata NTT: 4 Spot Diving Menakjubkan di Labuan Bajo, Surga Bawah Air Manggarai Barat

4 April 2026

Alasan Fandi Pilih Nonton Timnas di Luar GBK Pakai Jersey Bertanda Tangan Kluivert

4 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?